![]() |
| tim peserta |
Putaran Nasional Piala Soeratin U-13 2026 siap digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 15–25 Oktober 2026. Menjelang kick-off babak delapan besar, tim-tim kontestan mulai menebar ancaman, tidak terkecuali sang wakil tuan rumah, SSB PS Pemuda Tenggarong.
Sebagai representasi Kalimantan Timur (Kaltim), SSB PS Pemuda Tenggarong mengusung ambisi besar dan menargetkan posisi empat besar alias menembus babak semifinal. Keberangkatan skuad muda asal Kutai Kartanegara (Kukar) ini dilepas langsung dari Stadion Rondong Demang, Tenggarong, pada Selasa (13/10/2026) setelah sebelumnya menggelar doa bersama.
Ketua Umum SSB PS Pemuda Tenggarong, H. Arifin Noor, menegaskan bahwa timnya tidak ingin sekadar menjadi penggembira. Didukung oleh sejumlah pemain tambahan dari Samboja, persiapan tim terus dimatangkan untuk menebus kekalahan di laga pembuka fase regional sebelumnya.
“Tim ini tidak asal numpang lewat saja. Kita ingin tim ini bisa memberikan yang terbaik. Karena kita bermain di Kaltim, tentu kita ingin menjadi juara satu,” ujar Arifin optimis.
Namun, langkah Pemuda Tenggarong dipastikan tidak akan mudah. Sejumlah tim tangguh dari berbagai daerah di Indonesia juga datang ke IKN dengan modal rekor yang mentereng.
Salah satu penantang kuat adalah Energi Bintang Riau (EBR) United FC U-13. Juara Seri Riau 2026 ini datang ke Kaltim dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyapu bersih seluruh kemenangan di Zona 1 Sumatera Utara. Pihak manajemen EBR United bahkan secara terbuka membidik tiket semifinal pada putaran delapan besar ini.
Pelepasan tim EBR United dilakukan secara formal di Hotel The Premiere Pekanbaru, Senin (12/10/2026) malam, dan dihadiri langsung oleh Kadispora Riau, Yurnalis Basri. Kepala dinas menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah agar talenta muda Riau ini mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Selain wakil Sumatra, tantangan berat juga datang dari pulau Jawa yang diwakili oleh raksasa sepak bola usia muda, Persebaya Surabaya U-13. Tim berjuluk Green Force muda ini melaju ke IKN dengan predikat sempurna setelah mengemas sembilan poin penuh di fase zona. Ketangguhan Persebaya U-13 teruji usai mereka menyudahi perlawanan sengit Bali United dengan skor tipis 1-0 di laga penentu.
Dengan rekor disiplin dan permainan efektif yang dimiliki Persebaya, serta dominasi regional yang ditunjukkan EBR United, PSSI Training Center di IKN dipastikan akan menjadi saksi sengitnya perebutan takhta tertinggi pesepak bola muda Indonesia.
sumber bacaan: poskota, rri, kempalan
Sebagai representasi Kalimantan Timur (Kaltim), SSB PS Pemuda Tenggarong mengusung ambisi besar dan menargetkan posisi empat besar alias menembus babak semifinal. Keberangkatan skuad muda asal Kutai Kartanegara (Kukar) ini dilepas langsung dari Stadion Rondong Demang, Tenggarong, pada Selasa (13/10/2026) setelah sebelumnya menggelar doa bersama.
Ketua Umum SSB PS Pemuda Tenggarong, H. Arifin Noor, menegaskan bahwa timnya tidak ingin sekadar menjadi penggembira. Didukung oleh sejumlah pemain tambahan dari Samboja, persiapan tim terus dimatangkan untuk menebus kekalahan di laga pembuka fase regional sebelumnya.
“Tim ini tidak asal numpang lewat saja. Kita ingin tim ini bisa memberikan yang terbaik. Karena kita bermain di Kaltim, tentu kita ingin menjadi juara satu,” ujar Arifin optimis.
Namun, langkah Pemuda Tenggarong dipastikan tidak akan mudah. Sejumlah tim tangguh dari berbagai daerah di Indonesia juga datang ke IKN dengan modal rekor yang mentereng.
Salah satu penantang kuat adalah Energi Bintang Riau (EBR) United FC U-13. Juara Seri Riau 2026 ini datang ke Kaltim dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyapu bersih seluruh kemenangan di Zona 1 Sumatera Utara. Pihak manajemen EBR United bahkan secara terbuka membidik tiket semifinal pada putaran delapan besar ini.
Pelepasan tim EBR United dilakukan secara formal di Hotel The Premiere Pekanbaru, Senin (12/10/2026) malam, dan dihadiri langsung oleh Kadispora Riau, Yurnalis Basri. Kepala dinas menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah agar talenta muda Riau ini mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Selain wakil Sumatra, tantangan berat juga datang dari pulau Jawa yang diwakili oleh raksasa sepak bola usia muda, Persebaya Surabaya U-13. Tim berjuluk Green Force muda ini melaju ke IKN dengan predikat sempurna setelah mengemas sembilan poin penuh di fase zona. Ketangguhan Persebaya U-13 teruji usai mereka menyudahi perlawanan sengit Bali United dengan skor tipis 1-0 di laga penentu.
Dengan rekor disiplin dan permainan efektif yang dimiliki Persebaya, serta dominasi regional yang ditunjukkan EBR United, PSSI Training Center di IKN dipastikan akan menjadi saksi sengitnya perebutan takhta tertinggi pesepak bola muda Indonesia.
sumber bacaan: poskota, rri, kempalan












