Showing posts with label kota. Show all posts
Showing posts with label kota. Show all posts

Wednesday, July 29, 2026

Kerja Tenang Tanpa Cemas, Pemkot Samarinda Sasar 192 Ribu Pekerja Sektor Informal

 

smr
audiensi jajaran bpjs &  ketenagakerjaan

Pemerintah Kota Samarinda secara masif memperluas jangkauan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Program ini diprioritaskan bagi pekerja rentan dan sektor informal yang selama ini belum tersentuh sistem perlindungan ketenagakerjaan formal.

Komitmen strategis ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, saat menerima audiensi dari jajaran BPJS Ketenagakerjaan Kota Samarinda di Ruang Rapat Wali Kota pada Senin sore 27 Juli 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum krusial untuk memperkuat integrasi data kepesertaan di wilayah Kota Tepian.

Urgensi Integrasi Data Intervensi Kebijakan
Dalam arahannya, Walikota Samarinda menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah untuk mengoptimalkan data ketenagakerjaan sebagai basis utama perumusan kebijakan yang terukur.

Berdasarkan tinjauan data terbaru yang dipaparkan dalam audiensi:
  • Total Potensi Tenaga Kerja: Mencapai sekitar 357.000 orang di seluruh wilayah Samarinda.
  • Kesenjangan Perlindungan: Sebanyak 192.000 pekerja informal di antaranya tercatat belum memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Wali Kota menggarisbawahi bahwa pemenuhan jaminan sosial ini bukan sekadar mengejar target formalitas birokrasi, melainkan memiliki nilai kemanusiaan dan instrumen ibadah sosial yang tinggi untuk melindungi hak dasar masyarakat bawah.

Realisasi Nyata Instrumen Penahan Kemiskinan
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Samarinda, Hj. Yuyum Puspitaningrum, AP, M.H., mengamini pentingnya akselerasi program jaminan ini. Ia merujuk pada bukti riil efektivitas program, salah satunya lewat penyaluran santunan kematian senilai Rp42 juta kepada ahli waris para pekerja rentan yang telah terdaftar.

Menurut Yuyum, santunan tunai ini terbukti menjadi instrumen krusial penahan benturan ekonomi. Jaminan sosial mampu menjaga stabilitas finansial keluarga yang ditinggalkan agar tidak mendadak jatuh ke jurang kemiskinan ekstrem saat menghadapi risiko darurat.

Menggerakkan RT hingga Dasawisma
Guna mempercepat perluasan perlindungan bagi 192.000 pekerja informal tersebut, Pemkot Samarinda mengandalkan strategi sinergi multipihak yang menyentuh akar rumput. Kolaborasi aktif ini akan melibatkan:
  • Badan Penyelenggara: Sinergi teknis operasional bersama BPJS Ketenagakerjaan.
  • Sektor Korporasi: Mobilisasi dana korporasi melalui skema tanggung jawab sosial (CSR) dunia usaha.
  • Struktur Terkecil Masyarakat: Pendataan dan sosialisasi berbasis komunitas lewat peran aktif pengurus Rukun Tetangga (RT) dan kelompok Dasawisma.

Melalui perluasan jangkauan ini, Pemkot Samarinda menegaskan bahwa indikator kemajuan kota tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur fisik semata, melainkan dari rasa aman yang dijamin negara bagi setiap warga yang menggerakkan roda perekonomian daerah.

sumber bacaan: diskominfo-samarindakotaantaratimur-media

Tuesday, July 28, 2026

Kerja Satset, Healing Cepet: Intip Gaya Hidup Kota 10 Menit di IKN

 

sep
gaya hidup asn di ikn

Konsep "Kota 10 Menit" yang diterapkan di Ibu Kota Nusantara (IKN) kini mulai dirasakan manfaatnya secara nyata oleh para pegawai. Desain tata ruang yang mengintegrasikan hunian modern, gedung perkantoran, dan berbagai fasilitas publik dalam jarak dekat berhasil memangkas waktu perjalanan secara drastis.

Setiap sore setelah jam kerja, suasana Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) berangsur lengang tanpa menyisakan drama kemacetan khas kota besar. Mobilisasi para pegawai didukung penuh oleh kehadiran jalur pejalan kaki yang teduh, jalur sepeda, serta layanan bus listrik dalam kota yang beroperasi secara gratis.

Dampaknya, kualitas hidup dan keseimbangan waktu kerja-pribadi (work-life balance) para pionir IKN meningkat pesat. Waktu yang biasanya habis tersita di jalan kini beralih menjadi ruang produktif untuk berolahraga, menikmati ruang terbuka hijau, bersosialisasi di pusat kuliner, atau berkumpul bersama keluarga.

Mirfa, salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Otorita IKN (OIKN) yang telah menetap selama setahun di Nusantara, mengakui adanya perubahan besar dalam ritme kehidupan sehari-harinya.

“Dulu setelah pulang kerja rasanya energi sudah habis karena perjalanan panjang. Sekarang, perubahan paling terasa bukan hanya jarak kantor yang dekat, tapi hidup jadi lebih seimbang. Pulang kerja saya masih punya banyak waktu dan energi untuk jogging atau latihan badminton. Rasanya hari tidak langsung habis begitu jam kantor selesai,” ungkapnya.

Kini, dengan semakin lengkapnya fasilitas penunjangmulai dari layanan kesehatan terpadu hingga pusat kebugaran, Kota IKN tidak sekadar bertransformasi menjadi pusat pemerintahan baru, melainkan sebuah ekosistem urban ramah lingkungan yang memanusiakan para penghuninya.

sumber bacaan: editorial-kaltimkutai-panritaberita-borneo

Monday, July 27, 2026

Lowongan Kerja TPA di IKN 2026

 

low
kerja di ikn

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) membuka rekrutmen Tim Profesi Ahli (TPA) untuk mendukung penyelenggaraan pembangunan di IKN. Pendaftaran lowongan kerja ini dibuka mulai 21 hingga 31 Juli 2026. Rekrutmen ini ditujukan bagi tenaga profesional yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang konstruksi. Seluruh peserta yang lolos nantinya akan ditempatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dikutip dari laman resmi Otorita IKN, Sabtu (25/7/2026), formasi lowongan pekerjaan yang dibuka meliputi empat bidang, yakni Arsitektur/Lanskap, Struktur/Geoteknik, Bangunan Gedung Hijau, serta Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP).

Syarat Utama Pendaftaran
(wajib memenuhi kriteria kompetensi di bidang konstruksi)
  • Memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK/SKA/SERKOM) minimal tingkat Madya yang masih berlaku.
  • Terdaftar aktif sebagai Tim Profesi Ahli (TPA) di sistem SIMBG (simbg.pu.go.id) Kementerian Pekerjaan Umum.
  • Memiliki pengalaman minimal 3 tahun sebagai TPA atau di bidang formasi terkait yang dibuktikan melalui portofolio.


sumber: kompaskonstruksi-media

Friday, July 24, 2026

Filosofi Sepak Bola Pak Basuki: Bangun IKN Itu Butuh Kerja Sama Tim

pia
nobar final piala dunia 2026

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, baru saja membagikan momen serunya waktu nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026. Lewat akun Instagram pribadinya, @basukihadimuljono, pada Senin (20/7/2026), Pak Bas yang dikenal jenaka ini memamerkan kebersamaannya bareng keluarga besar Otorita IKN.

Menurut Pak Basuki, laga antara Spanyol melawan Argentina kemarin bener-bener bikin jantungan dan penuh drama sampai menit terakhir. "Malam ini saya nonton bareng final Piala Dunia 2026 bersama keluarga besar Otorita Ibu Kota Nusantara. Laga Spanyol melawan Argentina penuh dengan drama, tensi tinggi sampai menit akhir, dan ruangan ikut riuh mengikuti setiap peluang," tulisnya di caption Instagram.

Keseruan nobar bertajuk "Bola Gembira" yang diadakan di Multifunction Hall Kemenko 4 KIPP IKN ini langsung pecah saat Ferran Torres mencetak gol penentu buat Spanyol. Ratusan orang yang memadati lokasi—mulai dari staf Otorita IKN sampai masyarakat sekitar Nusantara—langsung bersorak heboh merayakan kemenangan tipis Tim Matador 1-0 atas Argentina pada Senin dini hari tersebut. Biar penonton makin betah, panitia juga menyediakan area kuliner di luar gedung yang diisi oleh lapak jajanan para pelaku UMKM lokal.

Menariknya, sebelum bubar, Pak Basuki sempat memberikan pesan mendalam yang menghubungkan sepak bola dengan proses pembangunan ibu kota baru. Beliau mengingatkan semua orang tentang pentingnya kerja keras bersama.

"Yang kita tonton barusan ini sebuah pelajaran. Kerja sama tim itu sangat penting. Tanpa kerja sama tim yang baik, kita tidak bisa apa-apa. Jadi, bawa semangat hari ini untuk kita membangun IKN. Semangat!" pungkas Pak Basuki penuh optimisme.


sumber bacaan: kompasradaribukotacnbc-indonesia

 

Thursday, July 23, 2026

Bukan Sekadar Megah, Ini Bukti Konstruksi IKN Super Kokoh dari Pantauan BMKG

 

tah
bangunan tahan gempa

Banyak masyarakat yang bertanya-tanya, apakah infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) aman dari ancaman gempa bumi? Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membawa kabar baik: semua bangunan di IKN sudah dirancang super kuat dan mampu menahan guncangan gempa hingga magnitudo 7,5.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan, Rasmid, menjelaskan bahwa rancangan ini dibuat bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sejak awal. Tujuannya jelas, yaitu memberikan rasa aman jangka panjang bagi seluruh warga yang nantinya tinggal di sana.

"Kekuatan bangunannya sengaja dilebihkan. Jadi, kalau seandainya ada gempa berkekuatan magnitudo 7,0 hingga 7.5 dari jarak dekat, bangunan di IKN dipastikan akan tetap kokoh berdiri dan tidak ada masalah," kata Rasmid.

Lalu, apa rahasia di balik ketangguhan bangunan-bangunan di IKN? Yuk, kita bedah lewat dua alasan sederhana berikut ini:

1. IKN Berada di 'Zona Aman' Gempa

Kabar baiknya, hasil pantauan radar BMKG menunjukkan bahwa Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN tidak dilewati atau dipotong oleh jalur retakan bumi (sesar aktif) besar. Ibarat membangun rumah, pondasi IKN berada di atas tanah yang stabil dan tidak berada tepat di atas garis retakan.

Namun, BMKG tidak mau lengah. Di sekitar wilayah Kalimantan Timur, masih ada dua tetangga sesar yang aktif, yaitu Sesar Meratus (di Kabupaten Paser) dan Sesar Adang. Karena posisinya yang bertetangga inilah, kekuatan bangunan di IKN sengaja dinaikkan standarnya demi meredam getaran yang mungkin merembet dari luar area.

2. Pakai 'Rontgen' Tanah Sebelum Membangun
 
Sebelum tiang pancang pertama ditanam, BMKG sudah melakukan "rontgen" atau cek laboratorium mendalam terhadap tanah di IKN. Metode ini disebut dengan kajian mikrozonasi.

Lewat cara ini, para ahli bisa tahu persis isi di dalam perut bumi IKN, mulai dari:
  • Jenis dan karakteristik tanahnya.
  • Seberapa goyang tanah tersebut jika terkena getaran.
  • Di kedalaman berapa meter batuan yang rapuh berada.

Data rontgen tanah inilah yang menjadi panduan wajib bagi para kontraktor untuk menentukan seberapa tebal semen, seberapa kuat besi, dan seberapa dalam pondasi setiap gedung yang dibangun di IKN.

Dengan kombinasi lokasi yang aman dan konstruksi yang berbasis sains, masyarakat tidak perlu cemas. IKN dibangun bukan hanya untuk terlihat megah, tetapi juga sebagai kota modern yang siap melindungi penghuninya dari bencana geologi di masa depan.

sumber bacaan: tribunnewskaltimkitadisway

Wednesday, July 22, 2026

Peringatan HUT RI ke-81

 

RI
presiden di ikn

Presiden Prabowo Subianto untuk sementara waktu sudah konkret soal lokasi peringatan dari Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Jakarta masih menjadi pilihannya ketimbang dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa  lokasi pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan tahun ini masih akan digelar di Jakarta. IKN tidak dilirik untuk kedua kalinya, padahal merupakan proyek strategis Nasional.

Pemerintah kini tengah mematangkan seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI. Berbagai rapat koordinasi telah dilakukan untuk memastikan seluruh agenda berjalan lancar. Pernyataan tersebut memperpanjang daftar agenda nasional yang belum dipindahkan ke IKN. Padahal Jokowi sebelumnya memproyeksikan proyeknya tersebut menjadi pusat pemerintahan baru sekaligus lokasi berbagai kegiatan kenegaraan.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Purbaya Yudhi Sadewa juga sempat menyebut sejumlah agenda besar seperti pusat finansial nasional berpotensi tidak digelar di IKN. Hal itu karena kondisi kawasan tersebut masih relatif sepi.

Selain upacara kenegaraan, pemerintah tengah menyusun konsep perayaan yang memungkinkan keterlibatan masyarakat secara lebih luas dan tidak hanya berpusat pada kegiatan di lingkungan Istana. Pemerintah juga mengevaluasi pola pelibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar kesempatan berpartisipasi tidak hanya diberikan kepada kelompok binaan tertentu, tetapi dapat menjangkau lebih banyak pelaku UMKM secara merata. Terkait jumlah masyarakat yang akan diundang mengikuti perayaan di lingkungan Istana,  Prasetyo mengatakan pemerintah masih melakukan penghitungan dan menyesuaikannya dengan konsep akhir pelaksanaan HUT ke-81 RI.


sumber berita: warta-ekonomimedia-indonesia

Sunday, July 19, 2026

Samarinda : Jantung Kawasan IKN

 

jAN
grand city samarinda

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tancap gas mematangkan peran strategisnya dalam pengembangan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Jelang Joint Coordinating Committee (JCC) ke-2, sinkronisasi tata ruang hingga infrastruktur jadi fokus utama. Langkah itu dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Samarinda Neneng Chamelia Santi, Kamis (10/4) di gedung Balai Kota.

Sekda Kota Samarinda, Neneng Chamelia Santi:
Sinkronisasi ini penting agar arah pembangunan daerah sejalan dengan program strategis nasional


Sebelumnya, pembahasan teknis telah digodok dalam Technical Working Group (TWG) pada JCC ke-1 yang melibatkan lima daerah, pemerintah provinsi, Bappenas, serta JICA. Hasilnya akan dipertajam dalam JCC ke-2 agar lebih implementatif. Pemkot Samarinda kini menitikberatkan pada penyelarasan tata ruang, penguatan infrastruktur, serta penyusunan program prioritas menuju RPJMD 2027.

Sementara itu, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) melalui induk usahanya, Sinarmas Land, resmi diluncurkan di kota Samarinda Grand City Samarinda, proyek kota mandiri pertama di ibu kota provinsi tersebut.

Ekspansi ini memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi Samarinda yang mencatat angka 6,22 persen pada 2025 menurut data Badan Pusat Statistik (BPS). Laju pertumbuhan tersebut berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Timur dan nasional, sebuah indikator menguatnya daya beli lokal seiring masifnya pembangunan infrastruktur IKN. Proyek baru ini menempati lahan seluas lebih dari 70 hektar. Konsep perencanaan tata kotanya mengintegrasikan fungsi hunian, area komersial, dan ruang terbuka hijau secara simultan.

sumber berita: samarindakotakompas

Saturday, July 18, 2026

Investor China dan Korsel Membangunan Kawasan Apartemen

 

kaw
kawasan apartemen

Investasi asing (PMA) untuk apartemen di Ibu Kota Nusantara (IKN) kini mulai terealisasi. Perusahaan asal Tiongkok, PT Star Bright International Investment, sedang membangun kawasan apartemen senilai Rp1,25 triliun. Selain itu, investor asal Korea Selatan, PT Dian Jaya Indonesia, juga bersiap membangun proyek serupa senilai Rp1,2 triliun di jantung IKN.

Ibu Kota Nusantara (IKN) bakal punya kawasan terpadu baru, yang menghadirkan apartemen hingga perkantoran, pada akhir tahun 2026. Ini menyusul dimulainya konstruksi proyek kawasan terpadu senilai Rp 1,25 triliun oleh perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal China, PT Star Bright International Investment, di Sub WP 1B Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Rabu (15/07/2026).

Direktur Utama PT Star Bright International Investment Lu Keming:
Saya memiliki pengalaman melihat pembangunan kota dari kondisi awal yang masih kosong. Saya yakin IKN akan menjadi kota yang indah karena dibangun dari awal. Tim dari Tiongkok juga tertarik untuk berinvestasi di sektor perhotelan dan pariwisata


PT Dian Jaya Indonesia merupakan anak usaha perusahaan asal Korea Selatan, Dian Development Co., Ltd. Dalam catatan detikcom, perusahaan ini rencananya akan membangun apartemen di WP KIPP Sub WP 1B, tepatnya di kawasan Pusat Pendidikan dengan sub zona campuran kepadatan tinggi. Proyek ini menjadi konstruksi perdana yang direalisasikan oleh perusahaan PMA asing di IKN dan ditargetkan rampung pada akhir 2026. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono mengatakan lokasi proyek memiliki nilai strategis karena berada di jantung kawasan pemerintahan Nusantara.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono:
Sebentar lagi yang dari Korea Selatan, Dian Jaya, sekitar Rp 1,2 triliun juga untuk apartemen dan perkantoran. Lokasi ini sangat istimewa. Dari sini kita dapat melihat Istana Negara serta kawasan yudikatif dan legislatif yang saat ini sedang dibangun. Seluruh kawasan tersebut akan kami selesaikan pada tahun 2028



sumber berita: kompasdetik

Friday, July 17, 2026

Permintaan dan Harga Rumah di Balikpapan

 

hAR
sektor perumahan di balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur sebagai salah satu kota terdekat dengan ibu kota negara baru Indonesia berpotensi meningkat pada 2026, dengan kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepala Perwakilan BI Kota Balikpapan, Robi Ariadi:
Pembangunan IKN berlanjut tahap dua dan aktivitas industri yang mulai bergerak meningkatkan mobilitas pekerja diperkirakan memberi dorongan tambahan bagi pasar perumahan. Porsi penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) masih dominan, dinilai pembiayaan perumahan tetap menjadi salah satu penopang penting bagi pasar properti Balikpapan


Kendati pasar residensial bergerak lebih pelan dibanding tahun-tahun sebelumnya, minat terhadap rumah tapak tidak hilang, lanjut dia, rumah tipe besar mencatat penjualan yang lebih baik pada akhir 2025. Catatan itu menunjukkan adanya segmen pembeli yang tetap aktif, terutama masyarakat yang membutuhkan ruang lebih luas atau memiliki kemampuan pembiayaan lebih kuat. Penyaluran KPR di Kota Balikpapan mencapai Rp4,97 triliun pada akhir 2025, jelas dia, menjadikan KPR sebagai cara utama masyarakat memiliki rumah dengan porsi 78 persen dari total transaksi.

Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menunjukkan terjadinya perlambatan pasar yang kontras: harga jual rumah baru terus merangkak naik, namun volume transaksi penjualan justru anjlok ke titik terendah dalam dua tahun terakhir. 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan, Robi Ariadi, mengatakan, Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) agregat pada triwulan I-2026 tercatat berada di level 107,67. Angka ini mencerminkan kenaikan harga tahunan sebesar 1,44 persen year-on-year (yoy), tumbuh jauh lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya yang hanya sebesar 0,43 persen (yoy).

Sepanjang triwulan I-2026, jumlah rumah baru yang berhasil terjual di Balikpapan hanya mencapai 72 unit. Realisasi ini merosot hingga 55,56 persen (yoy) jika dibandingkan dengan performa triwulan I-2025 yang mampu mencatatkan penjualan sebanyak 162 unit.


sumber berita: antarakompas

Thursday, July 16, 2026

Proyek Sampah Kaltim dan Balikpapan

 

KOt
sampah kota

Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kalimantan Timur resmi dipercepat untuk menangani masalah sampah di wilayah aglomerasi Balikpapan, Samarinda, dan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Fasilitas ini dirancang untuk memusnahkan sampah secara cepat menggunakan teknologi termal ramah lingkungan dan mengubahnya menjadi sumber tenaga listrik.  Otorita IKN bersama Pemerintah Daerah di Kaltim secara proaktif telah menyiapkan lelang terbuka dan transparan bagi investor agar pembangunan segera berjalan sebelum target waktu yang ditetapkan

Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Aglomerasi Balikpapan Raya resmi dipercepat pembangunannya untuk memproses sampah dari Kota Balikpapan dan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi sumber energi bersih. Fasilitas pengolahan ini dipusatkan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Manggar, Balikpapan. Kebijakan penggabungan wilayah pengelolaan sampah (IKN dan Balikpapan Raya) diambil oleh Kementerian Lingkungan Hidup demi efisiensi biaya pembangunan infrastruktur teknologi waste-to-energy. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia dan Kementerian Lingkungan Hidup tengah mematangkan proses administrasi agar proyek ini dapat segera masuk ke tahap lelang pelaksana konstruksi.

sumber bacaan: antarakompasniaga-asiaibukotakini

Wednesday, July 15, 2026

Karena IKN, Daerah Ini Jadi 'Monster' Ekonomi Baru

mon
wilayah ikn

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang melonjak hingga 30,68% pada tahun 2024 merupakan anomali struktural yang sangat positif dalam lanskap ekonomi regional Indonesia. Tren kenaikan yang konsisten—mulai dari 14,49% (2022), melesat ke 29,85% (2023), hingga memuncak di tahun 2024—menegaskan dampak instan dari masifnya injeksi modal pemerintah dan swasta di Ibu Kota Nusantara (IKN). Secara agregat, rata-rata pertumbuhan sebesar 19,9% selama periode awal konstruksi mencerminkan fenomena pertumbuhan berbasis stimulus kapital berskala besar (stimulus-driven growth).

Dari kacamata makroekonomi, ledakan ini digerakkan secara dominan oleh sektor konstruksi yang bertindak sebagai motor utama pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) PPU. Aliran dana segar dari APBN serta komitmen investasi swasta senilai puluhan triliun rupiah berhasil menciptakan efek pengganda (multiplier effect) yang nyata. Dampak sekunder ini meluas ke sektor perdagangan, logistik, transportasi, dan akomodasi di wilayah penyangga seperti Balikpapan dan Samarinda CNBC Indonesia. Akselerasi ini bahkan mendongkrak performa Provinsi Kalimantan Timur secara keseluruhan, tercatat tumbuh 3,7% lebih tinggi dibandingkan dengan gabungan provinsi lain di Pulau Kalimantan.

Namun, di balik angka fantastis tersebut, terdapat risiko struktural tersembunyi yang memerlukan mitigasi ketat. Pertumbuhan yang bersandar penuh pada proyek fisik bersifat siklikal dan sangat rentan terhadap kejutan makro (macroeconomic shocks). Jika PPU gagal memanfaatkan momentum ini untuk mendiversifikasi basis ekonominya, daerah ini berisiko mengalami gejala mirip Dutch Disease skala regional—kondisi di mana sektor konstruksi tumbuh terlalu dominan dan menyerap seluruh sumber daya, sementara sektor fundamental berkelanjutan seperti pertanian dan industri pengolahan lokal justru terabaikan.

Tantangan jangka panjang bagi pengambil kebijakan saat ini adalah mencegah fenomena penurunan ekonomi mendadak (hard landing) ketika fase konstruksi fisik IKN mulai melandai. Agar ledakan ekonomi ini bersifat berkelanjutan, fokus investasi harus digeser secara bertahap dari infrastruktur keras menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal dan hilirisasi industri kreatif setempat. Tanpa strategi transisi ekonomi yang matang, lonjakan PDRB masif ini dikhawatirkan hanya menjadi gelembung ekonomi sesaat (economic bubble) yang cepat menguap begitu pusat pemerintahan resmi beroperasi penuh.


sumber bacaan: cnbc-indonesiadetik

 

Friday, July 10, 2026

Dinamika Atmosfer Ibu Kota: Laporan Evaluasi Iklim dan Suhu Ekstrem Mingguan IKN

cuA
cuaca cerah
Cuaca di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dan sekitarnya (Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara) dalam seminggu terakhir didominasi oleh kondisi cerah hingga berawan, dengan suhu hangat antara 23°C hingga 31°C. Hujan ringan sempat terjadi sesekali pada awal pekan, namun cuaca regional berangsur didominasi cerah berawan.

Pola Cuaca Seminggu: Dominan cerah, cerah berawan, dan berawan. Potensi hujan intensitas ringan hingga sedang ada di beberapa titik, namun durasinya singkat.

  1. Suhu Udara: Berkisar antara 23°C hingga 31°C. Suhu tertinggi umumnya terjadi pada siang menjelang sore hari.
  2. Kelembapan Udara: Cukup tinggi, berada di kisaran 55% hingga 98%.
  3. Kondisi Iklim Regional: Wilayah Kalimantan Timur dan IKN sedang mengalami musim kemarau yang diprakirakan akan lebih kering dan panjang dari biasanya akibat potensi anomali fenomena iklim.

sumber berita: bmkg-kaltimbmkg-iknaccuweather

Tuesday, July 7, 2026

Mengapa Pemimpin Redaksi Australia Sebut IKN Calon Kota Terbaik Dunia? Bukan Sekadar Pindah Kota

 

pem
calon kota terbaik

Pemimpin Redaksi Australian National Review, Jamie McIntyre, baru-baru ini membuat laporan khusus di Australian National Review TV mengenai pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan. Laporan ini dibuat setelah McIntyre, yang juga merupakan pendiri LUX Property Group, melakukan kunjungan langsung ke kawasan IKN. Dalam laporannya, McIntyre menilai Nusantara sebagai kota ramah lingkungan pertama di Indonesia yang benar-benar dibangun berdasarkan konsep master plan yang matang. Ia mengagumi penataan kota yang dinilai modern dan berorientasi pada keberlanjutan, mulai dari boulevard yang tertata rapi, taman-taman yang luas, jalan-jalan yang lebar, hingga arsitektur bangunan yang dinilai mengesankan.

Jamie McIntyre:
Nusantara adalah kota dengan perencanaan terbaik yang pernah saya lihat, terasa seperti berada di dalam adegan film Avatar


Kunjungan tersebut juga disebut memberikan inspirasi bagi pengembangan proyek-proyek yang tengah direncanakan oleh LUX Property Group di Indonesia. Perusahaan tersebut saat ini tengah menyiapkan pengembangan Nesara Bay City di Lombok Selatan, sebuah kawasan terpadu yang dirancang dengan konsep master plan. Mengingat latar belakangnya di sektor properti, McIntyre memberikan penilaian positif terhadap potensi IKN sebagai pusat ekonomi baru yang strategis dan prospektif di kawasan Asia.

sumber berita: antaragatrabalivideo

Saturday, July 4, 2026

Mengapa Bali Dipilih Jadi Pusat Finansial Dunia, Bukan IKN?

 

pus
ikn sudah siap

Lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) atau International Financial Center (IFC) yang disiapkan oleh pemerintah saat ini difokuskan di Bali, dengan pertimbangan bahwa wilayah tersebut memiliki ekosistem yang nyaman dan paling menarik bagi investor global. Adapun, dalam Undang-Undang No.4/2026 tentang Pengembangan dan Sektor Keuangan (UU P2SK), diatur bahwa pemerintah dapat menetapkan satu atau lebih PFII. Sejak awal, pemerintah pun kerap menyatakan bahwa Bali akan menjadi lokasi pembangunan PFII.

Alternatif lokasi lain yang dipertimbangkan termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN), Mandalika, Labuan Bajo, dan Batam, dengan tujuan mencari tempat yang nyaman bagi investor internasional. PFII akan memiliki sistem hukum, perpajakan, dan keimigrasian khusus, serta dipimpin oleh dewan yang ditunjuk oleh Presiden.

Pemerintah menargetkan Bali karena infrastrukturnya telah berstandar global dan menawarkan gaya hidup serta kenyamanan (comfort) yang dicari oleh para pelaku pasar keuangan dan ekspatriat internasional. Sejauh ini, tiga wilayah di Pulau Dewata sedang dibidik untuk pembangunan kawasan khusus ini.

Terkait lokasi International Financial Center (IFC) atau Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII), Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memilih Bali yang paling cocok. Bahkan sudah ada tiga daerah di Pulau Dewata yang dibidik. Menariknya wajah Purbaya langsung berubah ketika ditanya peluang IFC berada di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Demikian pula potensi IFC berada di Pulau Jawa, sangatlah kecil. 

sumber berita: bisniskompastv-videoinilahdotcom

Thursday, July 2, 2026

Siap Kepung IKN! Rahasia Samarinda Amankan Pangan dan Teknologi di Tahun 2026

 

sam
pertemuan walikota dan unhas

Pemkot Samarinda bersama Universitas Hasanuddin mulai menjajaki kolaborasi strategis memperkuat sektor pendidikan, riset, dan pengembangan teknologi yang diproyeksikan untuk mendukung posisi Samarinda, sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Kota Samarinda dengan jumlah penduduk yang mendekati satu juta jiwa, sangat membutuhkan inovasi dan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) di tengah pesatnya dinamika pembangunan IKN.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun:
Samarinda sangat terbuka terhadap kerja sama. Banyak hal yang bisa kita kolaborasikan dan saya berharap sinergi ini nantinya benar-benar menghasilkan sesuatu yang konkret dan bermanfaat bagi masyarakat


Ketua MWA Unhas, Prof. Dr. Andi Alimuddin Unde:
Pemkot memiliki potensi sumber daya alam dan kebutuhan pembangunan, sementara perguruan tinggi memiliki SDM, riset, dan inovasi. Ketika keduanya dipertemukan, akan lahir berbagai solusi nyata


Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, meresmikan sejumlah fasilitas kepolisian di Kalimantan Timur, termasuk Asrama Polisi (Aspol) Tunggal Panuluan di Samarinda, pada 18 Mei 2026.  Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengaku senang dapat meresmikan sejumlah fasilitas kepolisian, yang baru dibangun di Kalimantan Timur. Kapolri mengapresiasi dukungan Pemkot Samarinda, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, serta jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim atas pembangunan fasilitas tersebut. Kapolri juga menyoroti pembangunan sejumlah fasilitas kepolisian di Kilometer 13, yang dinilai strategis karena berada dekat dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kapolri, Listyo Sigit Prabowo:
Fasilitas satker yang dibangun ini berada kurang lebih 30 menit dari IKN, sehingga apabila ada kegiatan yang membutuhkan kehadiran Polri di IKN bisa terjangkau


Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menilai penguatan sektor pangan menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya jumlah penduduk di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Saat ini, sekitar 65 persen kebutuhan pangan wilayah tersebut masih dipenuhi dari luar Kalimantan. 

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy:
Pemerintah Kota Samarinda mengusulkan agar konsep pengembangan tidak hanya terbatas pada Tri City. PPU dan Kukar perlu menjadi bagian utama dalam skema tersebut karena memiliki potensi lahan yang besar untuk mendukung penyediaan pangan bagi kawasan penyangga IKN


Sumber berita: antarakutairayaborneoflash

Sunday, June 28, 2026

Menara 5G di Sekitar IKN

men
menara xlsmart

 Pemindahan pusat pemerintahan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) mengubah lanskap infrastruktur telekomunikasi secara instan. Kalimantan tak lagi sekadar wilayah berkembang, melainkan episentrum kota cerdas yang menuntut koneksi dengan latensi rendah. Penyedia layanan berlomba membangun fondasi internet kelas dunia guna menopang ekosistem digital masyarakat dan bisnis.

Sebagai transisi menuju masa depan, hingga Juni 2026 lebih dari 300 BTS 5G juga telah berdiri di Pulau Kalimantan, yang saat ini terpusat di Balikpapan dan Banjarmasin. XLSMART mengoperasikan lebih dari 27.000 Base Transceiver Station (BTS). Secara nasional, tulang punggung serat optik XLSMART kini menyokong total lebih dari 253.000 BTS (mayoritas 4G dan ribuan 5G) untuk melayani lebih dari 69 juta pelanggan di berbagai wilayah kepulauan Indonesia.

Sebelumnya, akhir tahun lalu, Telkomsel memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan 5G terdepan di Indonesia dengan memperluas cakupan jaringan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Ekspansi ini ditandai dengan penambahan 20 Base Transceiver Station (BTS) baru sehingga total 5G BTS di Balikpapan mencapai 38 unit. Telkomsel mencatat di Kalimantan terdapat lebih dari 34 ribu BTS, termasuk 154 BTS 5G, dengan cakupan 4G mencapai 93 persen populasi. Jaringan IndiHome juga sudah hadir di 452 kecamatan di seluruh Kalimantan.

Konsep Smart City di IKN selayaknya menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan efisiensi operasional, kualitas hidup, pengalaman warga, dan aspek keberlanjutan lingkungan. Dibutuhkan akses internet yang cepat untuk mendukung pelaksanaan ibu kota baru konsep smart city.

sumber: sindonewsantararumah123

Sunday, June 21, 2026

Mitos vs Fakta IKN: Ramai Penduduk Muda Tapi Dihantui Isu Lingkungan?

 

HAs
hasil survei
Penerimaan Publik & Lingkungan: 
Survei Nasional oleh PP17 dan Kawula17 menunjukkan bahwa 48% responden khawatir terhadap dampak lingkungan dari proyek pembangunan IKN di Kalimantan Timur, dengan peningkatan perhatian dibandingkan survei sebelumnya. Menariknya, penolakan terhadap IKN lebih rendah di kalangan pemuda di bawah 24 tahun, meskipun mereka dikenal peduli terhadap isu lingkungan.

Ketua Umum Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI), Suraya Afiff
Banyak responden khawatir IKN akan menyebabkan kerusakan yang lebih tinggi, sementara sedikit responden yang percaya IKN akan bermanfaat untuk masyarakat setempat dan ekonomi Indonesia. Hal ini mungkin didasari oleh pengalaman yang responden lihat di banyak tempat di Indonesia bahwa apa yang dijanjikan pemerintah belum tentu sejalan dengan prakteknya. Fakta yang nanti menunjukkan siapa yang sesungguhnya mendapat keuntungan dan siapa yang terpinggirkan akan mempengaruhi persepsi orang tentang dampak dari pembangunan IKN


Tercatat penolakan terhadap proyek IKN relatif rendah di antara orang-orang di bawah usia 24 tahun yang diidentikkan memiliki kepedulian yang tinggi terkait isu-isu seperti ini.

Manajer Interim PP17, Ingmar:
Hasil ini mengejutkan. Anak muda umumnya cenderung lebih idealis dan peduli dengan isu-isu seperti ini, dan biasanya penurunan idealisme terjadi seiring bertambahnya usia. Namun, pada kasus ini bukan itu masalahnya. Sebaliknya, orang-orang berusia 25 tahun ke atas yang mengungkapkan kekhawatiran paling besar tentang dampak lingkungan dari IKN


Kependudukan: 
Hasil Pendataan Penduduk IKN (PPIKN) oleh BPS mencatat populasi di wilayah delineasi IKN mencapai 147.427 jiwa (setara dengan 43.293 rumah tangga). Jika dilihat berdasarkan kelompok generasi, dari total sekitar 147.430 jiwa penduduk Ibu Kota Nusantara, mayoritas merupakan generasi Z dan generasi milenial. Kedua kelompok usia ini secara keseluruhan mencakup lebih dari setengah populasi IKN.

sumber bacaan: kawula17video-kontan

Wednesday, June 17, 2026

Sokongan dan Pandangan Dari Jepang

 

sok
Rusun ASN di IKN

Jepang merupakan salah satu mitra investasi asing paling strategis dalam proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Keterlibatan negeri sakura ini mencakup kunjungan delegasi bisnis secara masif, komitmen investasi properti, transfer teknologi perkotaan, hingga kolaborasi akademis dalam merancang wilayah metropolitan sekitarnya.

Kunjungan delegasi dari misi bisnis tingkat prefektur yang diselenggarakan oleh Kantor Japan External Trade Organization (JETRO) Saga di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN, Oktober 2025. Delegasi dari misi bisnis ini dipimpin oleh CEO & Chairman Kanzaki Industry Corp Tsuru Katsuya.

CEO & Chairman Kanzaki Industry Corp, Tsuru Katsuya:
Misi kami adalah meninjau infrastruktur ekonomi seperti kawasan industri, fasilitas transportasi, dan berbagai potensi lainnya sebagai bagian dari persiapan melihat peluang investasi masa depan di Indonesia. Tujuan utama tim kami adalah untuk melihat di Ibu Kota baru Nusantara. Dari perspektif kami di Jepang yang menghadapi tantangan kepadatan di wilayah metropolitan, pembangunan Ibu Kota Nusantara ini sangat menarik


Salah satu materi yang dibahas dalam agenda Jumat Belajar ASN Otorita IKN bertajuk "Regional Collaboration For Tri-City Development: Lessons From Global Experience (Sweden, Spain, and Italy)" dan "Regional Development through Inter-Municipal Collaboration: Key Success Factors for the Greater Nusantara Region" pada 5 Juni 2026. Dalam forum tersebut, Otorita IKN bersama akademisi dari The University of Tokyo dan Toyo University membahas strategi pembangunan kawasan metropolitan yang terintegrasi untuk memastikan manfaat pembangunan IKN dapat dirasakan secara lebih luas oleh daerah-daerah di sekitarnya.

Prof Norihisa Shima dari Toyo University:
IKN akan memberikan dampak yang besar kepada kota-kota sekitar, maka dari itu penting sekali IKN berkolaborasi bersama dengan kota-kota sekitar. Setiap kota dan kabupaten perlu memiliki fungsi masing-masing, dan setiap fungsi bisa terintegrasi satu sama lain


Prof Fumihiko Seta dari The University of Tokyo:
Saya datang ke beberapa ibu kota baru, saya sangat terkesan dengan perkembangan Nusantara. Saya yakin di kemudian hari akan banyak orang datang ke sini. Sangat penting untuk Nusantara mengelola kawasan metropolitan dengan baik


sumber: kompasdetikcnbc-indonesia

Saturday, June 13, 2026

Wajah Baru Sepaku, bisakah menjadi Etalase Modern Ibu Kota Nusantara?

 

mod
moderinisasi sepaku

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa transformasi besar bagi wilayah sekitarnya, misalnya Kecamatan Sepaku, yang kini resmi bertransisi masuk ke dalam wilayah administrasi ibu kota baru tersebut. Integrasi wilayah ini memicu berbagai langkah strategis dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), demi menyelaraskan pembangunan infrastruktur serta tata kelola pemerintahan. Salah satu dampak administratif adalah percepatan penyelesaian tapal batas desa dan kelurahan oleh Pemerintah Kabupaten PPU. Langkah penataan tapal batas ini dipercepat seiring dengan rencana pemekaran wilayah di sisa wilayah PPU. Pemekaran menjadi penting karena setelah Sepaku diambil alih oleh IKN, Kabupaten PPU terancam kehilangan status otonomnya jika hanya memiliki tiga kecamatan tersisa, mengingat regulasi mensyaratkan minimal empat kecamatan untuk sebuah kabupaten.

Integrasi ini mendorong pelimpahan aset jalan kabupaten di wilayah Sepaku dari Pemkab PPU kepada Otorita IKN (OIKN). Pemerintah Kabupaten PPU mengusulkan penyerahan jalan sepanjang 168 kilometer ini agar penanganan, perbaikan, dan peningkatan kualitas jalan dapat berjalan jauh lebih optimal dan cepat di bawah pengelolaan langsung Otorita, mengingat status wilayah tersebut kini telah berubah menjadi kawasan urban ibu kota.

Sementara itu, denyut nadi perekonomian lokal ditandai dengan kehadiran Pasar Sepaku dengan bangunan yang baru. Terkait penataan pasar ini, Otorita IKN menjalankan proses transisi dan pemindahan pedagang dilakukan dengan sangat hati-hati dan adil. Prioritas penempatan kios dan los baru wajib diberikan kepada para pedagang lama yang sudah sejak awal menggantungkan hidupnya di pasar tersebut, bukan untuk pedagang dadakan. Penataan ini menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib, bersih, nyaman, sekaligus mempercantik perwajahan visual Sepaku sebagai etalase modern IKN tanpa menggusur kearifan lokal yang sudah mengakar.

sumber: antaraantaranewsradarbontang

Friday, June 12, 2026

Sekolah Rakyat di Samarinda

 

smd
sr di samarinda

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Samarinda menunjukkan progres signifikan dengan capaian fisik 80,26 persen. Proyek kawasan pendidikan terpadu ini ditargetkan mulai fungsional pada 20 Juni mendatang, jauh lebih cepat dari jadwal semula pada Agustus 2026. Sekolah Rakyat Samarinda dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu berbasis asrama yang terdiri atas 24 bangunan. Kompleks ini meliputi gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama siswa putra dan putri, asrama guru, kantin, masjid, dapur umum, fasilitas olahraga, hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Timur, Evry Biaktama Meliala:
Saat ini kami melakukan percepatan pekerjaan dengan mengerahkan sekitar 800 tenaga kerja di lapangan. Targetnya, seluruh fasilitas utama dapat difungsikan sebelum penerimaan siswa baru pada akhir Juli nanti


Dinas Sosial (Dinsos) Berau memastikan hanya tujuh anak yang akan berangkat untuk mengikuti pendidikan di SR Samarinda. Padahal sebelumnya pemerintah daerah menargetkan sedikitnya 11 peserta dapat mengikuti program tersebut.

Kepala Dinsos Berau, Iswahyudi:
Problem utamanya itu adalah persetujuan orang tua. Kalau anak SD terus jauh dari orang tua, pasti berat. Anak SMP dan SMA juga tidak semua orang tua setuju, padahal itu syarat utama


Sebanyak 74 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 58 di Kota Samarinda menunjukkan perubahan karakter yang signifikan setelah menjalani pembinaan asrama selama hampir setahun, sejak beroperasi pada 30 September 2025 lalu. Para pelajar yang mayoritas berasal dari keluarga rentan perlahan meninggalkan kebiasaan buruk, dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih disiplin serta mandiri dibanding sebelumnya. Siswa yang terdiri dari 49 pelajar SD dan 25 pelajar SMA, sekitar 75 persen di antaranya berasal dari keluarga miskin desil 1 dan 2 yang menghadapi masalah sosial berat.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 58 Provinsi Kalimantan Timur, Rabiatul Adawiyah:
Di rumah, mereka minim bimbingan. Ada yang orang tuanya sudah tiada, di penjara, ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa) hingga keluarga yang tidak utuh. Kondisi ini membuat karakter mereka sebelumnya sangat kurang terbimbing


sumber: antaraportalberauniaga