Friday, July 31, 2026

Kerja Sama Basarnas Balikpapan dan Konsulat Australia untuk Dukung Sektor Keamanan IKN

 

Aus
kerjasama

Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mematangkan sistem keamanan dan tanggap daruratnya dari segala lini. Langkah strategis ini melibatkan penguatan koordinasi internasional, percepatan pembangunan infrastruktur pusat, hingga kesiapsiagaan operasional di lapangan menjelang musim libur panjang.

Konsulat Jenderal Australia Jajaki Kerja Sama SAR di Kaltim
Konsulat Jenderal Australia memperkuat koordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Balikpapan melalui kunjungan resmi Deputi Konsulat Jenderal Australia Ana Mogaldeanu bersama Manajer Konsuler Mario Fahrevi, Selasa, 28 Juli 2026. Pertemuan itu difokuskan pada peningkatan sinergi penanganan keadaan darurat, khususnya yang melibatkan warga negara Australia di Indonesia.

Kepala Basarnas Balikpapan Dody Setiawan menerangkan, pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun komunikasi yang lebih efektif dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR). Dalam audiensi itu, Basarnas Balikpapan memaparkan tugas, fungsi, serta kemampuan organisasi dalam menyelenggarakan operasi SAR di Kalimantan Timur, termasuk dukungan terhadap kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).Kedua pihak juga membahas mekanisme penanganan keadaan darurat, sistem koordinasi lintas instansi, serta prosedur penanganan warga negara asing (WNA) yang membutuhkan bantuan SAR.

Dibangun Markas Pusat Basarnas di IKN
Di sisi lain, infrastruktur penunjang keselamatan di ibu kota baru juga terus digenjot. Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dijadwalkan segera dibangun di IKN. Hal ini ditandai lewat tinjauan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii ke lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan Kantor Pusat Basarnas di IKN, Jumat, 19 September 2025.

Kedatangan Kepala Basarnas beserta rombongan disambut langsung oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. Berdasarkan rencana, Kantor Pusat Basarnas akan dibangun di atas lahan seluas 0,75 hektar dan bersebelahan dengan kompleks perkantoran yudikatif di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Lonjakan Wisatawan Lebaran di Jalur IKN
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Dody Setiawan mengatakan, Basarnas menyiapkan berbagai langkah pengamanan selama masa libur Idulfitri. “Kesiapsiagaan guna mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata,” kata Dody, Minggu, 15 Maret 2026.

Menurutnya, sejumlah destinasi wisata Balikpapan dan umumnya Kalimantan Timur akan mengalami lonjakan pengunjung, termasuk kawasan IKN yang kini juga menjadi tujuan wisata masyarakat. “Karena itu kami menyiapkan personel untuk siaga mendukung aktivitas masyarakat selama libur Lebaran,” ujarnya. Basarnas juga akan melakukan patroli pada sejumlah titik yang berpotensi ramai kunjungan masyarakat. Salah satu fokus pengawasan berada pada jalur perairan sekitar Pulau Balang yang menjadi akses utama menuju kawasan IKN.

sumber bacaan:

Thursday, July 30, 2026

Sepi Peminat, Permohonan Tax Holiday IKN Nihil Sepanjang 2025

 

nih
ilustrasi proyek ikn

Laporan Keuangan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menunjukkan belum ada satu pun investor yang mengajukan fasilitas tax holiday atau bebas pajak atas penanaman modal di Ibu Kota Nusantara (IKN) sepanjang tahun 2025. Padahal, pemerintah menawarkan insentif pembebasan Pajak Penghasilan (PPh) Badan hingga 100% guna mendorong daya tarik investasi di kawasan tersebut.

"Pemerintah memberikan fasilitas perpajakan dan kepabeanan di IKN dan/atau Daerah Mitra sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2023 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 28 Tahun 2024," tulis DJP dalam laporan tersebut, dikutip Kamis (30/7/2026).

Berdasarkan Laporan Keuangan DJP Tahun Anggaran 2025 (Audited) tersebut, jumlah permohonan fasilitas tax holiday penanaman modal di IKN dan Daerah Mitra anjlok dari tujuh permohonan pada 2024 menjadi nihil pada 2025. Tidak hanya tax holiday investasi, sejumlah insentif perpajakan lain yang disiapkan khusus untuk IKN juga belum dilirik oleh wajib pajak. DJP mencatat tidak ada permohonan untuk fasilitas Tax Holiday Financial Center (FC) IKN, Tax Holiday Headquarters (HQ) IKN, Super Tax Deduction Vokasi IKN, Super Tax Deduction Litbang IKN, maupun Super Tax Deduction Sumbangan IKN sepanjang periode 2024 hingga 2025. Sepinya peminat insentif ini diduga karena secara ekonomi IKN belum cukup menarik bagi pelaku usaha, mengingat jumlah penduduk yang masih sedikit berdampak pada rendahnya tingkat konsumsi.

Di sisi lain, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengeklaim terdapat 19 investor baru yang tertarik masuk ke IKN sepanjang periode 1 Juli 2025 hingga 21 Juli 2026. Ke-19 proyek tersebut diidentifikasi telah mencapai tahapan mengikat, yang terdiri atas 17 pelaku investasi langsung dan dua pemenang tender proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Secara kumulatif hingga 15 Juli 2026, catatan OIKN menunjukkan terdapat 67 pelaku usaha yang telah meneken Perjanjian Kerja Sama (PKS). Daftar ini menggunakan basis tanggal transaksi atau penetapan, bukan tanggal publikasi perkembangan proyek. Oleh karena itu, proyek lama seperti Pakuwon Nusantara, Mayapada Hospital, Hermina, Bluebird, Abdi Waluyo, dan Gunadarma tidak dihitung sebagai investasi baru setahun terakhir, meskipun saat ini pembangunannya masih berjalan atau sudah beroperasi.

OIKN juga menegaskan bahwa perusahaan yang baru menyampaikan Letter of Intent (LoI), menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA), melakukan kunjungan, atau menyusun studi kelayakan tidak dimasukkan ke dalam daftar perpindahan komitmen tersebut. Sebaliknya, proyek yang belum beroperasi tetap dicatat apabila telah mengantongi PKS, Aset Dalam Penguasaan (ADP), akta notarial, atau keputusan pemenang tender

sumber bacaan: cnbc-indonesiakontaninilah

Wednesday, July 29, 2026

Permudah Legalitas UMKM, Dinkes Balikpapan Buka Pelatihan Keamanan Pangan Berkala

 

umk
pelatihan umkm

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan rutin menggelar Pelatihan Keamanan Pangan (PKP) bagi pelaku UMKM pengolahan pangan. Agenda ini menjadi syarat wajib sebelum pelaku usaha mengajukan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-PIRT). Kepala Dinkes Kota Balikpapan, Alwiati, mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan tahapan penting agar produk pangan rumahan yang beredar di masyarakat benar-benar aman dan layak dikonsumsi.

“Pelatihan Keamanan Pangan merupakan persyaratan yang harus diikuti oleh pelaku UMKM sebelum mengajukan sertifikat PIRT. Melalui pelatihan ini, mereka dibekali pengetahuan mengenai proses produksi pangan yang higienis, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Alwiati di Balikpapan, Selasa.

Dinkes secara berkala membuka pelatihan bagi para pelaku usaha tersebut guna meningkatkan kualitas produk lokal sekaligus memperluas cakupan legalitas usaha. Oleh karena itu, Alwiati mengimbau para pelaku UMKM makanan dan minuman untuk memanfaatkan program fasilitas pemerintah ini. Selain menjadi prasyarat formal, pelatihan tersebut dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk mendongkrak kualitas usaha sekaligus memperkuat daya saing produk di pasar luas.

sumber bacaan: antaraini-balikpapan

Kerja Tenang Tanpa Cemas, Pemkot Samarinda Sasar 192 Ribu Pekerja Sektor Informal

 

smr
audiensi jajaran bpjs &  ketenagakerjaan

Pemerintah Kota Samarinda secara masif memperluas jangkauan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Program ini diprioritaskan bagi pekerja rentan dan sektor informal yang selama ini belum tersentuh sistem perlindungan ketenagakerjaan formal.

Komitmen strategis ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, saat menerima audiensi dari jajaran BPJS Ketenagakerjaan Kota Samarinda di Ruang Rapat Wali Kota pada Senin sore 27 Juli 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum krusial untuk memperkuat integrasi data kepesertaan di wilayah Kota Tepian.

Urgensi Integrasi Data Intervensi Kebijakan
Dalam arahannya, Walikota Samarinda menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah untuk mengoptimalkan data ketenagakerjaan sebagai basis utama perumusan kebijakan yang terukur.

Berdasarkan tinjauan data terbaru yang dipaparkan dalam audiensi:
  • Total Potensi Tenaga Kerja: Mencapai sekitar 357.000 orang di seluruh wilayah Samarinda.
  • Kesenjangan Perlindungan: Sebanyak 192.000 pekerja informal di antaranya tercatat belum memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Wali Kota menggarisbawahi bahwa pemenuhan jaminan sosial ini bukan sekadar mengejar target formalitas birokrasi, melainkan memiliki nilai kemanusiaan dan instrumen ibadah sosial yang tinggi untuk melindungi hak dasar masyarakat bawah.

Realisasi Nyata Instrumen Penahan Kemiskinan
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Samarinda, Hj. Yuyum Puspitaningrum, AP, M.H., mengamini pentingnya akselerasi program jaminan ini. Ia merujuk pada bukti riil efektivitas program, salah satunya lewat penyaluran santunan kematian senilai Rp42 juta kepada ahli waris para pekerja rentan yang telah terdaftar.

Menurut Yuyum, santunan tunai ini terbukti menjadi instrumen krusial penahan benturan ekonomi. Jaminan sosial mampu menjaga stabilitas finansial keluarga yang ditinggalkan agar tidak mendadak jatuh ke jurang kemiskinan ekstrem saat menghadapi risiko darurat.

Menggerakkan RT hingga Dasawisma
Guna mempercepat perluasan perlindungan bagi 192.000 pekerja informal tersebut, Pemkot Samarinda mengandalkan strategi sinergi multipihak yang menyentuh akar rumput. Kolaborasi aktif ini akan melibatkan:
  • Badan Penyelenggara: Sinergi teknis operasional bersama BPJS Ketenagakerjaan.
  • Sektor Korporasi: Mobilisasi dana korporasi melalui skema tanggung jawab sosial (CSR) dunia usaha.
  • Struktur Terkecil Masyarakat: Pendataan dan sosialisasi berbasis komunitas lewat peran aktif pengurus Rukun Tetangga (RT) dan kelompok Dasawisma.

Melalui perluasan jangkauan ini, Pemkot Samarinda menegaskan bahwa indikator kemajuan kota tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur fisik semata, melainkan dari rasa aman yang dijamin negara bagi setiap warga yang menggerakkan roda perekonomian daerah.

sumber bacaan: diskominfo-samarindakotaantaratimur-media

Tuesday, July 28, 2026

Kerja Satset, Healing Cepet: Intip Gaya Hidup Kota 10 Menit di IKN

 

sep
gaya hidup asn di ikn

Konsep "Kota 10 Menit" yang diterapkan di Ibu Kota Nusantara (IKN) kini mulai dirasakan manfaatnya secara nyata oleh para pegawai. Desain tata ruang yang mengintegrasikan hunian modern, gedung perkantoran, dan berbagai fasilitas publik dalam jarak dekat berhasil memangkas waktu perjalanan secara drastis.

Setiap sore setelah jam kerja, suasana Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) berangsur lengang tanpa menyisakan drama kemacetan khas kota besar. Mobilisasi para pegawai didukung penuh oleh kehadiran jalur pejalan kaki yang teduh, jalur sepeda, serta layanan bus listrik dalam kota yang beroperasi secara gratis.

Dampaknya, kualitas hidup dan keseimbangan waktu kerja-pribadi (work-life balance) para pionir IKN meningkat pesat. Waktu yang biasanya habis tersita di jalan kini beralih menjadi ruang produktif untuk berolahraga, menikmati ruang terbuka hijau, bersosialisasi di pusat kuliner, atau berkumpul bersama keluarga.

Mirfa, salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Otorita IKN (OIKN) yang telah menetap selama setahun di Nusantara, mengakui adanya perubahan besar dalam ritme kehidupan sehari-harinya.

“Dulu setelah pulang kerja rasanya energi sudah habis karena perjalanan panjang. Sekarang, perubahan paling terasa bukan hanya jarak kantor yang dekat, tapi hidup jadi lebih seimbang. Pulang kerja saya masih punya banyak waktu dan energi untuk jogging atau latihan badminton. Rasanya hari tidak langsung habis begitu jam kantor selesai,” ungkapnya.

Kini, dengan semakin lengkapnya fasilitas penunjangmulai dari layanan kesehatan terpadu hingga pusat kebugaran, Kota IKN tidak sekadar bertransformasi menjadi pusat pemerintahan baru, melainkan sebuah ekosistem urban ramah lingkungan yang memanusiakan para penghuninya.

sumber bacaan: editorial-kaltimkutai-panritaberita-borneo

Landmark Ikonik di IKN yang Perlu Dikunjungi

nEG
Istana Negara IKN di Taman Kusuma Bangsa

Beberapa landmark ikonik di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang wajib masuk ke dalam daftar kunjungan keluarga Indonesia meliputi Istana Garuda, Plaza Seremoni, dan Taman Kusuma Bangsa. Sejak dibuka secara terbatas untuk masyarakat umum, kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) menarik banyak perhatian karena menawarkan perpaduan arsitektur modern yang megah dengan konsep kota hutan (forest city) yang hijau.

Landmark Inti KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan)

  • Istana Garuda & Istana Negara IKN: Menjadi ikon utama sekaligus simbol kemegahan IKN masa depan dengan desain kepakan sayap burung Garuda yang monumental. Pengunjung kerap mengabadikan momen dengan berfoto di depan bangunan megah ini saat akhir pekan.
  • Plaza Seremoni: Ruang publik terbuka yang sangat luas dan tertata rapi mirip kompleks modern di luar negeri. Di sini terdapat area amphitheater, jalur pedestrian, serta gedung Sentra Massa yang menyediakan Nusantara Information Center dan mini teater untuk melihat maket perkembangan IKN.
  • Viewing Deck Plaza Seremoni: Titik pandang terbaik di area plaza untuk menikmati panorama hijau tata kota IKN dan kemegahan Istana dari ketinggian.
  • Taman Kusuma Bangsa: Destinasi wisata sejarah dan ruang penghormatan yang memukau dengan sentuhan arsitektur, lanskap, dan karya seni yang indah.
  • Sumbu Kebangsaan: Jalur hijau monumental yang menghubungkan berbagai poros penting di IKN. Area ini berfungsi sebagai ruang publik ikonik yang ramah lingkungan

Spot Edukasi & Pengalaman Menarik

  • Titik Nol IKN Nusantara: Monumen bersejarah yang menandai titik awal pembangunan fisik IKN. Lokasi ini memiliki nilai simbolis tinggi, tempat bersatunya tanah dan air dari 34 provinsi di Indonesia.
  • Area Glamping IKN & Jembatan Kaca: Lokasi yang awalnya merupakan tempat menginap Presiden Joko Widodo ini kini dilengkapi jembatan kaca setinggi lebih dari 20 meter. Spot ini menjadi magnet belasan ribu wisatawan yang ingin menguji adrenalin sambil melihat pemandangan hutan alami dari atas.


Destinasi Alam di Sekitar IKN

  • Desa Wisata Mentawir: Berjarak sekitar 75 menit dari KIPP, tempat ini menawarkan wisata ekologi berupa menyusuri hutan mangrove yang asri menggunakan perahu.
  • Bukit Bangkirai: Berada di luar lingkar inti namun masih dekat dengan IKN. Terkenal dengan canopy bridge (jembatan gantung di antara pohon-pohon besar) yang menyuguhkan pemandangan hutan hujan tropis Kalimantan.

sumber bacaan: trip , kompasikndetik

Monday, July 27, 2026

Bukan Sekadar Teori, Begini Keseruan Damkar Otorita IKN Berlatih di Kilang Pertamina Balikpapan

 

IKN
latihan damkar ikn

PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balikpapan melalui Fungsi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) bagian Emergency & Insurance menyelenggarakan Refreshment Pemadam bagi Petugas Pemadam Kebakaran Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Pelatihan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari atas kolaborasi dengan Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, serta dilaksanakan di Ruang Restorasi Banua Patra dan Fire Ground Kilang Balikpapan.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT PPN Kilang Balikpapan, Dodi Yapsenang, mengatakan bahwa sinergi antarinstansi merupakan faktor penting dalam membangun sistem kesiapsiagaan yang andal di kawasan strategis nasional seperti IKN. “Keselamatan merupakan prioritas utama yang membutuhkan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan. Melalui refreshment ini, Pertamina Patra Niaga ingin berbagi pengalaman dan kompetensi dalam penanganan keadaan darurat agar kapasitas personel pemadam kebakaran Otorita IKN semakin kuat. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi risiko,” ujar Dodi.

Selama dua hari, peserta mengikuti materi yang memadukan teori dan praktik lapangan. Hari pertama diisi dengan sesi berbagi pengetahuan mengenai penanggulangan kebakaran, diskusi interaktif, serta latihan gelar gulung selang pemadam. Usai sesi tersebut, pelatihan berlanjut dengan pembahasan mengenai teknik penyelamatan (rescue) sehingga peserta memperoleh pemahaman yang lebih luas dalam penanganan keadaan darurat. Rangkaian pelatihan ini bertujuan agar setiap personel memahami prosedur tanggap darurat secara menyeluruh, menguasai penggunaan peralatan pemadam, serta mampu membangun koordinasi yang efektif saat menghadapi insiden kebakaran.

Bagi para peserta, pelatihan ini bukan sekadar mengulang materi dasar, melainkan juga menjadi kesempatan untuk memperbarui kemampuan melalui simulasi yang mendekati kondisi nyata. Salah seorang peserta, Deny Rahman, mengaku memperoleh banyak pengalaman baru selama mengikuti pelatihan.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya mengingatkan kembali dasar-dasar penanggulangan kebakaran, tetapi juga memberikan kesempatan untuk berlatih langsung dengan skenario yang mendekati kondisi sebenarnya. Kami juga memperoleh banyak masukan mengenai koordinasi tim, penggunaan APAR, hingga teknik pemadaman yang lebih efektif,” ujarnya.

sumber bacaan: kaltim-kitaberanda-post

IKN yang Dibangun, Samarinda yang Diserbu: Warga Lokal Siap Bersaing Keren Lewat Mahakam Job Fair 2026

 

fAI
mahakam job fair 2026

Hype pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) emang gak main-main. Efeknya gak cuma narik duit investasi masuk ke Kalimantan Timur (Kaltim), tapi juga bikin gelombang pemburu loker dari berbagai daerah ikutan migrasi. Tebak kota mana yang paling kerasa efeknya? Yup, Samarinda! Sebagai kota tetangga sekaligus penyangga utama, Kota Tepian sekarang lagi dapat tekanan seru karena jumlah pencari kerja yang membeludak.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, bahkan sempat nge-spill kondisinya langsung:
Kita ini kota yang tidak hanya melayani warga Samarinda, tetapi juga ada faktor urban. Banyak yang datang memang untuk mencari kerja. Sejak ada IKN, trennya meningkat, tidak hanya ke Balikpapan dan IKN, tetapi juga ke Samarinda


Efek domino dari urbanisasi pasca-penetapan IKN ini emang bikin persaingan cari kerja di Samarinda makin ketat dan kompleks. Biar anak muda lokal gak kalah star, Pemkot Samarinda langsung sat-set ambil tindakan tegas. Momen ini direspons langsung oleh Andi Harun pas membuka agenda tahunan Mahakam Job Fair 2026 yang mengusung tema "Mengalir Menuju Samarinda Maju" di Mal Samarinda Square, Jalan M. Yamin, Kamis 23 Juli 2026. Di depan para bos industri dan ratusan anak muda yang hadir, Pak Wali ngingetin pentingnya kesiapan kita biar gak kalah saing di rumah sendiri.

Biar gak cuma jadi penonton di tengah masifnya IKN, Pemkot Samarinda lagi gencar banget ngedesak dunia usaha dan industri buat ngasih privilege alias memprioritaskan anak muda lokal dalam rekrutmen. Gak cuma modal nuntut, pemerintah juga nyiapin wadah buat kalian nge-up skill biar makin dilirik HRD. Caranya lewat program pelatihan gratis di Bali Latihan Kerja (BLK) dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP). Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda juga udah diwanti-wanti buat langsung nge-gas program pelatihan ini biar siapa pun yang pengen kerja, punya bekal keahlian yang dicari industri masa kini. So, mumpung slotnya ada, yuk gas pol upgrade skill kalian!

Lowongan Kerja TPA di IKN 2026

 

low
kerja di ikn

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) membuka rekrutmen Tim Profesi Ahli (TPA) untuk mendukung penyelenggaraan pembangunan di IKN. Pendaftaran lowongan kerja ini dibuka mulai 21 hingga 31 Juli 2026. Rekrutmen ini ditujukan bagi tenaga profesional yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang konstruksi. Seluruh peserta yang lolos nantinya akan ditempatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dikutip dari laman resmi Otorita IKN, Sabtu (25/7/2026), formasi lowongan pekerjaan yang dibuka meliputi empat bidang, yakni Arsitektur/Lanskap, Struktur/Geoteknik, Bangunan Gedung Hijau, serta Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP).

Syarat Utama Pendaftaran
(wajib memenuhi kriteria kompetensi di bidang konstruksi)
  • Memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK/SKA/SERKOM) minimal tingkat Madya yang masih berlaku.
  • Terdaftar aktif sebagai Tim Profesi Ahli (TPA) di sistem SIMBG (simbg.pu.go.id) Kementerian Pekerjaan Umum.
  • Memiliki pengalaman minimal 3 tahun sebagai TPA atau di bidang formasi terkait yang dibuktikan melalui portofolio.


sumber: kompaskonstruksi-media

Saturday, July 25, 2026

Anatomi "Gorengan" Hoaks IKN: Kenapa Banyak Orang Percaya?

 

pre
hoaks ikn

Pernahkah Anda membaca berita di media sosial yang menyebutkan "Proyek IKN mangkrak, rugi hingga miliaran", atau "IKN mau dijadikan markas tentara saja"?

Secara psikologis, isu IKN sangat mudah digoreng menjadi hoaks karena proyek ini berskala raksasa dan jaraknya jauh dari mata mayoritas masyarakat. Ketika ada jarak geografis dan informasi, di situlah rumor masuk mengisi kekosongan.

Beberapa hoaks yang pernah digoreng di tengah kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti di bawah ini:

Hoaks Alih Fungsi: "IKN Mau Dijadikan Markas Besar TNI"
Bumbu Rumor: Presiden Prabowo diisukan menyerah membangun kota dan memilih mengubah IKN menjadi pangkalan militer raksasa.
Analisis Tajam: Ini adalah pelintiran logika keamanan. Setiap ibu kota negara di dunia wajib memiliki sistem pertahanan terkuat. Rencana pemindahan pasukan TNI (seperti Kopassus) ke IKN adalah prosedur standar perlindungan negara, bukan karena proyek kotanya gagal. Melalui Perpres Nomor 79 Tahun 2025, Presiden Prabowo justru mempercepat pembangunan gedung DPR dan MA di sana agar siap jadi "Ibu Kota Politik" pada tahun 2028.

Hoaks Bentrok Anggaran: "Dana Makan Gratis Diambil dari IKN" (atau Sebaliknya)
Bumbu Rumor: Narasi yang membenturkan dua program besar: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Prabowo disebut-sebut menghentikan proyek IKN warisan Jokowi.
Analisis Tajam: Secara teknis keuangan negara (APBN), ini adalah kesimpulan yang keliru. Pemerintah tidak menggunakan sistem "gali lubang tutup lubang" seperti keuangan rumah tangga. Anggaran untuk IKN (sekitar Rp48,8 triliun untuk 2025–2029) dan anggaran Makan Bergizi Gratis berada di kamar atau pos belanja yang berbeda. Keduanya berjalan beriringan tanpa harus saling mematikan.

Hoaks Visual: "Video IKN Mangkrak dan Rugi Miliaran"
Bumbu Rumor: Potongan video memperlihatkan gedung-gedung beton kosong tak terurus dengan narasi "Inilah kondisi IKN sekarang yang telantar".
Analisis Tajam: Trik ini disebut dekontekstualisasi—mengambil video di tempat lain lalu diberi label IKN untuk memicu emosi publik. Fakta digital membuktikan video tersebut adalah proyek lama di Surabaya. Hoaks serupa juga terjadi saat pembangunan disetop beberapa hari menjelang 17 Agustus 2024; pembersihan debu konstruksi demi upacara dipelintir menjadi "proyek dihentikan selamanya".

Hoaks Stop Total: "Seluruh Pembangunan IKN akan Dihentikan Mulai 10 Agustus 2024"
Bumbu Rumor: Muncul narasi bombastis yang mengeklaim bahwa pemerintah menyerah dan menghentikan total seluruh aktivitas pembangunan fisik IKN.
Analisis Tajam: Ini adalah pelintiran fakta yang sangat cerdik memanfaatkan momentum. Kenyataannya, pada tanggal tersebut, pengerjaan luar ruangan memang dijeda sementara waktu, bukan dihentikan selamanya. Kebijakan itu diambil murni untuk membersihkan kawasan dari debu konstruksi, mensterilkan aspal, dan merapikan lokasi demi kelancaran upacara HUT RI ke-79. Begitu upacara 17 Agustus selesai, para pekerja dan alat berat langsung kembali ngebut bekerja seperti biasa.

sumber bacaan: turnbackhoaxvideo-metrotvturnbackhoax-mbgkomdigi-mangkrak, komdigi-dihentikan

Friday, July 24, 2026

Filosofi Sepak Bola Pak Basuki: Bangun IKN Itu Butuh Kerja Sama Tim

pia
nobar final piala dunia 2026

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, baru saja membagikan momen serunya waktu nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026. Lewat akun Instagram pribadinya, @basukihadimuljono, pada Senin (20/7/2026), Pak Bas yang dikenal jenaka ini memamerkan kebersamaannya bareng keluarga besar Otorita IKN.

Menurut Pak Basuki, laga antara Spanyol melawan Argentina kemarin bener-bener bikin jantungan dan penuh drama sampai menit terakhir. "Malam ini saya nonton bareng final Piala Dunia 2026 bersama keluarga besar Otorita Ibu Kota Nusantara. Laga Spanyol melawan Argentina penuh dengan drama, tensi tinggi sampai menit akhir, dan ruangan ikut riuh mengikuti setiap peluang," tulisnya di caption Instagram.

Keseruan nobar bertajuk "Bola Gembira" yang diadakan di Multifunction Hall Kemenko 4 KIPP IKN ini langsung pecah saat Ferran Torres mencetak gol penentu buat Spanyol. Ratusan orang yang memadati lokasi—mulai dari staf Otorita IKN sampai masyarakat sekitar Nusantara—langsung bersorak heboh merayakan kemenangan tipis Tim Matador 1-0 atas Argentina pada Senin dini hari tersebut. Biar penonton makin betah, panitia juga menyediakan area kuliner di luar gedung yang diisi oleh lapak jajanan para pelaku UMKM lokal.

Menariknya, sebelum bubar, Pak Basuki sempat memberikan pesan mendalam yang menghubungkan sepak bola dengan proses pembangunan ibu kota baru. Beliau mengingatkan semua orang tentang pentingnya kerja keras bersama.

"Yang kita tonton barusan ini sebuah pelajaran. Kerja sama tim itu sangat penting. Tanpa kerja sama tim yang baik, kita tidak bisa apa-apa. Jadi, bawa semangat hari ini untuk kita membangun IKN. Semangat!" pungkas Pak Basuki penuh optimisme.


sumber bacaan: kompasradaribukotacnbc-indonesia

 

Thursday, July 23, 2026

Bukan Sekadar Megah, Ini Bukti Konstruksi IKN Super Kokoh dari Pantauan BMKG

 

tah
bangunan tahan gempa

Banyak masyarakat yang bertanya-tanya, apakah infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) aman dari ancaman gempa bumi? Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membawa kabar baik: semua bangunan di IKN sudah dirancang super kuat dan mampu menahan guncangan gempa hingga magnitudo 7,5.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan, Rasmid, menjelaskan bahwa rancangan ini dibuat bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sejak awal. Tujuannya jelas, yaitu memberikan rasa aman jangka panjang bagi seluruh warga yang nantinya tinggal di sana.

"Kekuatan bangunannya sengaja dilebihkan. Jadi, kalau seandainya ada gempa berkekuatan magnitudo 7,0 hingga 7.5 dari jarak dekat, bangunan di IKN dipastikan akan tetap kokoh berdiri dan tidak ada masalah," kata Rasmid.

Lalu, apa rahasia di balik ketangguhan bangunan-bangunan di IKN? Yuk, kita bedah lewat dua alasan sederhana berikut ini:

1. IKN Berada di 'Zona Aman' Gempa

Kabar baiknya, hasil pantauan radar BMKG menunjukkan bahwa Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN tidak dilewati atau dipotong oleh jalur retakan bumi (sesar aktif) besar. Ibarat membangun rumah, pondasi IKN berada di atas tanah yang stabil dan tidak berada tepat di atas garis retakan.

Namun, BMKG tidak mau lengah. Di sekitar wilayah Kalimantan Timur, masih ada dua tetangga sesar yang aktif, yaitu Sesar Meratus (di Kabupaten Paser) dan Sesar Adang. Karena posisinya yang bertetangga inilah, kekuatan bangunan di IKN sengaja dinaikkan standarnya demi meredam getaran yang mungkin merembet dari luar area.

2. Pakai 'Rontgen' Tanah Sebelum Membangun
 
Sebelum tiang pancang pertama ditanam, BMKG sudah melakukan "rontgen" atau cek laboratorium mendalam terhadap tanah di IKN. Metode ini disebut dengan kajian mikrozonasi.

Lewat cara ini, para ahli bisa tahu persis isi di dalam perut bumi IKN, mulai dari:
  • Jenis dan karakteristik tanahnya.
  • Seberapa goyang tanah tersebut jika terkena getaran.
  • Di kedalaman berapa meter batuan yang rapuh berada.

Data rontgen tanah inilah yang menjadi panduan wajib bagi para kontraktor untuk menentukan seberapa tebal semen, seberapa kuat besi, dan seberapa dalam pondasi setiap gedung yang dibangun di IKN.

Dengan kombinasi lokasi yang aman dan konstruksi yang berbasis sains, masyarakat tidak perlu cemas. IKN dibangun bukan hanya untuk terlihat megah, tetapi juga sebagai kota modern yang siap melindungi penghuninya dari bencana geologi di masa depan.

sumber bacaan: tribunnewskaltimkitadisway

Bukan Cuma Wacana! Proyek IKN Tembus Rp72 Triliun, Investor Asing Mulai Rebutan Kavling

 

ikn
investasi  ikn 

Arus investasi ke Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menguat. Hingga Juli 2026, total investasi yang masuk ke ibu kota baru Indonesia ini telah mencapai Rp72,39 triliun. Berdasarkan data Otorita IKN (OIKN), struktur permodalan tersebut ditopang oleh investasi swasta murni sebesar Rp60,29 triliun serta investasi fasilitas publik dan penugasan kementerian/lembaga sebesar Rp12,10 triliun. Keberhasilan ini mencerminkan tingginya kepercayaan pasar terhadap keberlanjutan proyek strategis nasional tersebut.

Ibu Kota Nusantara tidak lagi diposisikan semata sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia. Seiring percepatan pembangunan infrastruktur dan hadirnya berbagai fasilitas publik modern, Nusantara kini diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, destinasi wisata kelas dunia, sekaligus magnet investasi yang menopang transformasi ekonomi nasional. Pembangunan IKN sejak awal memang dirancang dengan pendekatan berbeda. Pemerintah menempatkan Nusantara sebagai smart forest city yang memadukan tata kota modern, teknologi digital, keberlanjutan lingkungan, dan ekonomi hijau. Karena itu, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya gedung-gedung pemerintahan, tetapi juga dari kemampuan kawasan tersebut menarik investasi swasta dalam skala besar.

Tahun 2026 menjadi tonggak sejarah krusial bagi IKN seiring masuknya realisasi konkret dari Penanaman Modal Asing (PMA). Dari total porsi investasi swasta murni sebesar Rp60,29 triliun, investor domestik (PMDN) masih mendominasi sebesar Rp51,54 triliun (85,5%) melalui keterlibatan 64 Perjanjian Kerja Sama (PKS). Sementara itu, porsi investasi asing murni (PMA) telah menyumbang sebesar Rp8,75 triliun (14,5%) yang diikat lewat 11 PKS. Kehadiran investor internasional dari negara mitra seperti Tiongkok, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Rusia, Malaysia, dan Singapura ini tidak lagi sekadar komitmen di atas kertas, melainkan sudah memasuki tahap konstruksi fisik (groundbreaking) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Peran pelaku usaha global ini difokuskan pada penguatan sektor hunian modern, kawasan penggunaan campuran (mixed-use), serta fasilitas komersial skala internasional. Salah satu proyek perdana yang mulai dibangun adalah kawasan terpadu oleh PT Star Bright International Investment (PMA asal Tiongkok) senilai Rp1,25 triliun yang mencakup kompleks apartemen, area ritel, dan perkantoran. Disusul kemudian oleh PT Dian Jaya Indonesia (PMA asal Korea Selatan) yang menanamkan modal jumbo untuk membangun perkantoran, hotel, dan apartemen mewah. Masuknya modal asing ini menjadi stimulus kuat yang mempercepat pembentukan populasi perkotaan yang mandiri.

Selain investasi komersial, fondasi pelayanan dasar di Nusantara diperkuat oleh dana fasilitas publik dan penugasan kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp12,10 triliun. Alokasi dana non-APBN ini disalurkan melalui 15 penugasan instansi pemerintah untuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur sosial, antara lain:

Fasilitas Kesehatan Dasar: Pembangunan klinik bersama, puskesmas terpadu, dan pusat penanganan epidemi.

Infrastruktur Energi Hijau: Pengadaan jaringan distribusi utilitas bawah tanah berskala kota dan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

Fasilitas Umum & Ruang Sosial: Pembangunan pusat olahraga komunitas (sports center), fasilitas penunjang bagi pelaku UMKM kawasan, serta taman ramah anak.

Hunian Berpenghasilan Rendah: Penyediaan infrastruktur dasar pendukung untuk proyek rumah susun bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Berbeda dengan ibu kota konvensional, IKN menawarkan pengalaman baru melalui perpaduan kawasan hijau, teknologi, budaya, dan keberlanjutan. Penyelenggaraan berbagai agenda nasional maupun internasional, termasuk kegiatan Meeting, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE), diyakini akan memperkuat posisi Nusantara sebagai destinasi baru Indonesia. Selain itu, kawasan konservasi, ruang terbuka hijau, pusat kebudayaan, sports tourism, wellness tourism, jalur sepeda, hingga kegiatan masyarakat seperti fun run dinilai mampu menjadi daya tarik wisata yang berkelanjutan.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono mengungkapkan nilai aset IKN terus bertambah seiring percepatan pembangunan sepanjang 2025. Hingga 31 Desember 2025, total aset yang tercatat dalam neraca OIKN mencapai Rp71,96 triliun, atau meningkat Rp13,59 triliun dibandingkan posisi akhir 2024 yang sebesar Rp63,35 triliun.

Menurut Basuki, kenaikan tersebut mencerminkan laju pembangunan fisik di kawasan ibu kota baru yang terus berlangsung. "Total aset dalam neraca Otorita IKN per 31 Desember 2025 sebesar Rp71,96 triliun, naik Rp13,59 triliun dari total aset tahun 2024 sebesar Rp63,35 triliun. Kenaikan ini menunjukkan akselerasi pembangunan fisik di IKN sepanjang tahun 2025," kata Basuki dalam Rapat Kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (16/7/2026).

sumber bacaan: kompas-istagramcnn-indonesiakompas-72Tmajalah-lintascnbc-indonesia

Wednesday, July 22, 2026

Bukan Main! PLN Siapkan Cadangan Ratusan Megawatt dan Armada Tempur demi Amankan Listrik Kaltim-IKN

 

wat
pln periksa gis4 ikn

Menjaga lampu tetap menyala di IKN tentu bukan perkara mudah, tapi PLN punya cara tersendiri untuk memastikannya. Mari kita intip bagaimana kesiapan sistem kelistrikan di Kalimantan Timur, Utara, hingga kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menyambut beban puncak (hari besar di tahun 2026).

Mengawal Terang dari Ramadan hingga Idul Fitri
Bayangkan suasana hangat berkumpul bersama keluarga saat Lebaran, tanpa perlu khawatir tiba-tiba listrik padam. Kenyamanan inilah yang sedang dikawal ketat oleh PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra). Sepanjang masa siaga dari 12 hingga 31 Maret 2026, PLN menerjunkan 1.210 personel yang berjaga siang dan malam. Kesiapan ini mencakup seluruh wilayah Kaltim dan Kaltara, termasuk mengamankan pasokan listrik untuk jantung pemerintahan baru, Kota Nusantara (IKN).

Secara hitungan angka, masyarakat bisa bernapas lega. Saat Idul Fitri nanti, beban puncak listrik diperkirakan menyentuh 804,8 MW. Sementara itu, kemampuan pasokan sistem PLN jauh di atasnya, yaitu mencapai 976,6 MW. Artinya, ada cadangan daya aman sebesar 171,8 MW yang siap mengantisipasi lonjakan kebutuhan.

Pasukan dan "Senjata" Pendukung di Lapangan
Komitmen PLN tidak hanya sekadar menyiagakan manusia, tetapi juga membekali mereka dengan "senjata" pendukung yang mumpuni di lapangan. Untuk memastikan tidak ada kedipan listrik yang mengganggu ibadah warga, PLN menyiagakan:

  • 29 unit UPS (Uninterruptible Power Supply) sebagai back-up instan.
  • 37 unit Unit Gardu Bergerak (UGB) untuk mobilitas daya cepat.
  • 13 unit Unit Kabel Bergerak (UKB).

Pergerakan para petugas di lapangan pun didukung oleh armada yang tangguh: 2 unit crane, 87 mobil operasional, dan 62 sepeda motor siap menembus berbagai medan demi gerak cepat jika terjadi gangguan.

Menggandeng Hukum, Membangun Infrastruktur Aman
Membangun jaringan listrik skala besar untuk IKN dan kota-kota penyangganya tentu butuh payung hukum yang kuat agar semuanya berjalan lurus sesuai aturan. Oleh karena itu, PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) merapat ke Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.

Lewat sebuah audiensi hangat di Samarinda pada 16 Juli 2026, kedua pihak sepakat memperkuat sinergi. Tujuannya satu: memastikan seluruh proyek percepatan infrastruktur kelistrikan di IKN dibangun secara transparan, akuntabel, dan bebas dari kendala hukum.

Inspeksi Jantung Listrik IKN: Melongok GIS 4
Mundur sedikit ke bulan Juni, tepatnya pada hari Jumat, 19 Juni 2026, tim PLN UIP KLT juga sempat turun ke lapangan untuk memeriksa salah satu infrastruktur paling krusial di Ibu Kota Nusantara, yaitu Gas Insulated Switchgear (GIS) 4 IKN. Bisa dibilang, GIS 4 ini adalah salah satu "jantung" distribusi listrik di kawasan inti IKN. Karena fasilitas penting ini masih dalam masa garansi, PLN melakukan monitoring dan evaluasi berkala yang super ketat. Semua komponen diperiksa detail demi memastikan fungsinya berada dalam performa 100% sesuai standar kualitas tertinggi PLN.

Melalui kombinasi kesiapan personel, pasokan daya yang melimpah, aspek hukum yang bersih, hingga perawatan teknologi mutakhir, PLN sedang merajut cerita tentang masa depan energi Kalimantan yang andal dan tak pernah padam.

sumber bacaan: antara-personelantara-kejatiibu-kota-kini

Peringatan HUT RI ke-81

 

RI
presiden di ikn

Presiden Prabowo Subianto untuk sementara waktu sudah konkret soal lokasi peringatan dari Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Jakarta masih menjadi pilihannya ketimbang dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa  lokasi pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan tahun ini masih akan digelar di Jakarta. IKN tidak dilirik untuk kedua kalinya, padahal merupakan proyek strategis Nasional.

Pemerintah kini tengah mematangkan seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI. Berbagai rapat koordinasi telah dilakukan untuk memastikan seluruh agenda berjalan lancar. Pernyataan tersebut memperpanjang daftar agenda nasional yang belum dipindahkan ke IKN. Padahal Jokowi sebelumnya memproyeksikan proyeknya tersebut menjadi pusat pemerintahan baru sekaligus lokasi berbagai kegiatan kenegaraan.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Purbaya Yudhi Sadewa juga sempat menyebut sejumlah agenda besar seperti pusat finansial nasional berpotensi tidak digelar di IKN. Hal itu karena kondisi kawasan tersebut masih relatif sepi.

Selain upacara kenegaraan, pemerintah tengah menyusun konsep perayaan yang memungkinkan keterlibatan masyarakat secara lebih luas dan tidak hanya berpusat pada kegiatan di lingkungan Istana. Pemerintah juga mengevaluasi pola pelibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar kesempatan berpartisipasi tidak hanya diberikan kepada kelompok binaan tertentu, tetapi dapat menjangkau lebih banyak pelaku UMKM secara merata. Terkait jumlah masyarakat yang akan diundang mengikuti perayaan di lingkungan Istana,  Prasetyo mengatakan pemerintah masih melakukan penghitungan dan menyesuaikannya dengan konsep akhir pelaksanaan HUT ke-81 RI.


sumber berita: warta-ekonomimedia-indonesia

Tuesday, July 21, 2026

170 Proyek Berkualitas di IKN

 

pro
ngebut

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terus mempercepat pembangunan fisik Tahap II. Katanya untuk mewujudkan target IKN sebagai Ibu Kota Politik pada 2028. Untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target, Otorita IKN rutin memonitoring dan evaluasi bersama swasta/investor, kementerian/lembaga, penyedia jasa konstruksi, penyedia jasa konsultan konstruksi serta manajemen konstruksi induk.

Melalui APBN (oleh Kementerian) yang dikelola Otorita IKN, ada 40 paket pekerjaan fisik. rinciannya 9 paket telah selesai di 2025, 15 paket dalam tahap konstruksi, dan 16 paket dalam tahap persiapan lelang. Pembangunan yang didanai APBN tidak hanya dilaksanakan Otorita IKN. Tapi didukung Kementerian Pekerjaan Umum serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Dari skema investasi swasta, hingga saat ini 67 pelaku usaha telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS). Dari jumlah tersebut, 9 proyek telah selesai dibangun, sementara 6 proyek sedang memasuki tahap konstruksi. Di antaranya Kampus Universitas Gunadarma Nusantara, Rumah Sakit Abdi Waluyo, Teras by Plataran, Apartemen PT Star Bright International Investment, Kawasan Campuran PT Fajar Maju Karya Gemilang, dan Apartemen PT Dian Jaya Indonesia.

Adapun melalui skema KPBU (Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha), terdapat 13 proyek prakarsa, yang terdiri atas 7 sektor hunian dan 6 sektor jalan. Dalam waktu dekat, skema ini akan memasuki tahap pembangunan 108 unit rumah tapak yang diprakarsai PT Intiland Development Tbk dan 8 menara rumah susun yang diprakarsai PT Nindya Karya.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengingatkan seluruh pihak untuk tetap memprioritaskan aspek keselamatan kerja serta menjaga standar mutu pembangunan. 170 proyek di IKN baik yang sudah selesai maupun dalam proses pembangunan, semua mengutamakan kualitas guna menjamin keselamatan penghuni, efisiensi energi, mendukung ekonomi jangka panjang, dan manfaat lain.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono:
K3 kita harus lebih ketat lagi. Kecelakaan bisa saja terjadi, tetapi harus kita minimalkan. Kita bekerja cepat, tetapi tetap aman dan nyaman. Target kita adalah 2028. Tiga pilar pembangunan IKN tetap menjadi pegangan, yaitu kualitas, estetika, dan keberlanjutan lingkungan


Dalam melakukan pekerjaan tersebut, OIKN bergerak cepat agar target 2028 tuntas dapat tercapai, tetapi percepatan tersebut tetap dilakukan secara aman dan nyaman dengan mengacu pada tiga pilar pembangunan yaitu kualitas, estetika, dan lingkungan keberlanjutan. Sedangkan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target, OIKN secara rutin memantau dan evaluasi bersama swasta/investor, kementerian/lembaga, penyedia jasa konstruksi, penyedia jasa konsultan konstruksi serta manajemen konstruksi induk.

sumber berita: katakaltimkompaskoran-jakarta

Pembebasan Lahan Jalan Tol

 

tol
pebebasan lahan

Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat progres pembangunan Jalan Tol Penghubung Balikpapan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) telah menyentuh angka 87 persen per Juni 2026. Hingga akhir tahun, BBPJN Kaltim menargetkan progres pembangunan jalan bebas hambatan ini mencapai 90,80 persen. Kendati menunjukkan grafik positif, proyek bebas hambatan ini masih dihadapkan pada problem klasik, yakni pembebasan lahan, khususnya pada Tol Seksi 1B Segmen Bandara Sepinggan-Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam).

Kepala Satuan Kerja IKN 2 BBPJN Kaltim, Alfin Jerry:
Lambatnya progres ini disebabkan oleh proses verifikasi lapangan yang rumit. Tim banyak menemukan kasus tumpang tindih kepemilikan lahan di lapangan, ditambah lagi jalurnya melintasi kawasan padat penduduk di Balikpapan


Sementara itu Kantor Pertanahan Kota Balikpapan kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis nasional. Hal ini terlihat melalui partisipasinya dalam Musyawarah Penetapan Bentuk Ganti Kerugian dan Penyampaian Nilai Pengadaan Tanah untuk pembangunan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 1B segmen Bandara Sepinggan–Jalan Tol Balikpapan–Samarinda, yang digelar pada Rabu (15/7/2026) di Kantor Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur.

Mengacu pada Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nomor 19 Tahun 2021, pihak yang berhalangan hadir dapat memberikan kuasa kepada pihak lain. Sementara itu, pihak yang telah diundang secara patut hingga tiga kali namun tidak hadir dan tidak memberikan kuasa, dianggap menyetujui bentuk ganti kerugian yang ditetapkan dan akan dilanjutkan ke tahap konsinyasi.

Dalam forum tersebut, para narasumber menegaskan bahwa musyawarah merupakan tahapan krusial dalam proses pengadaan tanah untuk kepentingan umum. Melalui mekanisme ini, masyarakat mendapatkan penjelasan secara terbuka mengenai bentuk ganti kerugian dan besaran nilai yang telah ditetapkan oleh tim penilai independen sesuai ketentuan perundang-undangan. Tak hanya sebagai forum penyampaian informasi, musyawarah juga menjadi ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan pandangan maupun tanggapan atas hasil penilaian. Pendekatan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mengedepankan prinsip transparansi serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat dalam setiap tahapan pengadaan tanah.

sumber berita: kompasfocusborneo

Monday, July 20, 2026

Dampak Pada Ekonomi Kaltim

 

kal
ekonomi kaltim

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyatakan pembangunan IKN telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur. Selain membangun infrastruktur dan kawasan pemerintahan baru, proyek strategis nasional tersebut dinilai mampu menggerakkan aktivitas ekonomi, menarik  investasi, serta menciptakan efek berganda bagi daerah sekitar. Berdasarkan kajian dampak ekonomi pembangunan IKN Tahap I periode 2022–2024, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebagai wilayah inti pembangunan mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 19,9 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Timur. Sementara itu, secara regional, pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Timur juga tercatat 3,7 persen lebih tinggi dibandingkan provinsi lain di Pulau Kalimantan.

IKN bukan sekadar kumpulan gedung yang sedang tumbuh. Tapi merupakan denyut nadi yang mulai merambat, mengalirkan kehidupan baru ke setiap sudut tanah yang disentuhnya. Perkembangan pembangunan di sana terus menjalin ikatan tak terputus antara wilayah inti dan daerah penyangga, antara rencana besar dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pertengahan Juli 2026, sebuah perusahaan penanaman modal asing pertama memulai pembangunan fisik. Perusahaan itu resmi meletakkan fondasi proyek kawasan terpadu senilai Rp1,25 triliun di Sub Wilayah Pengembangan 1B Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Di lahan seluas 15.501 meter persegi yang terletak persis di jantung kawasan pemerintahan, proyek yang dikerjasamakan dengan mitra asal Tiongkok ini akan menghadirkan hunian, tempat usaha, dan ruang kerja yang dirancang sejalan dengan prinsip kelestarian alam Nusantara. Apartemen dengan beragam ukuran unit, restoran yang menyajikan keragaman rasa, area ritel yang hidup, serta ruang terbuka hijau yang menyejukkan,  disusun menjadi satu kesatuan yang tak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal atau beraktivitas, melainkan juga cerminan wajah kota baru yang ramah dan berkelanjutan.

Dampak kehadiran ibu kota baru tak berhenti pada deretan bangunan yang menjulang di kawasan inti IKN. Dampaknya terus bergerak hingga daerah lain di sekitarnya, seperti Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang sebagian besar wilayahnya menjadi tempat berdirinya Kota Nusantara. Secara keseluruhan, hingga pertengahan Juli 2026, realisasi pendapatan asli daerah dari sektor pajak telah menyentuh angka Rp34 miliar atau 30,48 persen dari total target Rp112,2 miliar. Jika digabung dengan sasaran retribusi daerah sebesar Rp81 miliar, Pemerintah Kabupaten PPU menargetkan total pendapatan asli daerah mencapai Rp210,9 miliar pada akhir tahun ini.

Sementara hingga saat ini, Kalimantan Timur tetap menjadi lokomotif utama yang menyerap energi pembangunan paling besar dari IKN, sekaligus menjadi contoh bagaimana sebuah perubahan besar mampu mengubah peta pertumbuhan ekonomi sebuah pulau secara menyeluruh.

sumber berita: konstruksi-mediaantara

Sunday, July 19, 2026

Samarinda : Jantung Kawasan IKN

 

jAN
grand city samarinda

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tancap gas mematangkan peran strategisnya dalam pengembangan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Jelang Joint Coordinating Committee (JCC) ke-2, sinkronisasi tata ruang hingga infrastruktur jadi fokus utama. Langkah itu dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Samarinda Neneng Chamelia Santi, Kamis (10/4) di gedung Balai Kota.

Sekda Kota Samarinda, Neneng Chamelia Santi:
Sinkronisasi ini penting agar arah pembangunan daerah sejalan dengan program strategis nasional


Sebelumnya, pembahasan teknis telah digodok dalam Technical Working Group (TWG) pada JCC ke-1 yang melibatkan lima daerah, pemerintah provinsi, Bappenas, serta JICA. Hasilnya akan dipertajam dalam JCC ke-2 agar lebih implementatif. Pemkot Samarinda kini menitikberatkan pada penyelarasan tata ruang, penguatan infrastruktur, serta penyusunan program prioritas menuju RPJMD 2027.

Sementara itu, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) melalui induk usahanya, Sinarmas Land, resmi diluncurkan di kota Samarinda Grand City Samarinda, proyek kota mandiri pertama di ibu kota provinsi tersebut.

Ekspansi ini memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi Samarinda yang mencatat angka 6,22 persen pada 2025 menurut data Badan Pusat Statistik (BPS). Laju pertumbuhan tersebut berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Timur dan nasional, sebuah indikator menguatnya daya beli lokal seiring masifnya pembangunan infrastruktur IKN. Proyek baru ini menempati lahan seluas lebih dari 70 hektar. Konsep perencanaan tata kotanya mengintegrasikan fungsi hunian, area komersial, dan ruang terbuka hijau secara simultan.

sumber berita: samarindakotakompas

Saturday, July 18, 2026

Inovasi Pendidikan

kam
pertama di ikn

Pendidikan di Ibu Kota Nusantara (IKN) mengusung konsep smart city dan green city. Fasilitas pendidikan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) telah beroperasi dengan bangunan modern berstandar internasional, yang dilengkapi kurikulum digital, ramah lingkungan, dan peningkatan mutu ratusan sekolah lokal. Transformasi Nusantara sebagai kota masa depan tak hanya dibangun dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari landasan pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berorientasi masa depan. Melalui kerja sama strategis dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Program INOVASI, buah kemitraan bilateral Indonesia – Australia. Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) semakin menegaskan komitmennya dalam menciptakan sistem pendidikan dasar yang unggul di era baru.

Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono:
Di IKN, kami percaya kota pintar dimulai dari sekolah yang cerdas, guru yang berdaya, dan anak-anak yang belajar secara bermakna. Inilah fondasi menuju Visi IKN sebagai Kota Dunia untuk Semua. OIKN tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga berkomitmen membangun sumber daya manusia di wilayah IKN. Salah satunya adalah melalui peningkatan mutu pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi generasi masa depan. Untuk mempercepat upaya ini, OIKN menjalin kerja sama dengan berbagai pihak agar transformasi pendidikan dapat berlangsung secara kolaboratif, berkelanjutan, dan berdampak luas


Universitas Gunadarma dan SMA Taruna Nusantara menjadi lembaga pendidikan pelopor yang telah resmi hadir secara fisik di Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga saat ini. Angkatan pertama siswa SMA Taruna Nusantara Kampus Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi tiba di Nusantara untuk memulai kegiatan belajar mengajar di kampus baru yang dipersiapkan mencetak calon pemimpin Indonesia di masa depan.

Universitas Gunadarma akan menjadi kampus pertama yang mulai beroperasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Perkuliahan perdana direncanakan dimulai pada 28 September 2026. Rektor ES Margianti menyampaikan bahwa gedung utama dengan tujuh lantai sudah siap digunakan, dan perkuliahan akan segera dimulai setelah izin resmi keluar.

sumber berita: iknkoran-kaltaraanakteknikindo

 

Investor China dan Korsel Membangunan Kawasan Apartemen

 

kaw
kawasan apartemen

Investasi asing (PMA) untuk apartemen di Ibu Kota Nusantara (IKN) kini mulai terealisasi. Perusahaan asal Tiongkok, PT Star Bright International Investment, sedang membangun kawasan apartemen senilai Rp1,25 triliun. Selain itu, investor asal Korea Selatan, PT Dian Jaya Indonesia, juga bersiap membangun proyek serupa senilai Rp1,2 triliun di jantung IKN.

Ibu Kota Nusantara (IKN) bakal punya kawasan terpadu baru, yang menghadirkan apartemen hingga perkantoran, pada akhir tahun 2026. Ini menyusul dimulainya konstruksi proyek kawasan terpadu senilai Rp 1,25 triliun oleh perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal China, PT Star Bright International Investment, di Sub WP 1B Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Rabu (15/07/2026).

Direktur Utama PT Star Bright International Investment Lu Keming:
Saya memiliki pengalaman melihat pembangunan kota dari kondisi awal yang masih kosong. Saya yakin IKN akan menjadi kota yang indah karena dibangun dari awal. Tim dari Tiongkok juga tertarik untuk berinvestasi di sektor perhotelan dan pariwisata


PT Dian Jaya Indonesia merupakan anak usaha perusahaan asal Korea Selatan, Dian Development Co., Ltd. Dalam catatan detikcom, perusahaan ini rencananya akan membangun apartemen di WP KIPP Sub WP 1B, tepatnya di kawasan Pusat Pendidikan dengan sub zona campuran kepadatan tinggi. Proyek ini menjadi konstruksi perdana yang direalisasikan oleh perusahaan PMA asing di IKN dan ditargetkan rampung pada akhir 2026. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono mengatakan lokasi proyek memiliki nilai strategis karena berada di jantung kawasan pemerintahan Nusantara.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono:
Sebentar lagi yang dari Korea Selatan, Dian Jaya, sekitar Rp 1,2 triliun juga untuk apartemen dan perkantoran. Lokasi ini sangat istimewa. Dari sini kita dapat melihat Istana Negara serta kawasan yudikatif dan legislatif yang saat ini sedang dibangun. Seluruh kawasan tersebut akan kami selesaikan pada tahun 2028



sumber berita: kompasdetik

Friday, July 17, 2026

Permintaan dan Harga Rumah di Balikpapan

 

hAR
sektor perumahan di balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur sebagai salah satu kota terdekat dengan ibu kota negara baru Indonesia berpotensi meningkat pada 2026, dengan kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepala Perwakilan BI Kota Balikpapan, Robi Ariadi:
Pembangunan IKN berlanjut tahap dua dan aktivitas industri yang mulai bergerak meningkatkan mobilitas pekerja diperkirakan memberi dorongan tambahan bagi pasar perumahan. Porsi penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) masih dominan, dinilai pembiayaan perumahan tetap menjadi salah satu penopang penting bagi pasar properti Balikpapan


Kendati pasar residensial bergerak lebih pelan dibanding tahun-tahun sebelumnya, minat terhadap rumah tapak tidak hilang, lanjut dia, rumah tipe besar mencatat penjualan yang lebih baik pada akhir 2025. Catatan itu menunjukkan adanya segmen pembeli yang tetap aktif, terutama masyarakat yang membutuhkan ruang lebih luas atau memiliki kemampuan pembiayaan lebih kuat. Penyaluran KPR di Kota Balikpapan mencapai Rp4,97 triliun pada akhir 2025, jelas dia, menjadikan KPR sebagai cara utama masyarakat memiliki rumah dengan porsi 78 persen dari total transaksi.

Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menunjukkan terjadinya perlambatan pasar yang kontras: harga jual rumah baru terus merangkak naik, namun volume transaksi penjualan justru anjlok ke titik terendah dalam dua tahun terakhir. 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan, Robi Ariadi, mengatakan, Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) agregat pada triwulan I-2026 tercatat berada di level 107,67. Angka ini mencerminkan kenaikan harga tahunan sebesar 1,44 persen year-on-year (yoy), tumbuh jauh lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya yang hanya sebesar 0,43 persen (yoy).

Sepanjang triwulan I-2026, jumlah rumah baru yang berhasil terjual di Balikpapan hanya mencapai 72 unit. Realisasi ini merosot hingga 55,56 persen (yoy) jika dibandingkan dengan performa triwulan I-2025 yang mampu mencatatkan penjualan sebanyak 162 unit.


sumber berita: antarakompas

Jalan Tol IKN : Pangkas Waktu Sepinggan–IKN Jadi 60 Menit

 

wak
pangkas waktu 1 jam

Pembangunan infrastruktur penghubung menuju Ibu Kota Nusantara terus dipercepat melalui sejumlah proyek strategis nasional. Salah satu proyek utama, Jalan Tol IKN Seksi 3A-2 Karangjoang–KKT Kariangau–Jembatan Sungai Wain, ditargetkan rampung sepenuhnya pada 31 Desember 2026 dan mulai beroperasi penuh pada Januari 2027. Ruas tol tersebut akan menghubungkan jaringan Tol Balikpapan–Samarinda langsung menuju kawasan inti pemerintahan IKN serta Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Melalui koridor sepanjang sekitar 70 kilometer itu,  waktu tempuh perjalanan dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan menuju kawasan IKN diproyeksikan hanya sekitar 60 menit. Durasi tersebut jauh lebih efisien dibandingkan jalur arteri konvensional sebelumnya yang memerlukan waktu hingga 150 menit.

Secara keseluruhan, penyelesaian proyek ditargetkan pada 31 Desember 2026 dan akan mulai dioperasikan penuh pada Januari 2027 setelah melalui uji kelayakan oleh otoritas terkait.

Saat ini, sejumlah pekerjaan lanjutan masih berlangsung, antara lain penyelesaian ramp, struktur slab-on-pile, erection steel box girder pada beberapa titik, perkerasan jalan, serta proteksi lereng dan beautifikasi di sejumlah segmen. Proyek ini dikerjakan melalui skema Integrated Joint Operation yang melibatkan sejumlah BUMN, yakni PT Hutama Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Nindya Karya (Persero), dan PT Brantas Abipraya (Persero).

Dalam proses konstruksi, proyek menghadapi tantangan berupa kondisi tanah labil jenis clay shale yang mudah bergeser serta curah hujan tinggi yang memengaruhi stabilitas lereng dan produktivitas pekerjaan. Untuk mengatasinya, digunakan sejumlah teknologi konstruksi seperti Building Information Modeling (BIM), Light Detection and Ranging (LiDAR), drone photogrammetry, serta sistem manajemen proyek berbasis digital. Penerapan teknologi tersebut disebut mampu meningkatkan keselamatan kerja, kualitas konstruksi, serta efisiensi waktu pelaksanaan dibandingkan metode konvensional berbasis darat.


sumber berita: konstruksimediakompas

Thursday, July 16, 2026

Ekosistim Kota Hutan

KOt
menjaga kota hutan

 Dalam dua tahun ke belakang (periode 2024 hingga pertengahan 2026), pemerintah dan Otorita IKN telah melakukan langkah konkret yang masif untuk mengubah IKN dari hutan tanaman industri monokultur (eukaliptus) menjadi ekosistem kota hutan hujan tropis.

Transformasi Vegetasi & Reforestasi Lahan
Ribuan hektare tanaman eukaliptus dan akasia komersial ditebang secara selektif. Lahan tersebut kemudian ditanami kembali dengan tanaman hutan hujan tropis endemik Kalimantan seperti Meranti, Ulin, Kapur, Gaharu, dan Nyatoh. Area Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di IKN kini telah mencapai lebih dari 1.805 hektare. Bibit-bibit yang ditanam pada awal tahun 2024 kini sudah tumbuh tinggi. Perubahan tutupan lahan ini secara visual mengubah lanskap IKN menjadi jauh lebih rimbun dan variatif.

Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang & Koridor Hijau
Pemerintah mengandalkan kerja sama dengan Kementerian Kehutanan untuk merehabilitasi lahan kritis bekas galian tambang ilegal di dalam kawasan IKN. Langkah ini meliputi pemetaan kedalaman lubang, netralisasi air asam tambang, pembuatan kolam retensi, hingga penanaman kembali tanaman produktif. Di sepanjang jalan tol dan jalan akses utama IKN, telah dibangun perlintasan atau jembatan khusus satwa (koridor hijau) agar mobilitas hewan liar di dalam hutan tidak terputus oleh beton jalanan.

Pemulihan Habitat dan Pengembalian Satwa
Karena vegetasi hutan sudah mulai beragam, rantai makanan alami terbentuk kembali. Berbagai jenis burung liar, lutung merah, hingga beruang madu dilaporkan mulai kembali bersarang dan mencari makan di area restorasi IKN.  OIKN bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) secara bertahap melepasliarkan satwa asli endemik seperti rusa sambar ke area rimba kota.

Pelibatan Masyarakat dan Akademisi
Berkolaborasi dengan universitas (seperti UGM), IKN membangun laboratorium alam seluas ratusan hektare untuk mempraktikkan skema forest rewilding (mengembalikan keaslian hutan).  Pemerintah membagikan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial kepada kelompok tani lokal. Masyarakat setempat kini dilatih dan digaji untuk menjadi garda depan pelaksana, perawat, dan penjaga bibit pohon hutan tersebut.

sumber bacaan: ikn-forestvideo-tribun