Showing posts with label global. Show all posts
Showing posts with label global. Show all posts

Wednesday, September 30, 2026

Top! UMKM Kaltim Go Internasional, Kantongi Cuan Rp 402 Juta di Malaysia

 

pro
peluncuran program sdgs business registration

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) resmi tancap gas mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk naik kelas. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan meluncurkan program SDGs Business Registration.

Peluncuran ini ditandai dengan pemukulan gong langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Dra. Sri Wahyuni, M.PP. Acara yang digagas oleh Bappeda Kaltim ini digelar di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (29/9/2026).

Sekda Sri Wahyuni mengapresiasi dukungan berbagai pihak dan menegaskan pentingnya UMKM sebagai pilar ekonomi yang berdaya saing, legal, serta masuk ekosistem digital.

UMKM Tembus Pasar Global
Dua UMKM binaan KPwBI Balikpapan—PT Deli Koffie Indonesia dan Kampoeng Timoer—sukses tampil di Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) 2026. Mereka mengantongi tiga Letter of Intent (LoI) dengan nilai transaksi tembus Rp 402 juta. Kepala KPwBI Balikpapan Robi Ariadi menyebut ajang ini krusial untuk memahami standar pasar global.

Inovasi Vending Machine Pintar
BRIDA Kaltim bersama UMKT menghadirkan smart vending machine berbasis IoT untuk memperluas distribusi produk lokal. Kepala BRIDA Kaltim Fitriansyah menyatakan inovasi ini berpotensi besar didorong ke tahap produksi massal guna menggenjot ekonomi masyarakat.

sumber bacaan: poskota-kaltimnews, gerbang-kaltim, republika

Monday, September 21, 2026

Denyut Peradaban Kutai dalam Festival Erau 2026

 

026
pembukaan festival erau 2026

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menerbitkan Surat Edaran Nomor B-62/SET-II/400.6/09/2026 mengenai Pelaksanaan Festival Budaya Erau Adat Kutai 2026. Melalui instruksi tertulis yang ditandatangani secara elektronik oleh Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri pada Selasa (15/9/2026) ini, seluruh elemen daerah diminta terlibat aktif menyukseskan gawai adat tersebut. Imbauan ini ditujukan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), pegawai non-ASN, serta karyawan BUMN dan BUMD di lingkungan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Keterlibatan tersebut diwujudkan secara fisik melalui kewajiban mengenakan pakaian adat Kutai, seperti baju taqwo, miskat, atau cinan, bagi para pegawai selama festival berlangsung. Di samping itu, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perusahaan daerah diinstruksikan menghias wajah kantor dengan umbul-umbul serta baliho bertema "Raja Menjamu Rakyatnya". Mereka juga diminta berpartisipasi dalam Expo Erau serta tradisi beseprah atau makan bersama duduk bersila.

Kebijakan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar pemajuan kebudayaan dan pelestarian adat istiadat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Bahkan, mitigasi di lapangan juga diatur; instansi terkait diwajibkan menyediakan pos penampungan air bersih pada titik-titik strategis untuk mendukung tradisi belimbur, yakni ritual saling menyiram air sebagai simbol pembersihan diri. Untuk memastikan seluruh gerak di lapangan selaras, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara ditunjuk sebagai pusat koordinasi teknis.

Langkah Pemkab Kutai Kartanegara menempatkan kebudayaan sebagai poros pembangunan mendapat pembenaran dari tingkat pusat. Kementerian Pariwisata menilai, Festival Adat Erau menjadi jangkar pariwisata daerah yang bertumpu pada narasi sejarah dan keluhuran tradisi.

"Festival Adat Erau menjadi benteng sekaligus jendela pelestarian warisan leluhur, yang pada saat bersamaan memperkuat daya tarik pariwisata," kata Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah Kalimantan Kemenpar, Dwi Marhen Yono, saat membuka pesta adat di Kompleks Keraton Kutai Kartanegara (Museum Mulawarman), Minggu (20/9/2026). Menurut Dwi Marhen, keunikan adat istiadat autentik merupakan alasan fundamental mengapa Indonesia tetap menjadi magnet utama bagi pelancong mancanegara, melampaui sekadar tawaran keindahan alam komparatif dari negara-negara jiran.

Manifestasi dari kesetiaan menjaga akar tradisi dan lingkungan itu mewujud nyata pada upacara pembukaan di Stadion Rondong Demang, Minggu siang. Kehadiran visualisasi pesut mahakam (Orcaella brevirostris) dalam pertunjukan tari kolosal menjadi pusat perhatian penonton. Lewat kelenturan tubuh dan lenggak-lenggok lincah para penari yang mengenakan kostum menyerupai satwa endemik tersebut, suasana riak Sungai Mahakam seolah dipindahkan ke tengah stadion.

Pertunjukan kolosal ini tidak berhenti sebagai medium hiburan artifisial. Representasi mamalia air tawar yang kian terancam punah tersebut menyelipkan pesan ekologis yang kuat bagi masyarakat modern: bahwa merawat kebudayaan Kutai tidak dapat dipisahkan dari kewajiban menjaga ruang hidup dan kelestarian ekosistem Sungai Mahakam yang menghidupinya sejak berabad-abad silam.

sumber bacaan: kukarkab, antara, rri

Monday, August 31, 2026

Dampak Kemarau Samarinda Darurat Air

 

smr
air bendungan susut

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, Kalimantan Timur, resmi menetapkan Status Tanggap Darurat Kekeringan selama 14 hari, terhitung sejak 25 Agustus hingga 7 September 2026. Kebijakan ini diambil setelah kemarau panjang akibat fenomena alam memicu krisis air bersih, ancaman gagal panen, serta lonjakan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa kondisi kekeringan di wilayahnya kini telah melewati fase normal dan waspada.

"Kita di Kota Samarinda khususnya, telah menetapkan situasi darurat kekeringan selama 14 hari. Nanti 14 hari ke depan kita akan evaluasi lagi," ujar Andi Harun usai mengikuti Shalat Istisqa yang digelar Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) di Lapangan Makorem 091/ASN, Sabtu (29/8/2026).

Ancaman Intrusi Air Laut dan Operasional PDAM
Menyusul penetapan status tersebut, Andi Harun mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk memperketat penghematan air bersih. Pasalnya, penyusutan debit air Sungai Mahakam kini diikuti oleh fenomena intrusi air laut yang memicu lonjakan kadar klorida (garam). Ketersediaan air baku yang menipis ini mulai mengganggu operasional sejumlah fasilitas penyadapan (intake) air bersih Perumdam Tirta Kencana, terutama di wilayah Palaran, Pulau Atas, Bukuan, dan Bantuas.

Selain penurunan kuantitas, faktor kualitas air menjadi perhatian paling krusial karena berkaitan langsung dengan kelayakan konsumsi publik.

"Kalau kadar klorida sudah melewati batas 250 ppm, operasional intake harus dihentikan. Ini aturan baku yang menyangkut standar kesehatan air bersih bagi masyarakat," jelas Andi Harun.

Irigasi Tetes: Solusi Hemat Air untuk Ketahanan Pangan
Di sektor domestik dan pangan, ancaman gagal panen akibat mengeringnya sumber air baku memicu respons dari kalangan akademisi. Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman (Unmul), Prof. Bernatal Saragih, mendorong para petani lokal untuk segera beralih menerapkan teknologi irigasi tetes.

Menurut Bernatal, aktivitas produksi pertanian Kaltim sama sekali tidak boleh mandek di tengah kemarau panjang. Kuncinya terletak pada modernisasi metode pengairan yang hemat air namun tepat sasaran.

“Pangan itu pada dasarnya tidak perlu terlalu boros air, yang penting pasokannya kontinu tersedia. Salah satu teknologi yang paling murah, sederhana, dan efisien untuk diterapkan di Kaltim saat ini adalah irigasi tetes,” urai Prof. Bernatal, Senin (24/8/2026).

Penerapan teknologi adaptif ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan pangan daerah, tanpa harus menguras cadangan sumber daya air permukaan yang kian kritis di hulu maupun hilir Sungai Mahakam.

sumber bacaan: antara, detik, koran-kaltim

Thursday, August 6, 2026

Kasus Nakes Samarinda : Ketika Rem Moral Kalah Sama Jempol

 

smr
bully nakes samarinda

Mari kita bayangkan media sosial hari ini seperti sebuah "Alun-Alun Digital Raksasa". Di alun-alun ini, semua orang berkumpul—mulai dari pedagang asongan, pejabat, hingga para dokter dengan jubah putihnya. Namun, ada satu jebakan tak kasat mata: di pintu masuk alun-alun, setiap orang diberi topeng psikologis yang membuat mereka merasa tidak terlihat, sekaligus mikrofon yang bisa membesarkan suara mereka dalam sekejap. Inilah awal mula mengapa seorang dokter berpendidikan tinggi di Samarinda bisa tergelincir, mengeksplorasi bagaimana sains dan teknologi modern mengubah perilaku manusia melalui pendekatan ilmiah yang dikemas dalam cerita sehari-hari.


Sensor yang Padam di Ujung Jari
Dalam dunia neurosains (ilmu saraf), otak manusia memiliki sebuah wilayah di dahi bernama Prefrontal Cortex (PFC). Tugas PFC mirip seperti "Satpam Moral" atau manajer kedisiplinan di dalam kepala kita. Dialah yang membisiki kita: "Jangan bicara begitu, tidak sopan," atau "Tahan amarahmu, ada orang lain di depanmu."

Di dunia nyata, Satpam Moral ini bekerja sangat aktif karena dipicu oleh indikator fisik: tatap muka langsung, seragam medis yang berwibawa, dan suasana rumah sakit yang formal.

Namun, ketika dokter tersebut pulang, duduk di sofa, dan membuka aplikasi di ponselnya, sains mendeteksi terjadinya Online Disinhibition Effect (Efek Hilangnya Hambatan Online). Layar kaca ponsel bertindak sebagai dinding isolasi. Satpam Moral di otaknya mengira ia sedang sendirian di kamar yang aman. Ketika ia membaca keluhan pasien BPJS, jemarinya mengetik dengan impulsif. Sensor rem sosialnya padam seketika karena otaknya tidak melihat air mata atau raut wajah manusia di balik layar tersebut.

Candu Digital Bernama Dopamin
Mengapa seorang profesional yang super sibuk mau meluangkan waktu untuk menulis komentar sinis di akun Threads orang lain? Jawabannya ada pada molekul kimia di otak bernama Dopamin—zat yang bertanggung jawab atas rasa senang dan validasi.

Dalam arsitektur industri digital, platform media sosial dirancang dengan sistem Variable Reward (penghargaan yang berubah-ubah), persis seperti mesin judi kasino. Saat kita memposting sesuatu, kita tidak tahu apakah akan mendapat 1 like, 100 likes, atau justru hujatan. Ketidakpastian inilah yang membuat otak terus-menerus memproduksi dopamin.

Bagi komunitas medis yang sehari-hari menghadapi tekanan mental tinggi (high-stress environment), media sosial sering kali menjadi pelarian instan untuk mencari validasi. Sayangnya, algoritma modern sangat tahu bahwa kemarahan dan sinisme adalah komoditas digital terbaik yang paling cepat memicu interaksi (engagement). Doktrin algoritma ini tanpa sadar meretas psikologi sang dokter, menggiringnya demi kepuasan dopamin sesaat, hingga melupakan sumpah profesinya.

Jebakan "Ruang Gema" (Echo Chamber)
Manusia, secara evolusioner, adalah makhluk komunal yang selalu mencari kelompoknya (tribalism). Dokter, perawat, atau teknokrat memiliki dunianya sendiri. Di media sosial, algoritma membaca preferensi ini dan menciptakan sebuah Echo Chamber (Ruang Gema).

Di dalam ruang gema digital ini, para tenaga kesehatan berkumpul dan saling mengeluhkan hal yang sama: sistem rujukan yang rumit, pasien yang tidak sabaran, hingga kesejahteraan yang tidak merata. Ketika sebuah narasi negatif digemakan berulang kali di dalam ruangan tertutup tersebut, standar moral kelompok tersebut bergeser secara kolektif (Groupthink Phenomena).

Oknum dokter di Samarinda ini kemungkinan merasa komentarnya adalah hal yang "wajar" dan "biasa saja" jika diucapkan di sesama kalangan sejawatnya yang sedang frustrasi. Ia lupa satu hal ilmiah yang krusial tentang arsitektur digital: ruang gema itu tidak memiliki dinding kedap suara. Sekali ketukan "Kirim" ditekan, gema tersebut melompat keluar ke area publik, memicu hantaman balik dari masyarakat yang melihatnya dari sudut pandang kemanusiaan murni.

Ketika "Nilai Akademik" Dikalahkan oleh "Desain Algoritma"
Kasus Samarinda ini menjadi bukti ilmiah yang sangat benderang bagi kita para teknokrat: Pendidikan tinggi yang ditempuh bertahun-tahun di universitas bisa runtuh hanya dalam hitungan detik oleh desain algoritma yang memanipulasi psikologi manusia.

Medsos masa depan tidak lagi sekadar alat komunikasi, melainkan laboratorium perilaku raksasa. Jika para profesional berpendidikan tinggi tidak membekali diri dengan Digital Mindfulness (kesadaran digital)—yaitu kemampuan menyadari penuh bahwa ada manusia nyata di balik setiap piksel layar—maka kasus hilangnya empati seperti ini akan terus berulang, tak peduli seberapa tinggi gelar akademik yang berjejer di depan nama mereka.

sumber bacaan: kompas, detik, tirto, cnn-indonesia

Thursday, July 23, 2026

Bukan Cuma Wacana! Proyek IKN Tembus Rp72 Triliun, Investor Asing Mulai Rebutan Kavling

 

ikn
investasi  ikn 

Arus investasi ke Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menguat. Hingga Juli 2026, total investasi yang masuk ke ibu kota baru Indonesia ini telah mencapai Rp72,39 triliun. Berdasarkan data Otorita IKN (OIKN), struktur permodalan tersebut ditopang oleh investasi swasta murni sebesar Rp60,29 triliun serta investasi fasilitas publik dan penugasan kementerian/lembaga sebesar Rp12,10 triliun. Keberhasilan ini mencerminkan tingginya kepercayaan pasar terhadap keberlanjutan proyek strategis nasional tersebut.

Ibu Kota Nusantara tidak lagi diposisikan semata sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia. Seiring percepatan pembangunan infrastruktur dan hadirnya berbagai fasilitas publik modern, Nusantara kini diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, destinasi wisata kelas dunia, sekaligus magnet investasi yang menopang transformasi ekonomi nasional. Pembangunan IKN sejak awal memang dirancang dengan pendekatan berbeda. Pemerintah menempatkan Nusantara sebagai smart forest city yang memadukan tata kota modern, teknologi digital, keberlanjutan lingkungan, dan ekonomi hijau. Karena itu, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya gedung-gedung pemerintahan, tetapi juga dari kemampuan kawasan tersebut menarik investasi swasta dalam skala besar.

Tahun 2026 menjadi tonggak sejarah krusial bagi IKN seiring masuknya realisasi konkret dari Penanaman Modal Asing (PMA). Dari total porsi investasi swasta murni sebesar Rp60,29 triliun, investor domestik (PMDN) masih mendominasi sebesar Rp51,54 triliun (85,5%) melalui keterlibatan 64 Perjanjian Kerja Sama (PKS). Sementara itu, porsi investasi asing murni (PMA) telah menyumbang sebesar Rp8,75 triliun (14,5%) yang diikat lewat 11 PKS. Kehadiran investor internasional dari negara mitra seperti Tiongkok, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Rusia, Malaysia, dan Singapura ini tidak lagi sekadar komitmen di atas kertas, melainkan sudah memasuki tahap konstruksi fisik (groundbreaking) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Peran pelaku usaha global ini difokuskan pada penguatan sektor hunian modern, kawasan penggunaan campuran (mixed-use), serta fasilitas komersial skala internasional. Salah satu proyek perdana yang mulai dibangun adalah kawasan terpadu oleh PT Star Bright International Investment (PMA asal Tiongkok) senilai Rp1,25 triliun yang mencakup kompleks apartemen, area ritel, dan perkantoran. Disusul kemudian oleh PT Dian Jaya Indonesia (PMA asal Korea Selatan) yang menanamkan modal jumbo untuk membangun perkantoran, hotel, dan apartemen mewah. Masuknya modal asing ini menjadi stimulus kuat yang mempercepat pembentukan populasi perkotaan yang mandiri.

Selain investasi komersial, fondasi pelayanan dasar di Nusantara diperkuat oleh dana fasilitas publik dan penugasan kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp12,10 triliun. Alokasi dana non-APBN ini disalurkan melalui 15 penugasan instansi pemerintah untuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur sosial, antara lain:

Fasilitas Kesehatan Dasar: Pembangunan klinik bersama, puskesmas terpadu, dan pusat penanganan epidemi.

Infrastruktur Energi Hijau: Pengadaan jaringan distribusi utilitas bawah tanah berskala kota dan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

Fasilitas Umum & Ruang Sosial: Pembangunan pusat olahraga komunitas (sports center), fasilitas penunjang bagi pelaku UMKM kawasan, serta taman ramah anak.

Hunian Berpenghasilan Rendah: Penyediaan infrastruktur dasar pendukung untuk proyek rumah susun bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Berbeda dengan ibu kota konvensional, IKN menawarkan pengalaman baru melalui perpaduan kawasan hijau, teknologi, budaya, dan keberlanjutan. Penyelenggaraan berbagai agenda nasional maupun internasional, termasuk kegiatan Meeting, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE), diyakini akan memperkuat posisi Nusantara sebagai destinasi baru Indonesia. Selain itu, kawasan konservasi, ruang terbuka hijau, pusat kebudayaan, sports tourism, wellness tourism, jalur sepeda, hingga kegiatan masyarakat seperti fun run dinilai mampu menjadi daya tarik wisata yang berkelanjutan.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono mengungkapkan nilai aset IKN terus bertambah seiring percepatan pembangunan sepanjang 2025. Hingga 31 Desember 2025, total aset yang tercatat dalam neraca OIKN mencapai Rp71,96 triliun, atau meningkat Rp13,59 triliun dibandingkan posisi akhir 2024 yang sebesar Rp63,35 triliun.

Menurut Basuki, kenaikan tersebut mencerminkan laju pembangunan fisik di kawasan ibu kota baru yang terus berlangsung. "Total aset dalam neraca Otorita IKN per 31 Desember 2025 sebesar Rp71,96 triliun, naik Rp13,59 triliun dari total aset tahun 2024 sebesar Rp63,35 triliun. Kenaikan ini menunjukkan akselerasi pembangunan fisik di IKN sepanjang tahun 2025," kata Basuki dalam Rapat Kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (16/7/2026).

sumber bacaan: kompas-istagram, cnn-indonesia, kompas-72T, majalah-lintas, cnbc-indonesia

Saturday, July 18, 2026

Inovasi Pendidikan

kam
pertama di ikn

Pendidikan di Ibu Kota Nusantara (IKN) mengusung konsep smart city dan green city. Fasilitas pendidikan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) telah beroperasi dengan bangunan modern berstandar internasional, yang dilengkapi kurikulum digital, ramah lingkungan, dan peningkatan mutu ratusan sekolah lokal. Transformasi Nusantara sebagai kota masa depan tak hanya dibangun dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari landasan pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berorientasi masa depan. Melalui kerja sama strategis dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Program INOVASI, buah kemitraan bilateral Indonesia – Australia. Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) semakin menegaskan komitmennya dalam menciptakan sistem pendidikan dasar yang unggul di era baru.

Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono:
Di IKN, kami percaya kota pintar dimulai dari sekolah yang cerdas, guru yang berdaya, dan anak-anak yang belajar secara bermakna. Inilah fondasi menuju Visi IKN sebagai Kota Dunia untuk Semua. OIKN tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga berkomitmen membangun sumber daya manusia di wilayah IKN. Salah satunya adalah melalui peningkatan mutu pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi generasi masa depan. Untuk mempercepat upaya ini, OIKN menjalin kerja sama dengan berbagai pihak agar transformasi pendidikan dapat berlangsung secara kolaboratif, berkelanjutan, dan berdampak luas


Universitas Gunadarma dan SMA Taruna Nusantara menjadi lembaga pendidikan pelopor yang telah resmi hadir secara fisik di Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga saat ini. Angkatan pertama siswa SMA Taruna Nusantara Kampus Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi tiba di Nusantara untuk memulai kegiatan belajar mengajar di kampus baru yang dipersiapkan mencetak calon pemimpin Indonesia di masa depan.

Universitas Gunadarma akan menjadi kampus pertama yang mulai beroperasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Perkuliahan perdana direncanakan dimulai pada 28 September 2026. Rektor ES Margianti menyampaikan bahwa gedung utama dengan tujuh lantai sudah siap digunakan, dan perkuliahan akan segera dimulai setelah izin resmi keluar.

sumber berita: ikn, koran-kaltara, anakteknikindo

 

Tuesday, July 7, 2026

Mengapa Pemimpin Redaksi Australia Sebut IKN Calon Kota Terbaik Dunia? Bukan Sekadar Pindah Kota

 

pem
calon kota terbaik

Pemimpin Redaksi Australian National Review, Jamie McIntyre, baru-baru ini membuat laporan khusus di Australian National Review TV mengenai pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan. Laporan ini dibuat setelah McIntyre, yang juga merupakan pendiri LUX Property Group, melakukan kunjungan langsung ke kawasan IKN. Dalam laporannya, McIntyre menilai Nusantara sebagai kota ramah lingkungan pertama di Indonesia yang benar-benar dibangun berdasarkan konsep master plan yang matang. Ia mengagumi penataan kota yang dinilai modern dan berorientasi pada keberlanjutan, mulai dari boulevard yang tertata rapi, taman-taman yang luas, jalan-jalan yang lebar, hingga arsitektur bangunan yang dinilai mengesankan.

Jamie McIntyre:
Nusantara adalah kota dengan perencanaan terbaik yang pernah saya lihat, terasa seperti berada di dalam adegan film Avatar


Kunjungan tersebut juga disebut memberikan inspirasi bagi pengembangan proyek-proyek yang tengah direncanakan oleh LUX Property Group di Indonesia. Perusahaan tersebut saat ini tengah menyiapkan pengembangan Nesara Bay City di Lombok Selatan, sebuah kawasan terpadu yang dirancang dengan konsep master plan. Mengingat latar belakangnya di sektor properti, McIntyre memberikan penilaian positif terhadap potensi IKN sebagai pusat ekonomi baru yang strategis dan prospektif di kawasan Asia.

sumber berita: antara, gatrabali, video

Saturday, July 4, 2026

Mengapa Bali Dipilih Jadi Pusat Finansial Dunia, Bukan IKN?

 

pus
ikn sudah siap

Lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) atau International Financial Center (IFC) yang disiapkan oleh pemerintah saat ini difokuskan di Bali, dengan pertimbangan bahwa wilayah tersebut memiliki ekosistem yang nyaman dan paling menarik bagi investor global. Adapun, dalam Undang-Undang No.4/2026 tentang Pengembangan dan Sektor Keuangan (UU P2SK), diatur bahwa pemerintah dapat menetapkan satu atau lebih PFII. Sejak awal, pemerintah pun kerap menyatakan bahwa Bali akan menjadi lokasi pembangunan PFII.

Alternatif lokasi lain yang dipertimbangkan termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN), Mandalika, Labuan Bajo, dan Batam, dengan tujuan mencari tempat yang nyaman bagi investor internasional. PFII akan memiliki sistem hukum, perpajakan, dan keimigrasian khusus, serta dipimpin oleh dewan yang ditunjuk oleh Presiden.

Pemerintah menargetkan Bali karena infrastrukturnya telah berstandar global dan menawarkan gaya hidup serta kenyamanan (comfort) yang dicari oleh para pelaku pasar keuangan dan ekspatriat internasional. Sejauh ini, tiga wilayah di Pulau Dewata sedang dibidik untuk pembangunan kawasan khusus ini.

Terkait lokasi International Financial Center (IFC) atau Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII), Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memilih Bali yang paling cocok. Bahkan sudah ada tiga daerah di Pulau Dewata yang dibidik. Menariknya wajah Purbaya langsung berubah ketika ditanya peluang IFC berada di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Demikian pula potensi IFC berada di Pulau Jawa, sangatlah kecil. 

sumber berita: bisnis, kompastv-video, inilahdotcom

Thursday, June 25, 2026

Plaza Seremoni Mendapat Landscape Design Award

 

pla
alun-alun modern

Plaza Seremoni di IKN dirancang sebagai reinterpretasi modern alun-alun tradisional, menghadirkan ruang publik inklusif dengan fasilitas seni, jalur pejalan kaki, pesepeda, dan galeri UMKM. Areal ini menjadi ruang komunal urban, dirancang sebagai reinterpretasi modern dari konsep alun-alun tradisional Indonesia yang telah lama menjadi ruang interaksi sosial masyarakat.

Pembangunan Plaza Seremoni mengadopsi prinsip berkelanjutan secara ketat, demi mendukung visi IKN sebagai kota hutan. Desain lansekapnya memanfaatkan kontur alami lahan, serta mempertahankan sistem tata air eksisting, sehingga fungsi ekologis area tersebut tetap terjaga dengan optimal. Plaza Seremoni menjadi simbol bagaimana pembangunan fisik dapat berjalan beriringan dengan identitas nasional dan pelestarian lingkungan.

Plaza Seremoni Ibu Kota Nusantara ( IKN ), berhasil meraih Honour Award pada ajang Malaysia Landscape Architecture Awards (MLAA) 2026 untuk kategori Landscape Design Award (Professional Category). Penghargaan bergengsi ini menjadi pengakuan atas keberhasilan menghadirkan ruang publik yang mengintegrasikan nilai kebangsaan, keberlanjutan lingkungan, serta fungsi sosial bagi masyarakat. Penghargaan tersebut diberikan kepada proyek yang dinilai mampu menghadirkan desain lanskap berkualitas tinggi dengan mempertimbangkan aspek estetika, fungsi, keberlanjutan, serta kontribusi terhadap kualitas ruang publik. Capaian ini sekaligus menunjukkan bahwa karya infrastruktur dan lanskap Indonesia mampu bersaing serta mendapatkan apresiasi di tingkat global.


sumber: idntimes, sindonews

Saturday, June 6, 2026

Akibat Perang di Timteng

 

tim
perang

Konflik geopolitik yang terjadi antara Amerika Serikat, Israel dengan Iran di kawasan Timur Tengah, termasuk gejolak minyak dunia, berpotensi menciptakan efek rambatan terhadap perekonomian global, termasuk pembangun IKN di Indonesia.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet:
Dampaknya paling cepat terasa pada kenaikan harga pangan, transportasi, dan energi. Kondisi ini membuat kelompok masyarakat berpendapatan menengah ke bawah tentu menjadi pihak yang paling rentan terdampak.


Yusuf menilai, relokasi belanja anggaran program pemerintah bisa menjadi opsi untuk menebalkan berbagai program insentif ekonomi bagi rakyat. Misalnya dengan mengalihkan anggaran program pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG).

Yusuf menekankan bahwa dalam kondisi tekanan fiskal, pemerintah perlu melakukan refocusing anggaran. Menurutnya, program besar pun harus siap dievaluasi skala dan tahapan implementasinya jika ada kebutuhan yang lebih mendesak, khususnya untuk stabilisasi harga atau perlindungan sosial langsung.

Pemerintah membuka opsi untuk memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialokasikan sebesar Rp 335 triliun pada tahun ini. Langkah ini menjadi salah satu skenario jika lonjakan harga minyak mentah dunia memicu pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 hingga melewati batas aman 3%. Menanggapi kabar tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengaku belum menerima arahan resmi mengenai pemotongan anggaran program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.


sumber berita: kontan, investor, kontan-minyak

Friday, June 5, 2026

Rupiah Melemah, Apa Dampaknya ke IKN?

 

RUP
basuki

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah pada dua tahun lalu, tepatnya 20 Juni 2024. Apakah dengan melemahnya rupiah berdampak terhadap naiknya nilai kontrak serta harga bahan baku material untuk proyek-proyek di Ibu Kota Nusantara (IKN) saat itu?

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus Plt Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), saat itu, Basuki Hadimuljono (21 Juni 2024):
Sebetulnya (lemahnya rupiah) kalau akan berdampak tidak hanya di IKN, di tempat lain pun pasti akan berdampak. Ya, dulu waktu pandemi juga membengkak. Jadi situasional, makanya Bu Menkeu selalu bilang bahwa instrumen kita APBN. APBN sebagai instrumen untuk itu


Basuki menambahkan, anggaran proyek IKN memang bisa membengkak karena eskalasi harga dolar AS. Situasi serupa, sambung dia, juga sudah terjadi terhadap berbagai proyek infrastruktur di masa pandemi Covid-19.

Memasuki pertengahan kuartal kedua 2026, Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Balikpapan mencatatkan tren peningkatan, sementara inflasi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) justru bergerak melandai. Sektor transportasi udara dan fluktuasi harga komoditas energi global menjadi motor utama yang mendikte arah laju inflasi domestik di kedua wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pelemahan nilai tukar rupiah yang telah menembus level Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) saat ini. Pelemahan rupiah tersebut, kata dia, akan berdampak pada meningkatnya besaran utang yang harus dibayar pemerintah. Kementerian Keuangan telah mengucurkan Rp 8 triliun dalam operasi intervensi di pasar obligasi. Intervensi tersebut berupa pembelian kembali Surat Berharga Negara (SBN) yang dijual investor. Ia mengklaim intervensi ini telah menstabilkan yield SBN 10 tahun.

sumber: investortrust, kompas, tempo

Saturday, April 18, 2026

Akibat Perang di Timteng

 

aki
imbas ke ikn

Ketegangan geopolitik global, terutama setelah intervensi Amerika Serikat dalam konflik Israel-Iran, menciptakan ketidakpastian yang mengguncang pasar komoditas energi, termasuk batubara dan minyak. Batubara dan minyak adalah tulang punggung ekonomi dua penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU). Dengan permintaan batubara global yang tertahan dan risiko kenaikan harga minyak, bagaimana dampaknya terhadap perekonomian kedua wilayah ini?

Kepala BI Perwakilan Balikpapan, Robi Ariadi:
(23 Juni 2025)
Dampak geopolitik ini nyata. Permintaan batubara lemah, sementara harga minyak berisiko melonjak, memicu inflasi lokal. Kami terus mencermati perkembangan ini. Balikpapan dan PPU masih punya momentum kuat, didorong oleh IKN dan diversifikasi sektor non-pertambangan. Namun, ketegangan geopolitik tetap jadi ancaman
 
Komisi II DPR RI, bersuara bahwa pembangunan IKN berpotensi terdampak perang di Timur Tengah seperti harga bahan bangunan hingga BBM. Anggota DPR meminta kepada OIKN untuk melakukan sejumlah terobosan pendanaan untuk memitigasi dampak peran terhadap anggaran pembangunan.

Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda:
(30 Maret 2026)
Untuk Otorita IKN, saya kira situasi sekarang tidak mudah. Keinginan kita mengejar 2028 memiliki ibu kota baru yakni IKN, sebagaimana peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025, ini pasti dinamikanya juga sangat tinggi. Saya yakin juga harga bahan bangunan, pekerjaan konstruksi dan seterusnya pasti juga akan terdampak dengan ini

sumber data: kompas, cnbc