Saturday, April 18, 2026

Akibat Perang di Timteng

 

aki
imbas ke ikn

Ketegangan geopolitik global, terutama setelah intervensi Amerika Serikat dalam konflik Israel-Iran, menciptakan ketidakpastian yang mengguncang pasar komoditas energi, termasuk batubara dan minyak. Batubara dan minyak adalah tulang punggung ekonomi dua penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU). Dengan permintaan batubara global yang tertahan dan risiko kenaikan harga minyak, bagaimana dampaknya terhadap perekonomian kedua wilayah ini?

Kepala BI Perwakilan Balikpapan, Robi Ariadi:
(23 Juni 2025)
Dampak geopolitik ini nyata. Permintaan batubara lemah, sementara harga minyak berisiko melonjak, memicu inflasi lokal. Kami terus mencermati perkembangan ini. Balikpapan dan PPU masih punya momentum kuat, didorong oleh IKN dan diversifikasi sektor non-pertambangan. Namun, ketegangan geopolitik tetap jadi ancaman
 
Komisi II DPR RI, bersuara bahwa pembangunan IKN berpotensi terdampak perang di Timur Tengah seperti harga bahan bangunan hingga BBM. Anggota DPR meminta kepada OIKN untuk melakukan sejumlah terobosan pendanaan untuk memitigasi dampak peran terhadap anggaran pembangunan.

Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda:
(30 Maret 2026)
Untuk Otorita IKN, saya kira situasi sekarang tidak mudah. Keinginan kita mengejar 2028 memiliki ibu kota baru yakni IKN, sebagaimana peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025, ini pasti dinamikanya juga sangat tinggi. Saya yakin juga harga bahan bangunan, pekerjaan konstruksi dan seterusnya pasti juga akan terdampak dengan ini

sumber data: kompascnbc

0 comments:

Post a Comment