![]() |
| data penduduk ikn |
Hasil Pendataan Penduduk Ibu Kota Nusantara (PPIKN) Tahun 2025 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), diantaranya:
Pertama, Ibu Kota Nusantara (IKN) kini berpenduduk 147,43 ribu jiwa atau sebanyak 43.293 rumah tangga.
Kedua, 67,91 persen penduduk berada pada usia produktif.
Ketiga, 100 penduduk usia produktif di IKN menanggung sekitar 47–48 penduduk usia nonproduktif.
Keempat, setengah dari penduduk IKN pada 2025 merupakan generasi Z dan milenial.
Kelima, penduduk laki-laki tercatat lebih banyak dibandingkan perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 106.
Keenam, 41,16 persen penduduk IKN tercatat lahir di luar wilayah IKN, sementara 6,03 persen merupakan penduduk yang berpindah ke IKN dalam lima tahun terakhir.
Ketujuh, terdapat 232 rumah tangga atau 0,54 persen dengan lantai terluas rumah berupa tanah, 142 rumah tangga (0,33 persen) yang tidak memiliki fasilitas buang air besar, 530 rumah tangga (1,22 persen) yang masih memanfaatkan air hujan sebagai sumber air minum utama, serta 49 rumah tangga (0,11 persen) yang belum mendapat aliran listrik.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kaltim (berdasarkan Quick survey yang melibatkan 119 responden dari 15 sektor usaha di enam kabupaten/kota se-Kaltim) : menunjukkan bahwa mayoritas pelaku usaha merasakan peningkatan pendapatan. Mayoritas 75 persen responden telah merasakan dampak konstruksi IKN selama lebih dari setahun terakhir. Hampir 93 persen responden melaporkan kenaikan pendapatan, bahkan sebagian besar mengalami kenaikan laba hingga 25 persen. Sektor jasa keuangan, perdagangan, transportasi dan akomodasi menjadi yang paling merasakan dampak positif.
sumber: bps, prokal,
Pertama, Ibu Kota Nusantara (IKN) kini berpenduduk 147,43 ribu jiwa atau sebanyak 43.293 rumah tangga.
Kedua, 67,91 persen penduduk berada pada usia produktif.
Ketiga, 100 penduduk usia produktif di IKN menanggung sekitar 47–48 penduduk usia nonproduktif.
Keempat, setengah dari penduduk IKN pada 2025 merupakan generasi Z dan milenial.
Kelima, penduduk laki-laki tercatat lebih banyak dibandingkan perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 106.
Keenam, 41,16 persen penduduk IKN tercatat lahir di luar wilayah IKN, sementara 6,03 persen merupakan penduduk yang berpindah ke IKN dalam lima tahun terakhir.
Ketujuh, terdapat 232 rumah tangga atau 0,54 persen dengan lantai terluas rumah berupa tanah, 142 rumah tangga (0,33 persen) yang tidak memiliki fasilitas buang air besar, 530 rumah tangga (1,22 persen) yang masih memanfaatkan air hujan sebagai sumber air minum utama, serta 49 rumah tangga (0,11 persen) yang belum mendapat aliran listrik.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kaltim (berdasarkan Quick survey yang melibatkan 119 responden dari 15 sektor usaha di enam kabupaten/kota se-Kaltim) : menunjukkan bahwa mayoritas pelaku usaha merasakan peningkatan pendapatan. Mayoritas 75 persen responden telah merasakan dampak konstruksi IKN selama lebih dari setahun terakhir. Hampir 93 persen responden melaporkan kenaikan pendapatan, bahkan sebagian besar mengalami kenaikan laba hingga 25 persen. Sektor jasa keuangan, perdagangan, transportasi dan akomodasi menjadi yang paling merasakan dampak positif.
sumber: bps, prokal,







0 comments:
Post a Comment