![]() |
| bantuan masyarakat |
Sebuah aksi unjuk rasa yang akan memobilisasi massa (dalam jumlah besar) dijadwalkan pada 21 April 2026 di Samarinda, kemungkinan ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya. Pada 9 April, Sebab sebelumnya, unjuk rasa dilakukan oleh PMII Samarinda yang mengkritisi pasangan Gubernur Kaltim dan wakilnya Rudy Mas'ud dan Seno Aji. Berdasarkan informasi yang beredar, aksi tersebut menyuarakan sejumlah persoalan yang dinilai timbul selama kepemimpinan Rudy-Seno. Mulai dari transparansi APBD, ketimpangan pembangunan, kritik kebijakan pro-korporasi tambang, isu lingkungan, tuduhan dinasti politik.
Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto:
(12 April 2026)
Sampai saat ini belum ada pemberitahuan resmi ke Polda (Kaltim) maupun Polresta Samarinda. Keamanan dan kenyamanan masyarakat luas tetap menjadi prioritas utama di samping memberikan ruang bagi para pendemo. Masyarakat yang unras silahkan, laksanakan dengan tertib, tidak melanggar aturan, tidak mengganggu ketertiban umum. Jika acaranya menimbulkan sampah, sebaiknya ya dibersihkan.
Kepala Satpol PP Kaltim, Munawwar:
(13 April 2026)
Tetap harus diakomodir aspirasinya, tetapi yang perlu diantisipasi adalah di luar aspirasi, artinya bisa terjadi sesuatu yang tidak diinginkan (anarkis). Kami Satpol PP yang menjaga aset (aset-aset yang berpotensi menjadi titik kumpul massa) nanti di mana aset itu didatangin oleh pendemo, contoh misalnya di DPRD, kami tetap harus ikut di sana
Relawan Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur, Irma Suryani:
(15 April 2026)
Bantuan (logistik) dari (berbagai lapisan) masyarakat, ada yang dari Tenggarong, ada juga dari Balikpapan. Bentuknya macam-macam, mulai dari minuman, makanan ringan, nasi bungkus, sampai uang tunai
sumber: kaltimkita, disway, detik, jawapos
Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto:
(12 April 2026)
Sampai saat ini belum ada pemberitahuan resmi ke Polda (Kaltim) maupun Polresta Samarinda. Keamanan dan kenyamanan masyarakat luas tetap menjadi prioritas utama di samping memberikan ruang bagi para pendemo. Masyarakat yang unras silahkan, laksanakan dengan tertib, tidak melanggar aturan, tidak mengganggu ketertiban umum. Jika acaranya menimbulkan sampah, sebaiknya ya dibersihkan.
Kepala Satpol PP Kaltim, Munawwar:
(13 April 2026)
Tetap harus diakomodir aspirasinya, tetapi yang perlu diantisipasi adalah di luar aspirasi, artinya bisa terjadi sesuatu yang tidak diinginkan (anarkis). Kami Satpol PP yang menjaga aset (aset-aset yang berpotensi menjadi titik kumpul massa) nanti di mana aset itu didatangin oleh pendemo, contoh misalnya di DPRD, kami tetap harus ikut di sana
Relawan Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur, Irma Suryani:
(15 April 2026)
Bantuan (logistik) dari (berbagai lapisan) masyarakat, ada yang dari Tenggarong, ada juga dari Balikpapan. Bentuknya macam-macam, mulai dari minuman, makanan ringan, nasi bungkus, sampai uang tunai
sumber: kaltimkita, disway, detik, jawapos







0 comments:
Post a Comment