Showing posts with label Iptek. Show all posts
Showing posts with label Iptek. Show all posts

Sunday, August 30, 2026

167 CCTV Balikpapan Siap Jaring Pelanggar

 

bpn
pelanggaran lalu-lintas

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan resmi memperkuat pengawasan jalan raya dengan mengaktifkan 167 unit kamera CCTV yang terintegrasi dalam sistem pusat kendali B-Connect. Langkah taktis ini dioptimalkan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas secara preventif, sekaligus mendukung penuh implementasi penindakan hukum elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE) di wilayah Kota Minyak.

Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, menjelaskan bahwa optimalisasi ratusan kamera pengawas pintar ini ditujukan untuk membangun budaya tertib berkendara sebelum kecelakaan terjadi. Melalui integrasi teknologi tersebut, setiap pergerakan dan aktivitas di sejumlah titik strategis kini dapat dipantau secara langsung (real-time).

"Tujuan utama kita adalah mengambil tindakan kebijakan lapangan yang bersifat pencegahan (preventif) agar masyarakat tertib sebelum kecelakaan terjadi," ujar Fadli.

Sinergi ETLE dengan Kepolisian
Dalam implementasi penindakan di lapangan, Dishub Balikpapan tengah mematangkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan jajaran kepolisian. Rekaman dari 167 kamera CCTV ini nantinya akan menyuplai basis data otentik bagi sistem ETLE untuk menjaring pelanggaran lalu lintas fatal, seperti:
  • Pengendara yang tidak mengenakan helm.
  • Pengemudi yang nekat menerobos lampu merah.
  • Pelanggaran marka jalan dan rambu lalu lintas.
  • Pelanggaran ketentuan jam operasional bagi angkutan kendaraan berat.

Kendati data pelanggaran disuplai oleh pusat kendali Dishub, Fadli menegaskan bahwa kewenangan penindakan hukum dan penerbitan surat tilang sepenuhnya tetap berada di bawah otoritas kepolisian.

Sinergi Digitalisasi Kota Tetangga
Langkah taktis Kota Balikpapan ini sejalan dengan tren digitalisasi yang tengah masif diterapkan oleh kota-kota tetangganya di Kalimantan Timur. Di Kota Samarinda, pusat kendali Traffic Management Center (TMC) Polresta Samarinda kini harus bekerja ekstra dengan mendokumentasikan ribuan pelanggaran kasat mata per hari, didukung oleh perkuatan personel berbekal perangkat ETLE Mobile Handheld. Sementara itu, Kota Bontang juga telah resmi memberlakukan sistem tilang elektronik statis di tiga titik persimpangan utama serta memperluas jaringan serat optik melalui program "Mata Bontang" untuk mengawasi ruang publik secara real-time. Kesamaan visi antar-wilayah ini kian mempertegas kesiapan kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam membangun ekosistem smart city yang tertib dan aman.

Transparansi Jalur Publik dan Residensial
Sistem monitoring B-Connect (Balikpapan Connectivity) membagi data rekaman menjadi dua fungsi guna menjaga privasi sekaligus transparansi:
  • Informasi Publik: Siaran langsung arus lalu lintas jalan protokol yang bisa diakses warga secara mandiri melalui aplikasi B-Connect di smartphone untuk memantau kemacetan dan memilih jalur alternatif.
  • Informasi Privat: Rekaman video khusus yang bersifat tertutup dan hanya digunakan untuk kebutuhan penyelidikan kriminalitas atau kecelakaan lalu lintas oleh aparat berwenang.

Tidak berhenti di jalan protokol, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud menyatakan bahwa pemerintah kota berkomitmen memperluas jaringan kamera pengawas ini hingga masuk ke kawasan perumahan, pemukiman padat, hingga gang-gang kecil dengan lebar jalan sekitar empat meter. Ekspansi pengawasan digital ke area residensial tersebut diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas dan menjamin rasa aman bagi seluruh warga Balikpapan.

sumber bacaan: antaratribun-kaltimini-balikpapandetikinfratek_diskominfo_bontangdiskominfo_btg

Tuesday, August 25, 2026

UGM dan Uniba Kolaborasi Riset IKN

 

uni
kerjasama dua universitas

Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Balikpapan (Uniba) resmi memperpanjang nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penandatanganan kerja sama berdurasi lima tahun ke depan ini berlangsung pada Kamis, 21 Agustus 2026, di Gedung Pusat UGM, Yogyakarta. Kolaborasi strategis ini difokuskan pada penguatan kapasitas perguruan tinggi lokal serta pengembangan riset inovatif yang relevan dengan kebutuhan pembangunan di Kalimantan Timur dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan wujud misi UGM untuk terlibat aktif dalam pemberdayaan ekosistem pendidikan di Kalimantan. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar-kampus dalam mengawal pembangunan nasional. “Kami di UGM tidak bisa berjalan sendiri dan sangat membutuhkan mitra strategis. Misi kolaborasi ini adalah untuk saling memperkuat, melakukan pembinaan, dan memberdayakan potensi lokal secara bersama-sama,” ujar Prof. Ova.

Fokus Riset Lingkungan dan Forest City
Ke depan, kedua universitas sepakat memprioritaskan riset yang berangkat dari tantangan nyata di daerah, atau bersifat locally needed. Salah satu agenda utama yang dinilai mendesak adalah penelitian terkait mitigasi perubahan iklim (climate change) guna mendukung visi IKN sebagai kota hutan berkelanjutan (forest city).

Akselerasi Kapasitas Perguruan Tinggi Daerah
Rektor Uniba, Dr. Ir. Isradi Zainal, memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen UGM. Menurutnya, keterlibatan aktif institusi pendidikan lokal sangat krusial agar transfer keahlian dan pengetahuan (knowledge sharing) dari pusat dapat langsung memperkuat kapasitas akademik di daerah.

"Kolaborasi ini memberikan ruang besar bagi perguruan tinggi di daerah untuk mendapatkan pendampingan sekaligus berkembang bersama. Kami berharap UGM dapat terus membimbing kampus-kampus di luar Jawa agar mampu meningkatkan kontribusi nyata dalam berbagai proyek strategis daerah," pungkas Isradi.


sumber bacaan: ugmvivakaltimkita

Monday, July 27, 2026

Lowongan Kerja TPA di IKN 2026

 

low
kerja di ikn

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) membuka rekrutmen Tim Profesi Ahli (TPA) untuk mendukung penyelenggaraan pembangunan di IKN. Pendaftaran lowongan kerja ini dibuka mulai 21 hingga 31 Juli 2026. Rekrutmen ini ditujukan bagi tenaga profesional yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang konstruksi. Seluruh peserta yang lolos nantinya akan ditempatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dikutip dari laman resmi Otorita IKN, Sabtu (25/7/2026), formasi lowongan pekerjaan yang dibuka meliputi empat bidang, yakni Arsitektur/Lanskap, Struktur/Geoteknik, Bangunan Gedung Hijau, serta Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP).

Syarat Utama Pendaftaran
(wajib memenuhi kriteria kompetensi di bidang konstruksi)
  • Memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK/SKA/SERKOM) minimal tingkat Madya yang masih berlaku.
  • Terdaftar aktif sebagai Tim Profesi Ahli (TPA) di sistem SIMBG (simbg.pu.go.id) Kementerian Pekerjaan Umum.
  • Memiliki pengalaman minimal 3 tahun sebagai TPA atau di bidang formasi terkait yang dibuktikan melalui portofolio.


sumber: kompaskonstruksi-media

Thursday, July 16, 2026

Ekosistim Kota Hutan

KOt
menjaga kota hutan

 Dalam dua tahun ke belakang (periode 2024 hingga pertengahan 2026), pemerintah dan Otorita IKN telah melakukan langkah konkret yang masif untuk mengubah IKN dari hutan tanaman industri monokultur (eukaliptus) menjadi ekosistem kota hutan hujan tropis.

Transformasi Vegetasi & Reforestasi Lahan
Ribuan hektare tanaman eukaliptus dan akasia komersial ditebang secara selektif. Lahan tersebut kemudian ditanami kembali dengan tanaman hutan hujan tropis endemik Kalimantan seperti Meranti, Ulin, Kapur, Gaharu, dan Nyatoh. Area Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di IKN kini telah mencapai lebih dari 1.805 hektare. Bibit-bibit yang ditanam pada awal tahun 2024 kini sudah tumbuh tinggi. Perubahan tutupan lahan ini secara visual mengubah lanskap IKN menjadi jauh lebih rimbun dan variatif.

Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang & Koridor Hijau
Pemerintah mengandalkan kerja sama dengan Kementerian Kehutanan untuk merehabilitasi lahan kritis bekas galian tambang ilegal di dalam kawasan IKN. Langkah ini meliputi pemetaan kedalaman lubang, netralisasi air asam tambang, pembuatan kolam retensi, hingga penanaman kembali tanaman produktif. Di sepanjang jalan tol dan jalan akses utama IKN, telah dibangun perlintasan atau jembatan khusus satwa (koridor hijau) agar mobilitas hewan liar di dalam hutan tidak terputus oleh beton jalanan.

Pemulihan Habitat dan Pengembalian Satwa
Karena vegetasi hutan sudah mulai beragam, rantai makanan alami terbentuk kembali. Berbagai jenis burung liar, lutung merah, hingga beruang madu dilaporkan mulai kembali bersarang dan mencari makan di area restorasi IKN.  OIKN bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) secara bertahap melepasliarkan satwa asli endemik seperti rusa sambar ke area rimba kota.

Pelibatan Masyarakat dan Akademisi
Berkolaborasi dengan universitas (seperti UGM), IKN membangun laboratorium alam seluas ratusan hektare untuk mempraktikkan skema forest rewilding (mengembalikan keaslian hutan).  Pemerintah membagikan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial kepada kelompok tani lokal. Masyarakat setempat kini dilatih dan digaji untuk menjadi garda depan pelaksana, perawat, dan penjaga bibit pohon hutan tersebut.

sumber bacaan: ikn-forestvideo-tribun

Proyek Sampah Kaltim dan Balikpapan

 

KOt
sampah kota

Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kalimantan Timur resmi dipercepat untuk menangani masalah sampah di wilayah aglomerasi Balikpapan, Samarinda, dan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Fasilitas ini dirancang untuk memusnahkan sampah secara cepat menggunakan teknologi termal ramah lingkungan dan mengubahnya menjadi sumber tenaga listrik.  Otorita IKN bersama Pemerintah Daerah di Kaltim secara proaktif telah menyiapkan lelang terbuka dan transparan bagi investor agar pembangunan segera berjalan sebelum target waktu yang ditetapkan

Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Aglomerasi Balikpapan Raya resmi dipercepat pembangunannya untuk memproses sampah dari Kota Balikpapan dan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi sumber energi bersih. Fasilitas pengolahan ini dipusatkan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Manggar, Balikpapan. Kebijakan penggabungan wilayah pengelolaan sampah (IKN dan Balikpapan Raya) diambil oleh Kementerian Lingkungan Hidup demi efisiensi biaya pembangunan infrastruktur teknologi waste-to-energy. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia dan Kementerian Lingkungan Hidup tengah mematangkan proses administrasi agar proyek ini dapat segera masuk ke tahap lelang pelaksana konstruksi.

sumber bacaan: antarakompasniaga-asiaibukotakini

Menatap Wajah Tri-City 2031: Ketika Otak, Penggerak, dan Pemimpin Melebur Menjadi Satu

 

tRI
kolaborasi tri-city 2031

Sinar mentari di timur Kalimantan pada tahun 2031, menyinari bentang alam metropolitan baru yang kini dikenal dunia sebagai Greater Nusantara. Konsep Tri-City bukan lagi sekadar cetak biru di atas kertas, melainkan sebuah simfoni kehidupan yang saling mengikat tiga kota: IKN, Samarinda, dan Balikpapan melalui pengembangan industri teknologi digital.

Di sudut Kota Samarinda, getaran perubahan itu sangat terasa. Kota yang dahulu dikenal karena komoditas mentahnya, kini bertransformasi menjadi eksosistem industri teknologi digital di sektor pendidikan dan kreativitas kawasan. Pagi itu, ribuan mahasiswa dan inovator berkumpul di pusat inovasi berbasis pengetahuan (knowledge hub). Di ruang-ruang laboratorium modern, para pengusaha muda merancang ekosistem bisnis digital berbasis AI untuk mengoptimalan rantai pasok pangan metropolitan ini. Samarinda telah menjelma menjadi otak yang melahirkan talenta digital masa depan. Hanya dalam hitungan menit, denyut energi itu mengalir ke selatan. Melalui jaringan tol terintegrasi dan jalur kereta cepat regional, arus manusia bergerak tanpa hambatan. Waktu tempuh dari Samarinda menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN kini dapat dipangkas secara drastis.

Memasuki wilayah IKN, pemandangan berubah menjadi harmoni antara kecerdasan buatan dan rimba hijau. Sebagai pusat pemerintahan nasional yang ditopang oleh industri teknologi digital, IKN berdiri megah di bawah pengelolaan sistem smart city. Berbagai perusahaan global yang berfokus pada bisnis digital berbasis AI, mulai dari penyedia jaringan energi otonom hingga pengembang tata kota cerdas, membuka kantor pusat regional mereka di klaster teknologi ini. Ribuan ASN dan profesional beraktivitas di gedung-gedung hemat energi yang dikelilingi hutan kota.

Sementara itu, denyut nadi logistik berdetak kencang di Balikpapan. Sebagai gerbang internasional, Pelabuhan Kariangau dan Bandara SAMS Sepinggan tidak pernah tidur. Kota pantai ini menerapkan hilirisasi industri teknologi digital untuk memandu operasional bisnis digital berbasis AI dari IKN dan Samarinda, demi efisiensi bongkar muat secara real-time. Melalui tol bawah laut (immersed tunnel) di Teluk Balikpapan, perjalanan dari pelabuhan menuju jantung pemerintahan kini hanya memakan waktu 30-45 menit.

Koridor di antara ketiga kota ini telah melebur. Aglomerasi melahirkan kawasan hunian baru dan pusat komersial yang inklusif. Tiga kota, dengan tiga peran berbeda—Samarinda sang pemikir, Balikpapan sang penggerak, dan IKN sang pemimpin—kini hidup berdampingan, membuktikan kepada dunia bahwa masa depan ekonomi baru telah dimulai dari pulau Kalimantan.


sumber bacaan:  kompaskoran-jakartaborneoflash

Tuesday, July 14, 2026

Keindahan IKN Kini Disanjung oleh Dunia, Hijau dan Ramah untuk Semua

 

puj
komentar dunia

Sebuah kota masa depan di mana gedung-gedung tinggi tidak meruntuhkan pepohonan, melainkan tumbuh berdampingan dengan rindangnya hutan tropis Kalimantan. Inilah Ibu Kota Nusantara (IKN), sebuah pusat peradaban baru yang sedang dibangun dengan visi besar menjadi "Kota Dunia untuk Semua". Konsep luar biasa ini bukan sekadar mimpi di atas kertas, melainkan sebuah rencana nyata untuk menciptakan ruang hidup yang ramah lingkungan, inklusif, dan siap membuat seluruh masyarakat Indonesia bangga di panggung internasional.

Sebagai kota hutan berkelanjutan, IKN benar-benar membalik cara lama kita dalam membangun perkotaan. Jika biasanya pembangunan kota identik dengan pembukaan lahan hijau secara besar-besaran, IKN justru mengunci 65% dari total wilayahnya khusus sebagai kawasan lindung. Hanya sekitar 25% area saja yang dialokasikan untuk bangunan pemerintah dan aktivitas perkotaan modern. Di sini, hutan tidak dikorbankan demi beton. Lewat program restorasi seperti Miniatur Hutan Tropis Nusantara, berbagai jenis flora endemik asli Kalimantan ditanam kembali secara massal untuk memulihkan ekosistem yang sempat rusak. Dampak positifnya sudah mulai terlihat, di mana keanekaragaman hayati dan berbagai satwa liar perlahan-lahan kembali ke habitat aslinya, hidup aman berdampingan dengan manusia. 

Ibu Kota Nusantara (IKN) diakui secara global dan disanjung Malaysia sebagai "taman surga" karena keberhasilannya memadukan konsep kota hutan berkelanjutan dengan modernitas. Proyek ini memenangkan penghargaan Honour Award pada Malaysia Landscape Architecture Awards (MLAA) 2026 berkat keindahan dan tata kota di Sumbu Kebangsaan.

Kekaguman terhadap penampakan IKN yang memukau layaknya taman surga ini diakui langsung oleh para pejabat global yang berkunjung ke Kalimantan Timur. Tokoh internasional seperti Choi Jung-won dari Kementerian Pertanahan Korea Selatan, hingga Panglima 5 Divisyen Tentara Darat Malaysia, Mayor Jenderal Datuk Shamshor bin Haji Jaafar, secara terbuka menyampaikan rasa kagum mereka terhadap konsep pembangunan Nusantara.

Namun, kehebatan IKN tidak berhenti pada kelestarian alamnya semata. Kota ini dirancang sangat inklusif agar ramah bagi siapa saja tanpa terkecuali. Tidak ada lagi sekat-sekat sosial yang memisahkan masyarakat. Mulai dari pejabat negara, pekerja lapangan, warga lokal, hingga saudara-saudara kita yang menyandang disabilitas akan memiliki hak serta akses yang setara terhadap fasilitas publik, sistem transportasi modern, dan peluang ekonomi. Pembangunannya ditargetkan membawa pemerataan ekonomi yang berkesinambungan. Hebatnya lagi, proyek besar ini ikut menyatukan tangan para talenta terbaik dalam negeri dan jaringan diaspora dari berbagai belahan dunia yang rindu menyumbangkan keahlian mereka demi tanah air. 

sumber bacaan: jurnalborneoantaracnbc-indonesia

IKN Dikepung El Nino: Cerita di Balik Lompatan Titik Api IKN 2026

tit
penangan karhutla 2025

Perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah melihat transformasi hutan menjadi kota pintar yang megah. Namun, di balik gedung-gedung modernnya, ada satu musuh alami yang mengintai setiap tahun: Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Jika kita membandingkan kondisi tahun 2025 dan 2026, kita akan melihat bagaimana alam bisa berubah drastis, memaksa manusia memutar otak untuk bertahan.

Tahun 2025 adalah masa-masa bersahabat bagi kawasan IKN. Langit IKN relatif ramah berkat fenomena kemarau basah. Hujan masih sering turun menyiram bumi Sepaku, membuat angka kebakaran di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) mendekati nol hektare. Total lahan terbakar secara nasional pun menyentuh rekor terendah dalam sedekade terakhir, yakni sekitar 213.985 hektare. Saat itu, tren lonjakan titik panas harian di Kalimantan Timur masih sangat jinak, hanya berfluktuasi dari belasan hingga puluhan titik. Wilayah sebarannya pun masih terlokalisir di area utara seperti Kutai Timur dan Berau. Petugas pemadam bisa sedikit bernapas lega karena penanganan karhutla masih bersifat konvensional—menunggu laporan satelit berkala, lalu meluncur ke lokasi.

Rasa damai itu menguap begitu memasuki tahun 2026. Alam seolah menunjukkan wajah aslinya yang keras melalui El Nino dan Monsun Australia yang membawa udara super kering. Semak belukar di sekitar IKN mendadak berubah menjadi bahan bakar yang siap meledak.

Saat melangkah ke pertengahan tahun, alarm bahaya sudah berbunyi nyaring. Di Kalimantan Timur, luasan lahan yang hangus melonjak ekstrem mencapai 1.276,29 hektare. Tren titik panas tidak lagi merangkak, melainkan melompat. BMKG bahkan sempat mendeteksi 116 titik panas sekaligus dalam satu hari di Juli 2026. Yang lebih mencemaskan, peta sebarannya kini bergeser masif ke wilayah selatan, mengepung ring penyangga ibu kota. Kutai Kartanegara mendadak "merah" dengan akumulasi 46 titik panas, disusul Paser dengan 34 titik, sementara api juga mulai menjilat area gambut tipis di Penajam Paser Utara.

Untungnya, pemerintah tidak tinggal diam. Sadar bahwa cara lama tahun 2025 tidak akan mempan melawan kepungan api tahun 2026, Otorita IKN mengubah total strateginya menjadi berbasis teknologi tinggi. Alih-alih menunggu laporan visual, sensor pintar berbasis IoT (Internet of Things) kini tertanam di tanah Nusantara untuk memantau suhu secara real-time. Embung-embung buatan di KIPP dipaksa bekerja keras membasahi lahan gambut secara berkala sebelum mengering. Bahkan, hujan buatan lewat Operasi Modifikasi Cuaca sudah diturunkan sejak dini untuk mengantisipasi puncak kekeringan di bulan Agustus.

Tahun 2026 mengajarkan IKN satu hal penting: menjadi kota pintar bukan cuma soal gedung megah, melainkan seberapa cepat teknologi dan data bisa menyelamatkan lingkungan dari amukan api yang kian ekstrem.

sumber bacaan: bmkgkompasikneksposkaltim

 

Sunday, June 28, 2026

Menara 5G di Sekitar IKN

men
menara xlsmart

 Pemindahan pusat pemerintahan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) mengubah lanskap infrastruktur telekomunikasi secara instan. Kalimantan tak lagi sekadar wilayah berkembang, melainkan episentrum kota cerdas yang menuntut koneksi dengan latensi rendah. Penyedia layanan berlomba membangun fondasi internet kelas dunia guna menopang ekosistem digital masyarakat dan bisnis.

Sebagai transisi menuju masa depan, hingga Juni 2026 lebih dari 300 BTS 5G juga telah berdiri di Pulau Kalimantan, yang saat ini terpusat di Balikpapan dan Banjarmasin. XLSMART mengoperasikan lebih dari 27.000 Base Transceiver Station (BTS). Secara nasional, tulang punggung serat optik XLSMART kini menyokong total lebih dari 253.000 BTS (mayoritas 4G dan ribuan 5G) untuk melayani lebih dari 69 juta pelanggan di berbagai wilayah kepulauan Indonesia.

Sebelumnya, akhir tahun lalu, Telkomsel memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan 5G terdepan di Indonesia dengan memperluas cakupan jaringan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Ekspansi ini ditandai dengan penambahan 20 Base Transceiver Station (BTS) baru sehingga total 5G BTS di Balikpapan mencapai 38 unit. Telkomsel mencatat di Kalimantan terdapat lebih dari 34 ribu BTS, termasuk 154 BTS 5G, dengan cakupan 4G mencapai 93 persen populasi. Jaringan IndiHome juga sudah hadir di 452 kecamatan di seluruh Kalimantan.

Konsep Smart City di IKN selayaknya menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan efisiensi operasional, kualitas hidup, pengalaman warga, dan aspek keberlanjutan lingkungan. Dibutuhkan akses internet yang cepat untuk mendukung pelaksanaan ibu kota baru konsep smart city.

sumber: sindonewsantararumah123

Tuesday, June 16, 2026

IKN dan 5G: Sinergi Teknologi untuk Kota Cerdas

CIt
bangunan gedung cerdas

Ibu Kota Nusantara (IKN) dirancang agar dapat menjadi kawasan percontohan pemerintahan digital terdepan di Indonesia salah satunya sebagai laboratorium layanan publik berbasis kecerdasan artifisial (AI). Dengan dukungan pendanaan internasional untuk perencanaan kota pintar atau smart city yang mencapai 2,49 juta dolar AS (sekitar Rp44 miliar) pada awal 2026, IKN disiapkan agar dapat menjadi "laboratorium hidup" bagi pengembangan teknologi di masa depan. Selain pembangunan kota pintar tersebut, Kementerian Komdigi juga berupaya melakukan akselerasi di aspek pengetahuan para pemimpin baik pejabat di pemerintahan pusat maupun daerah melalui Digital Leadership Academy (DLA).

Secara lebih detail program DLA memiliki kurikulum yang komprehensif, mencakup 10 kompetensi utama yang selaras dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sehingga lulusannya dapat tesertifikasi sebagai pemimpin digital unggul.

Wamenkomdigi, Nezar Patria:
Ibu Kota Nusantara dirancang untuk menjadi laboratorium hidup bagi teknologi masa depan. Mulai dari autonomous vehicle, sistem energi yang pintar, hingga layanan publik berbasis AI yang inklusif


AI akan berfungsi sebagai otak yang menganalisis pola pergerakan penduduk, mengelola arus lalu lintas, memprediksi kebutuhan energi, hingga menyesuaikan layanan publik secara otomatis, menjadikan IKN benar-benar responsif terhadap dinamika warganya. Penerapan BGC (Bangunan Gedung Cerdas), yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 63 Tahun 2022 dan diperkuat Peraturan Menteri PUPR No. 10 Tahun 2023, menjadi fondasi yang mengintegrasikan semua sistem teknologi kawasan.

sumber: antarakompastvri-video

 

Tuesday, June 9, 2026

Proyek IKN Menggunakan AI

 

iKn
bangunan gedung cerdas, bgc

Wujudkan Kota Cerdas Nusantara, mulai dari pemasangan multi-utility tunnel (MUT), keamanan siber, hingga kenalkan fitur artificial intelligence dalam perencanaan tata kota. Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyelenggarakan sosialisasi Bangunan Gedung Cerdas (BGC) di Ruang Serbaguna Kemenko 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, 22 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta, terdiri dari pegawai Otorita IKN, konsultan, dan kontraktor yang terlibat dalam pembangunan kawasan Nusantara. Tiga narasumber dihadirkan dalam kegiatan ini, yaitu Fajar Santoso Hutahaean dari Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU), Yessi Arnaz Ferari dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta Firdaus Kifli dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Otorita IKN menegaskan komitmennya membangun kota yang tidak hanya indah secara fisik, tetapi juga cerdas secara sistem, efisien dalam energi, dan aman secara digital, sejalan dengan visi Nusantara sebagai kota masa depan Indonesia.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital, Agung Indrajit:
Pembangunan Nusantara diarahkan untuk memiliki daya saing global melalui penerapan elemen bangunan gedung cerdas (BGC). Tentu saja, nilai yang kita harapkan dengan adanya BGC ini, yaitu dapat menghasilkan 60% efisiensi energi dari kawasan Nusantara.  Otorita IKN saat ini terus mengembangkan teknologi dalam perencanaan tata kota dengan penggunaan AI, salah satunya terlihat dari fitur deteksi wajah masyarakat yang berada di Kawasan KIPP Nusantara.


Penerapan BGC, yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 63 Tahun 2022 dan diperkuat Peraturan Menteri PUPR No. 10 Tahun 2023, menjadi fondasi yang mengintegrasikan semua sistem teknologi kawasan. BGC menunjang visi smart city melalui dua aspek, yaitu: 

Pertama, sistem manajemen bangunan pintar BGC ditargetkan mampu menghasilkan 60 persen efisiensi energi dari total kebutuhan kawasan, menjadikannya showcase efisiensi nasional. 

Kedua, BGC akan menjadi titik integrasi untuk berbagai teknologi, mulai dari sensor dalam MUT untuk memantau utilitas bawah tanah (listrik, air) hingga sistem pengelolaan limbah.

Kepala OIKN, Bambang Susantono:
(published 6 Jan 2024)
Pemanfaatan teknologi digital untuk tata kelola pemerintahan dapat meningkatkan transparansi dalam pemerintahan yang efektif dan efisien. Masyarakat juga lebih mudah berpartisipasi dalam kebijakan, mengakses informasi, dan juga mengurus administrasi. Hal ini akan memperkuat citra IKN Nusantara sebagai kota cerdas. Oleh karena itu pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence, Natural Language Processing, Robotic Process Automation, dan sebagainya, akan banyak diterapkan di IKN Nusantara


sumber: iknjawaposkompas

Monday, June 8, 2026

IKN di Google Earth

 

goo
sebagian kota ikn

Platform Google Earth yang menampilkan citra kota IKN, beserta aktivitas pembangunannya, dalam secara 2D dan 3D. Dengan Google Earth, Anda dapat membandingkan pembangunan wilayah itu dari tahun ke tahun. Misalnya pada 2022, saat pembangunan dimulai, kawasan inti IKN masih berupa hutan dan lahan hijau.

Untuk melihat IKN, berikut cara menggunakan Google Earth lewat web: (Kunjungi situs https://earth.google.com/web/)
  1. Masukkan IKN atau Nusantara
  2. Anda bisa mengeksplor semua jalan di lokasi tersebut. Zoom untuk memperbesar wilayah ataupun membuat 3D pada beberapa tempat agar nampak lebih jelas
  3. Anda dapat masuk ke menu Historical Imagery. Fitur ini untuk memperlihatkan keadaan IKN dalam periode tertentu dan melihat perubahannya dari waktu ke waktu

Yang menarik, published pada 11 Sep 2025, tak semua bangunan Ibu Kota Nusantara terpampang jelas di Google Earth. Istana Negara justru terlihat blur. Sebagian penampakan istana tertutup pixel yang menyerupai kawasan hutan. Penampakan Istana Negara di IKN dan beberapa gedung kementerian di sekitarnya tidak terlihat jelas dan utuh seperti yang lainnya. Gambar tersebut tampak blur dan masih seperti kawasan hutan

Aplikasi Google
 Earth menampilkan deskripsi singkat tentang IKN:
(published pada 12 Sep 2025)
Nusantara, atau Ibu Kota Nusantara (IKN), adalah kota baru yang sedang dibangun dan akan menjadi ibu kota Indonesia. Terletak di pesisir timur Kalimantan, wilayahnya mencakup sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur



sumber: cnbc-indonesiadetikkompas

Wednesday, February 18, 2026

Hilal Tidak Terlihat di IKN

 

lia
pantau hilal

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi resmi masuk dalam daftar titik pemantauan hilal (rukyatul hilal) nasional guna menentukan 1 Ramadan 1447 Hijriah. Meski hasil observasi menunjukkan hilal belum menampakkan diri di cakrawala, momentum ini menandai babak baru bagi IKN: sebuah transisi dari sekadar pusat administrasi menuju ruang publik yang merangkul tradisi keagamaan nasional.

Berdasarkan data tim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Balikpapan, ketinggian hilal di wilayah IKN berada pada posisi minus 1,481 derajat. Angka tersebut masih berada di bawah batas minimal 3 derajat sesuai kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Lokasi di IKN menjadi satu titik pantau hilal dari 133 titik seluruh Indonesia yang dilaksanakan pada Selasa (17/2/2026) oleh Kementerian Agama dan BMKG. Hasil dari pemantauan di IKN dan titik-titik lain di Kaltim akan langsung dilaporkan ke Jakarta untuk menjadi bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat awal penetapan puasa, yang nantinya akan ditetapkan dan diumumkan pemerintah pusat.

sumber berita: kompaskaltimprovnu

Wednesday, December 10, 2025

Kegiatan Digitalisasi

 

keg
digitalisasi antar daerah

Melalui program IKN Digital Community, ratusan pelaku UMKM di Kecamatan Muara Jawa, Sepaku, dan Loa Kulu mendapatkan pelatihan khusus seputar pemasaran digital dan pemanfaatan teknologi informasi. 

Direktur Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Conrita Ermanto:
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan literasi digital pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan teknologi dan memperluas pasar secara digital. Harapannya, mereka bisa lebih kompetitif dan produktif

Pelatihan IKN Digital Community telah digelar secara maraton selama dua hari di setiap kecamatan, dimulai pada Senin (16/6/2025) di Kecamatan Muara Jawa dan berakhir Sabtu (21/6/2025) di Loa Kulu. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah menyasar UMKM di Loa Janan, Samboja Barat, dan Samboja.

Di tengah transformasi IKN yang digadang-gadang sebagai kota masa depan, pengalaman dari PPU justru menjadi salah satu referensi dalam membangun sistem ekonomi digital berbasis komunitas. Kala sebagian besar daerah masih sibuk membangun studio pelatihan dan merancang aplikasi jual beli sendiri, Penajam Paser Utara (PPU) mengambil jalan berbeda. Fitur live shopping—yakni penjualan produk melalui siaran langsung di aplikasi—telah menjadi semacam model baru yang dipelajari oleh pusat. Bahkan, bukan hanya metodenya yang ditiru, tapi juga sumber daya manusianya.

Wilayah penyangga utamanya, Kota Balikpapan, Kabupaten Paser, dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), berlomba memperkuat pondasi ekonomi dan fiskal mereka melalui revolusi digital. Pada pertemuan tingkat tinggi (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang digelar baru-baru ini, sinergi antara Bank Indonesia (BI) dan tiga Pemda tersebut diumumkan sebagai strategi utama untuk mencapai tata kelola keuangan yang transparan, andal, dan modern. Pemda Balikpapan, Paser, dan PPU untuk bersinergi dengan BI Balikpapan dalam memanfaatkan kanal pembayaran digital untuk Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).

sumber: idntimeskaltimtodaykompas

Sunday, November 23, 2025

Internet Satelit di Desa Kaltim

 

int
sampe desa

Tersedianya akses internet di desa-desa terpencil dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan, serta membuka peluang ekonomi baru. Dengan teknologi satelit, Layanan Telkomsat telah menjangkau 78 desa di Kalimantan Timur termasuk memperluas jangkauan internet hingga ke daerah terpencil. Untuk dapat menjangkau hingga ke pelosok desa terpencil yang tidak terjangkau jaringan kabel dan selular maka teknologi satelit dapat mewujudkan realisasi pemerataan konektivitas internet di wilayah Kalimantan Timur yang mencakup desa-desa di beberapa kabupaten seperti Berau, kutai Barat, Kutai timur, Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu, dan Penajam Pasar Utara.

Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf:
Telkomsat  berkomitmen untuk terus mendukung transformasi digital melalui teknologi satelit yang mampu menjangkau wilayah daratan maupun perairan yang selama ini belum terlayani jaringan kabel dan seluler


Program internet desa di Kalimantan Timur akan terus berlanjut pada 2026. Hingga November 2025, pemasangan internet desa telah mencapai 80 persen atau sekitar 672 desa dari total target yang dicanangkan tahun ini. Dari capaian tersebut, Telkomsat telah menghadirkan layanan internet berbasis satelit di 78 desa, termasuk desa-desa terpencil yang sebelumnya belum pernah terhubung. Layanannya tersebar di berbagai kabupaten, mulai dari wilayah pesisir hingga pedalaman. 

sumber: metrotvkontan

Thursday, November 6, 2025

Pola Hujan Ekuatorial di IKN

 

huj
hujan sepanjang bulan


Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto:
BMKG bekerja sama dengan Kementerian PUPR, TNI, melaksanakan rekayasa cuaca yang kita kenal dengan operasi modifikasi cuaca di sana. Tujuannya apa? Untuk mengurangi curah hujan supaya tidak menggangu pembangunan infrastruktur, targetnya agar segera selesai. Di IKN ini polanya ekuatorial, perbedaan musim kemarau dan hujan tidak jelas, hampir setiap hari ada hujan. Saat ini (juga) ada gelombang ekuator sehingga hujannya cukup banyak,

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati juga menjelaskan, IKN memiliki pola hujan ekuatorial, hujan yang turun sepanjang tahun. Pola ini bisa disebut sebagai hujan sepanjang tahun dengan dua puncak curah hujan.


sumber berita: kompas 

Tuesday, November 4, 2025

Pengembangan Konsep Command Center Fase II

 

com
konsep dua


Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi menjalin kerja sama dengan tujuh Perusahaan teknologi terkemuka asal Amerika Serikat untuk membangun Command Center fase II di IKN. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian implementasi Proof of Concept (PoC) senilai 7,6 juta dolar AS. Perjanjian ini merupakan langkah konkret yang melanjutkan grant agreement antara Otorita IKN, yang sebelumnya ditandatangani oleh Plt. Kepala Otorita IKN, Mochamad Basuki Hadimuljono, dan United States Trade and Development Agency (USTDA), yang diwakili oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Kamala Shirin Lakhdhir, pada 20 September 2024 lalu.

Amazon Web Services menyediakan layanan cloud dan keamanan IT, Autodesk menangani manajemen konstruksi dan desain, Cisco mendukung infrastruktur IT dan jaringan, serta Esri berperan dalam analisis geospasial. IBM berfokus pada manajemen aset dan lingkungan, Honeywell menangani sistem pengawasan dan keamanan, sementara Motorola menyediakan teknologi komunikasi dan jaringan yang andal. Kolaborasi ini memastikan bahwa setiap aspek dari infrastruktur dan keamanan PoC Command Center yang akan dibangun di Nusantara memiliki standar infrastruktur terbaik, sehingga menciptakan ekosistem yang mutakhir dan berkelanjutan.

sumber berita: ikn

Sunday, October 26, 2025

Teknologi Hyper 5G Hadir di IKN dan Balikpapan

 

hyp
teknologi terdepan


Balikpapan adalah kota pertama di Kalimantan yang dijangkau 5G Telkomsel sejak beberapa tahun lalu. Jaringan 5G yang stabil dan berkecepatan tinggi, kini, dapat dinikmati di Balikpapan pada wilayah : Superblock (BSB), GraPARI Telkomsel Ahmad Yani, Mal Balikpapan Baru, serta beberapa kawasan lain seperti Batakan, Manggar, Balikpapan Baru, hingga Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan.

General Manager Region Network Operations and Productivity Telkomsel Kalimantan, Wendy Adewijaya:
Kami ingin memastikan manfaat jaringan 5G Telkomsel yang terdepan dan terluas dapat dinikmati secara inklusif—oleh semua orang, setiap rumah, dan seluruh kegiatan bisnis. Ekosistem 5G di Balikpapan sudah semakin matang, sehingga perluasan cakupan Hyper 5G secara masif dan contiguous tanpa terputus menjadi langkah krusial. Pendekatan berbasis AI memungkinkan kami memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan di segala situasi, termasuk di area padat dan lokasi strategis Hyper 5G


Teknologi Hyper 5G Telkomsel turut mengambil peran terdepan dalam mendukung program pemerintah termasuk di wilayah IKN yang saat ini menjangkau Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A dan Bandar Udara IKN. Hingga saat ini, Telkomsel telah mengoperasikan lebih dari 120 BTS 5G di wilayah Kalimantan, mencakup Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, dan Tarakan. Implementasi teknologi Hyper 5G Telkomsel akan hadir dan terus diperluas secara bertahap dan terukur, sejalan dengan kesiapan ekosistem 5G untuk sejumlah lokasi utama.


sumber berita: jawaposkotaku

Friday, September 5, 2025

100 Persen Listrik Hijau di IKN

 

lis
IKN hadirkan listrik hijau

Pada sebuah kota di mana seluruh listrik yang mengalir ke rumah, kantor, sekolah, dan fasilitas umum berasal dari sumber energi terbarukan—tanpa polusi, tanpa emisi karbon, dan sepenuhnya ramah lingkungan. Inilah visi besar yang sedang diwujudkan di Ibu Kota Nusantara (IKN), ibu kota baru Indonesia. Dengan komitmen menghadirkan 100 persen listrik hijau, IKN bukan hanya sekadar simbol kemajuan, tetapi juga menjadi pionir transformasi energi bersih di Indonesia.

Langkah ini menjadi semakin nyata ketika PLN, sebagai perusahaan listrik negara, menegaskan kesiapan menghadirkan listrik hijau 100 persen di IKN, terutama untuk mendukung peringatan HUT RI ke-79. Ini bukan sekadar janji, melainkan sebuah lompatan besar menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Apa Itu Listrik Hijau ?
Listrik hijau adalah listrik yang dihasilkan dari sumber energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, air, biomassa, dan panas bumi. Berbeda dengan listrik dari bahan bakar fosil, listrik hijau tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca yang merusak lingkungan. Dengan kata lain, setiap kilowatt listrik hijau yang digunakan berarti kita turut menjaga bumi dari polusi dan perubahan iklim .

Di IKN diterapkan listrik hijau, karena:
  • Mengurangi emisi karbon dan polusi udara.
  • Menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
  • Mendukung target nasional net zero emission dan pembangunan berkelanjutan.
  • Menjadi contoh kota masa depan yang ramah lingkungan dan berteknologi tinggi.

PLN telah menyatakan komitmen penuh untuk menghadirkan suplai listrik 100 persen hijau di IKN, terutama dalam rangka mendukung peringatan HUT ke-79 RI pada Agustus 2024. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa PLN siap all-out dalam menghadirkan suplai listrik hijau 100 persen yang andal demi kelancaran upacara Kemerdekaan HUT RI ke-79 di IKN. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya menjadikan IKN sebagai kota hijau, futuristik, dan berkelanjutan. Tidak hanya untuk acara nasional, tetapi juga sebagai fondasi jangka panjang bagi seluruh aktivitas di IKN.

Pembangkit Listrik Hijau Pada Jantung Energi IKN, yaitu:

1. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)
Salah satu pembangkit utama yang akan menopang listrik hijau di IKN adalah PLTS berkapasitas 50 MW. PLTS ini dibangun melalui kerja sama antara PLN dan Sembcorp dari Singapura. Dengan kapasitas tersebut, PLTS IKN mampu menghasilkan energi hijau sebesar 92,8 juta kWh per tahun dan mengurangi emisi karbon secara signifikan .

2. Potensi Energi Terbarukan Lain
Selain PLTS, PLN juga memetakan dan memanfaatkan potensi energi terbarukan lain di sekitar IKN, seperti tenaga air (hidro) dan biomassa. Hal ini penting untuk memastikan pasokan listrik hijau yang stabil dan berkelanjutan, terutama saat kebutuhan listrik IKN diproyeksikan terus meningkat hingga 465 MW pada tahun 2034 .

3. Kolaborasi Internasional: Otorita IKN dan ACWA Power
Otorita IKN juga menjalin kerja sama strategis dengan ACWA Power, perusahaan energi terbarukan kelas dunia, untuk mempercepat pembangunan pembangkit listrik hijau di IKN. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat infrastruktur, tetapi juga membawa teknologi dan investasi global ke Indonesia.

Percontohan Listrik Hijau di Indonesia
Dengan seluruh langkah strategis ini, IKN siap menjadi kota pertama di Indonesia yang menggunakan 100 persen listrik hijau. Ini bukan hanya prestasi nasional, tetapi juga menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di Indonesia untuk mengikuti jejak yang sama. IKN akan menjadi etalase masa depan Indonesia—kota yang sehat, modern, dan berkelanjutan.

Transformasi IKN menjadi kota dengan 100 persen listrik hijau adalah bukti nyata bahwa Indonesia mampu menjadi pelopor transisi energi bersih di Asia Tenggara. Dengan dukungan infrastruktur pembangkit listrik hijau, kolaborasi lintas sektor, dan komitmen kuat dari PLN serta pemerintah, IKN akan menjadi role model kota masa depan yang ramah lingkungan, sehat, dan berteknologi tinggi.

sumber berita: plnrriikn

Thursday, August 14, 2025

Digitalisasi Kota Penyangga IKN

 

kot
teknologi digital

Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur juga meliputi pengembangan ekosistem digital yang modern dan inklusif. Kota-kota penyangga seperti Samarinda, Balikpapan, dan Bontang kini berada di garis depan transformasi digital, menjadi fondasi penting bagi keberhasilan IKN. 

Samarinda: Menuju Kota Digital Berbasis AI
Sebagai ibu kota provinsi Kalimantan Timur, Samarinda telah memulai langkah besar dalam transformasi digital. Pemerintah Kota Samarinda menargetkan peluncuran platform “SamarindaAI” sebelum tahun 2030, sebuah inisiatif yang akan mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dalam layanan publik, pengelolaan kota, hingga pengambilan keputusan berbasis data. Transformasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi birokrasi, mempercepat layanan masyarakat, dan membuka peluang inovasi baru di sektor ekonomi digital .

Namun, tantangan utama di Samarinda adalah pemerataan infrastruktur digital. Masih ada gap antara pusat kota dan wilayah pinggiran dalam hal akses internet cepat dan layanan digital. Untuk itu, peningkatan kualitas SDM digital dan pemerataan jaringan menjadi fokus utama agar seluruh warga bisa menikmati manfaat digitalisasi .

Balikpapan: Lompatan Besar Menuju 2026
Balikpapan dikenal sebagai kota industri dan bisnis yang infrastrukturnya sudah cukup maju. Pemerintah Kota Balikpapan menargetkan tahun 2026 sebagai “tahun lompatan besar” dalam transformasi digital, khususnya untuk sektor UMKM. Program digitalisasi UMKM, pelatihan pemasaran online, dan integrasi dengan marketplace nasional terus digencarkan. Selain itu, Balikpapan juga mengembangkan dashboard smart city untuk monitoring dan pengambilan keputusan berbasis data, serta memperkuat jaringan fiber optic dan broadband di seluruh wilayah perkotaan .

Meski demikian, tantangan pemerataan akses dan literasi digital masih menjadi pekerjaan rumah. Pemerintah dan swasta terus berkolaborasi untuk memperluas jangkauan internet dan meningkatkan kapasitas SDM digital, agar tidak ada warga yang tertinggal dalam arus transformasi ini .

Bontang: Menuju Kota Bebas Kuota
Bontang, meski berukuran lebih kecil, tak mau ketinggalan. Diskominfo Bontang menargetkan optimalisasi 721 titik WiFi gratis di seluruh kota, sebagai wujud nyata “Kota Bebas Kuota”. Program ini diharapkan mampu memperkecil kesenjangan digital, terutama bagi pelajar, pelaku UMKM, dan masyarakat di wilayah pinggiran. Selain itu, Bontang juga mulai mengadopsi teknologi digital dalam sektor industri dan logistik, meningkatkan efisiensi dan daya saing kota .

Namun, pembangunan infrastruktur digital di Bontang masih belum merata. Percepatan pembangunan dan edukasi literasi digital menjadi kunci agar seluruh masyarakat bisa menikmati manfaat digitalisasi secara adil .

Jaringan 5G dan Lonjakan Trafik Data: Bukti Nyata Transformasi
Salah satu tonggak penting digitalisasi di kawasan IKN dan kota penyangga adalah hadirnya jaringan 5G dari Telkomsel. Hingga pertengahan 2024, Telkomsel telah membangun 55 BTS 5G dan 4G di kawasan IKN, Balikpapan, dan Samarinda. Optimalisasi jaringan juga dilakukan di ruas tol penghubung, seperti Tol Balikpapan-Samarinda dan Tol Baru IKN, memastikan konektivitas lancar bagi masyarakat yang beraktivitas lintas wilayah  .

Dampaknya sangat terasa: trafik data Telkomsel di kawasan IKN melonjak hingga 650% dibandingkan sebelum pembangunan masif IKN. Rata-rata payload data harian mencapai 37,4 hingga 47,4 terabyte. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya aktivitas digital masyarakat, adopsi cepat teknologi 5G, dan dukungan infrastruktur yang memadai  .

Bagi kota penyangga seperti Balikpapan, Samarinda, dan Bontang, optimalisasi jaringan ini membuka peluang besar untuk pertumbuhan ekonomi digital, pendidikan daring, layanan kesehatan digital, hingga pengembangan smart city. Namun, tantangan kesenjangan digital dan keamanan siber tetap harus diantisipasi agar transformasi ini berjalan inklusif dan aman.


Digitalisasi membawa dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi di kota-kota penyangga IKN. Efisiensi operasional, inovasi bisnis, penciptaan lapangan kerja, dan inklusi keuangan menjadi motor penggerak ekonomi digital. UMKM semakin mudah mengakses pasar, pelaku usaha bisa berinovasi, dan masyarakat luas mendapat peluang baru di era digital.

sumber berita: liputan6telkomselkitamudamediakaltimtodaybskdnjawapostelkomsel