Friday, January 16, 2026

Samarinda Bertransformasi

 

ikn
tri city

Dalam era globalisasi yang penuh dinamika dan tantangan, birokrasi dituntut untuk lebih adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. LAN memegang peran strategis dalam menyiapkan ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan untuk mendorong perubahan positif di lingkungan kerjanya. Sebagai salah satu garda terdepan dalam pengembangan kapasitas aparatur sipil negara (ASN), LAN Samarinda memegang peran krusial dalam melahirkan pemimpin masa depan yang adaptif, visioner, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pemindahan IKN ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara tidak hanya merupakan pergeseran administratif, melainkan juga perubahan paradigma birokrasi. IKN dirancang sebagai kota cerdas dan hijau yang menuntut sumber daya manusia unggul, kreatif, serta tanggap terhadap dinamika global. Menjawab tantangan tersebut, LAN Samarinda terus melakukan berbagai terobosan dalam pelatihan dan pengembangan kompetensi ASN.

Wali Kota Samarinda Andi Harun:
Ini kawasan Citra Niaga dibangun tahun 85, dan sejak 2023 kami mengambil langkah untuk melakukan revitalisasi tanpa sedikit pun mengubah gagasan awal pembangunan Citra Niaga itu. Selama ini kesannya sungai dibelakangi. Sekarang kita jadikan sebagai bagian depan dari rumah besar Samarinda. Kami tahu bahwa sumber daya alam di Kalimantan Timur adalah sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui. Maka kita melanjutkan usia ekonomi kota pada sektor non-sumber daya alam

Samarinda memosisikan diri sebagai pusat jasa dan perdagangan dalam konsep Tricity Connective atau Koneksi Tiga Kota yang tengah disusun di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Konsep tersebut menghubungkan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat pemerintahan, Balikpapan sebagai kota industri dan logistik, serta Samarinda sebagai kota jasa dan pendidikan (knowledge service).

sumber: kutairayametrotv

0 comments:

Post a Comment