![]() |
| Jembatan Sungai Riko |
Infrastruktur utama yang menghubungkan wilayah Penajam Paser Utara (PPU) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah Jembatan Pulau Balang. Selain itu, proyek Jembatan Sungai Riko juga sedang direalisasikan untuk memangkas waktu tempuh secara langsung dari PPU menuju kawasan inti pusat pemerintahan IKN.
Jembatan Sungai Riko: Berdasarkan informasi dari Pemerintah Kabupaten PPU, proyek pembangunan Jembatan Sungai Riko direalisasikan pada tahun 2026 sebagai akses jalan pendekat yang vital untuk mempermudah pergerakan dari Penajam menuju IKN. Pembangunan jembatan penghubung Kabupaten Penajam Paser Utara ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang melintasi Sungai Riko membutuhkan dana sekitar Rp1,2 triliun.
Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor:
Perencanaan pembangunan jembatan Sungai Riko itu sangat penting, karena nantinya juga seiring dengan rencana pembukaan jalan tol baru menuju IKN
Jembatan Sungai Riko tersebut nantinya akan menjadi urat nadi utama yang menghidupkan sektor ekonomi di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara. Jembatan Sungai Riko itu sebagai akses jalan pendekat jembatan Pulau Balang menuju IKN melintasi Kelurahan Pantai Lango, Gersik, Jenebora, Buluminung hingga Kelurahan Penajam di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Keberadaan jembatan penghubung seperti Jembatan Pulau Balang dan proyek Jembatan Sungai Riko berdampak sangat signifikan dalam mendongkrak perekonomian lokal. Konektivitas darat ini berhasil memacu pertumbuhan ekonomi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Jembatan Pulau Balang: Terletak di sisi selatan, jembatan ini melintasi Teluk Balikpapan dan menghubungkan wilayah Balikpapan dengan Penajam Paser Utara sebelum terkoneksi ke IKN. Jembatan ini membentang sepanjang 1.750 meter dan menjadi jalur logistik serta akses mobilitas strategis menuju kawasan Nusantara.
sumber bacaan: antara, tirto, ikn
Jembatan Sungai Riko: Berdasarkan informasi dari Pemerintah Kabupaten PPU, proyek pembangunan Jembatan Sungai Riko direalisasikan pada tahun 2026 sebagai akses jalan pendekat yang vital untuk mempermudah pergerakan dari Penajam menuju IKN. Pembangunan jembatan penghubung Kabupaten Penajam Paser Utara ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang melintasi Sungai Riko membutuhkan dana sekitar Rp1,2 triliun.
Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor:
Perencanaan pembangunan jembatan Sungai Riko itu sangat penting, karena nantinya juga seiring dengan rencana pembukaan jalan tol baru menuju IKN
Jembatan Sungai Riko tersebut nantinya akan menjadi urat nadi utama yang menghidupkan sektor ekonomi di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara. Jembatan Sungai Riko itu sebagai akses jalan pendekat jembatan Pulau Balang menuju IKN melintasi Kelurahan Pantai Lango, Gersik, Jenebora, Buluminung hingga Kelurahan Penajam di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Keberadaan jembatan penghubung seperti Jembatan Pulau Balang dan proyek Jembatan Sungai Riko berdampak sangat signifikan dalam mendongkrak perekonomian lokal. Konektivitas darat ini berhasil memacu pertumbuhan ekonomi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Jembatan Pulau Balang: Terletak di sisi selatan, jembatan ini melintasi Teluk Balikpapan dan menghubungkan wilayah Balikpapan dengan Penajam Paser Utara sebelum terkoneksi ke IKN. Jembatan ini membentang sepanjang 1.750 meter dan menjadi jalur logistik serta akses mobilitas strategis menuju kawasan Nusantara.
sumber bacaan: antara, tirto, ikn







0 comments:
Post a Comment