![]() |
| kota balikpapan |
Berdasarkan laporan terbaru Bank Indonesia (BI) Perwakilan Balikpapan, pergerakan indeks properti di Kota Balikpapan sebagai wilayah penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan anomali pasar yang kontras antara sektor residensial (hunian) dan komersial. Proyek fisik Tahap II KIPP IKN dan operasionalisasi Kilang Pertamina menjadi jangkar penahan utama stabilitas ekonomi di kawasan ini.
Properti Komersial (Indeks Harga, IHPK) berada di angka 105,70. Sektor Perhotelan & Akomodasi: Menjadi jangkar utama penopang indeks. Penurunan harga sewa/tarif hotel hanya sebesar 3,63% secara tahunan (year-on-year / yoy), membaik secara signifikan dibanding periode sebelumnya. Sementara Perkantoran & Ritel Relatif stabil karena tingginya mobilitas pekerja IKN dan proyek RDMP Pertamina.
Bank Indonesia memandang prospek pasar properti Balikpapan tetap menjanjikan. Keberlanjutan proyek infrastruktur IKN tahap II, fasilitas kesehatan, dan investasi asing (seperti pembangunan apartemen oleh investor Korea) menjadi katalis utama tingginya permintaan properti di kota penyangga ini.
sumber: kompas, bisnis
Properti Komersial (Indeks Harga, IHPK) berada di angka 105,70. Sektor Perhotelan & Akomodasi: Menjadi jangkar utama penopang indeks. Penurunan harga sewa/tarif hotel hanya sebesar 3,63% secara tahunan (year-on-year / yoy), membaik secara signifikan dibanding periode sebelumnya. Sementara Perkantoran & Ritel Relatif stabil karena tingginya mobilitas pekerja IKN dan proyek RDMP Pertamina.
Bank Indonesia memandang prospek pasar properti Balikpapan tetap menjanjikan. Keberlanjutan proyek infrastruktur IKN tahap II, fasilitas kesehatan, dan investasi asing (seperti pembangunan apartemen oleh investor Korea) menjadi katalis utama tingginya permintaan properti di kota penyangga ini.
sumber: kompas, bisnis







0 comments:
Post a Comment