Thursday, June 11, 2026

Imbas Positip Mengalir ke Samarinda hingga Balikpapan

 

imb
imbas ekonomi

Otorita IKN merancang cetak biru atau blueprint tata kota regional dengan meluncurkan konsep "Greater Nusantara". Perancangan cetak biru ini ditujukan sebagai instrumen jangkar untuk menetapkan kawasan ibu kota baru beserta wilayah penyangganya menjadi superhub ekonomi Nasional yang mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan baru, khususnya di koridor Indonesia Timur. Akar awal perencanaan tata ruang wilayah seputar ibu kota baru mengacu pada perincian Rencana Induk yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2022, yang kala itu hanya mengamanatkan skema Tiga Kota (Tri-City) lintas wilayah.

Otorita IKN, dikarenakan dinamika dan kebutuhan di apangan, melakukan penyesuaian untuk mengembangkan rencana induk lama menjadi sebuah blueprint baru yang lebih adaptif. Konsep Tri-City yang semula hanya terkonsentrasi pada simpul konektivitas antara IKN, Balikpapan, dan Samarinda, kini resmi diperluas cakupan wilayahnya menjadi kawasan metropolitan Greater Nusantara dengan mengintegrasikan yurisdiksi administratif dua pemerintahan daerah tetangga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Penajam Paser Utara (PPU).

Direktur Perencanaan Makro Otorita IKN, Pungky Widiaryanto:
Benar, nah ini sudah kita extend. Tadinya tri-city, menjadi Greater Nusantara karena memasukkan PPU dan Kukar. Referensi awalnya pakai perincian rencana induk, sekarang kita kembangkan dan sesuaikan untuk blueprint-nya. Kita membutuhkan kota-kota sekitar untuk menjadi bagian dari Greater Nusantara. Setiap daerah memiliki peran dan saling membutuhkan dalam mendukung pertumbuhan kawasan


Otorita IKN menyiapkan konsep Greater Nusantara agar manfaat ekonomi dari proyek strategis nasional tersebut dapat dirasakan lebih luas oleh daerah-daerah di sekitarnya. Berdasarkan kajian yang dipaparkan dalam forum tersebut, Kabupaten PPU mencatat pertumbuhan ekonomi mencapai 19,9 persen. Angka kemiskinan di wilayah itu juga turun sebesar 0,45 persen dibandingkan sebelum pembangunan IKN dimulai. Sementara Balikpapan terus berkembang sebagai gerbang utama investasi menuju Nusantara. Di sisi lain, Samarinda dan Kukar turut menikmati efek berganda dari meningkatnya aktivitas pembangunan, kebutuhan logistik, hingga perputaran ekonomi yang dipicu pembangunan ibu kota baru.

sumber: kompaseditorialkaltim

0 comments:

Post a Comment