Thursday, August 20, 2026

Karhutla Kaltim Melonjak di Agustus, Jalur Vital Tol Penyangga IKN Mulai Dikepung Api

tit
api di tol samarinda-balikpapan

Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur kian mengkhawatirkan dan mulai mengancam stabilitas kawasan penopang Ibu Kota Nusantara (IKN) BPBD Kaltim. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim mencatat total 329 kejadian kebakaran sepanjang Januari hingga pertengahan Agustus 2026, di mana lonjakan paling ekstrem terjadi sepanjang bulan ini akibat cuaca panas ekstrem BPBD Kaltim.

Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan, mengungkapkan bahwa hampir separuh dari total kasus tahun ini menumpuk di bulan Agustus BPBD Kaltim. "Hanya dalam dua pekan pertama Agustus saja, sudah ada 134 titik kebakaran baru yang harus ditangani," ujar Buyung BPBD Kaltim.

Peta Sebaran Kasus dan Dampak Luasan Lahan
Secara akumulatif, total area hutan, kebun, dan lahan yang hangus di seluruh wilayah Kaltim telah menembus 1.963 hektare. BPBD memetakan tiga wilayah dengan tingkat kerawanan tertinggi:

Kutai Barat: Menjadi daerah terdampak paling parah dengan total kebakaran menghanguskan 193 hektare lahan (160 hektare di antaranya terbakar sepanjang Agustus).
Kabupaten Paser: Mencatat lonjakan titik api harian tertinggi pada bulan Agustus, yakni mencapai 31 titik.
Kota Samarinda: Sebagai kota penyangga utama IKN, ibu kota provinsi ini mengantongi 39 kejadian sejak awal tahun dan 13 titik di antaranya aktif pada Agustus BPBD Kaltim.

Titik Api Berulang di Tol Balikpapan-Samarinda
Bukti nyata ancaman terhadap infrastruktur IKN terlihat di Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) BPBD Kaltim. Kebakaran lahan dilaporkan muncul berulang sejak Minggu, 16 Agustus 2026, dan sempat mengganggu pandangan pengguna jalan tol akibat kepulan asap tebal Jasamarga Balikpapan-Samarinda.

Direktur Utama PT Jasamarga Balikpapan-Samarinda (JBS), Muhammad Taufiq, menjelaskan petugas gabungan harus berjibaku menjinakkan api di KM 31 dan KM 54+800 arah Samarinda Jasamarga Balikpapan-Samarinda. Karakteristik lahan yang sangat kering memicu api yang sempat padam kembali berkobar selama tiga hari berturut-turut, sebelum akhirnya berhasil dipadamkan total pada Selasa, 18 Agustus 2026 Jasamarga Balikpapan-Samarinda. Pemadaman intensif ini mengerahkan puluhan personel Damkar, unit tangki air, dan tim rescue PT JBS Jasamarga Balikpapan-Samarinda.

Merespons situasi darurat ini, BPBD Kaltim mendesak penegakan hukum yang tegas terhadap larangan pembukaan lahan dengan cara dibakar sesuai aturan nasional demi mencegah lumpuhnya jalur logistik penting ke arah IKN.

sumber bacaan: akurasikompas

 

0 comments:

Post a Comment